• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
06 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat Efriza: Anies tak Beri Dampak ‘Ekor Jas’ ke NasDem

by Rupol
in Nasional
448 9
0
489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Dalam hasil survei yang direlease SRMC hari ini,  bahwa dari total 23,6 persen pemilih Anies, hanya 12 persen di antaranya yang menyatakan memilih Nasdem.

Perolehan suara Nasdem dari pemilih Anies sama dengan dukungan pemilih Anies pada PDIP (12 persen), Gerindra (12 persen), dan Demokrat (11 persen)

RelatedPosts

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

Kariyasa Adnyana: DTSEN Jangan Menjadi Alasan Negara Meninggalkan Rakyat yang Membutuhkan

Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

Menurut pengamat politik Efriza, dosen dan akademisi saat dihubungi RuPol, mengatakan jika Anies tak memberi efek siginifikan kepada NasDem.

“Anies Baswedan tidak memberikan efek ekor jas terhadap elektabilitas Nasdem. Ini tentu saja miris,” ungkapnya.

Efriza menambahkan anjloknya  suara NasDem dan elektoral yang cenderung turun dianggapnya sebagai sebuah kekecewaan publik. Yang merasa kecewa keluarnya Nasdem dari partai pendukung  Jokowi.

“Kejadian ini juga dapat dianggap sebagai respons kekecewaan masyarakat, yang berharap Nasdem mendukung Ganjar dan Pemerintahan Jokowi,” tegasnya.

Efriza menambahkan ini juga menunjukkan suara NasDem memang lebih kepada suara pemilih nasionalis bukan berbasis Islam.

“Sehingga, efek elektoral NasDem mendapatkan ceruk pemilih lebih banyak tidak terjadi, karena ceruk pemilih Islam lebih merespons positif kepada Anies Baswedan semata tidak terikuti untuk Nasdem,” pungkasnya.

Sementara NasDem tentu saja mengharapkan kader non-parpol sebagai cawapres Anies, karena NasDem akan sangat dirugikan mengusung Anies Baswedan tetapi yang menikmati keuntungan malah PKS dan Demokrat mengenai cawapres. Hanya NasDem menyerahkan persoalan ini kepada Anies Baswedan semata.

“Memang ketiga partai ini tidak bisa hanya sekadar deklarasi Koalisi dan Mengusung Anies semata, sebab tak akan ada efek kejut, hanya meniru cara koalisi Gerindra-PKB semata,” jelas Efriza.

Sementara itu, saat ditanya adakah indikasi pecahnya kongsi tiga partai ini? Menyusul tidak tercapainya kesepakatan cawapres Anies. Efriza menilai peluang itu kecil.

“Potensi gagalnya Anies, persentasenya kecil. Kecuali jika KIB membuka kesempatan PKS bergabung dengan melepaskan peluang bersama PDIP. Maupun Gerindra-PKB menjadi pilihan alternatif bagi PKS, karena PKS tidak menunjukkan tertarik lagi mengusung Prabowo,” jelasnya.

Secara komunikasi politik, Efriza menilai komunikasi PKS dan upaya PKS mendekati KIB dan Poros Koalisi Gerindra-PKB hanya sekadar upaya melakukan tekanan kepada Nasdem agar menerima Aher.

“Sebab, Nasdem terjepit akan terjadi ‘putih muka’ (malu) jika tak dapat mengusung Anies Baswedan, namun suara NasDem tidak mencukupi tanpa PKS dan Demokrat,” pungkasnya.

Suara NasDem dalam beberapa survey anjlok bahkan tak sampai 3 persen utk 2024. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati 

Previous Post

Diprediksi Vladimir Putin dan Voldymyr Zelensky Tak Akan Hadir di KTT G20 Bali

Next Post

PAN Tolak Tuduhan Jegal Anies, Akui Goda PKS dan Demokrat

Rupol

Next Post
PAN Tolak Tuduhan Jegal Anies, Akui Goda PKS dan Demokrat

PAN Tolak Tuduhan Jegal Anies, Akui Goda PKS dan Demokrat

Recommended

Ketua DPRD Payakumbuh : Uda dan Uni Kota Payakumbuh 2026 Bukan Sekadar Menyandang Gelar

Ketua DPRD Payakumbuh : Uda dan Uni Kota Payakumbuh 2026 Bukan Sekadar Menyandang Gelar

7 jam ago
Pemko Payakumbuh Matangkan Pembangunan Pasar Blok Barat

Pemko Payakumbuh Matangkan Pembangunan Pasar Blok Barat

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

4 minggu ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive