• Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
07 - 11 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Jazilul Fawaid: Larangan Kampanye di Kampus, Rugikan Milenial

by Rupol
in Nasional
447 4
0
483
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Wakil Ketua MPR RI Fraksi PKB Jazilul Fawaid heran dengan anggapan bahwa politik hal yang negatif. Tak hanya itu, Jazilul juga mempertanyakan adanya larangan kampanye di kampus sehingga menjauhkan politik dengan anak muda.

“Di kampus, tempatnya milenial, Gen Z, tidak boleh di sekolah, kadang-kadang apa itu, kenapa tidak boleh? Takut ada perang identitas, nggak begitu juga ada perang identitas. Justru menurut saya di tempat Gen Z itu netral untuk politik, itu diatur di UU mana tuh?” kata Jazilul dalam diskusi publik Fraksi PKB MPR RI di Hotel Santika Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (9/11/2022).

RelatedPosts

Siswa MIS Al Huda Kehilangan PIP Imbas Perubahan Desil DTSEN, Kariyasa Desak Pemerintah Buka Verifikasi Ulang

Soroti Tingginya Risiko Bencana di Bondowoso, Ina Ammania Dorong Desa Tangguh Bencana

Hie Meli Adukan Penyidik Polres Jaksel ke Propam, Minta Kepastian Hukum dan SP3

Jazilul mengatakan larangan itu membuat kampus steril dari politik. Dia menyebut hal itu dapat menjauhkan milenial dari politik.

“Jadi ternyata setelah saya ikut diskusi, ternyata tempat milenial itu steril dari politik, yang boleh kampanye malah di tempat nongkrong, artinya milenial makin jauh dari politik,” ujarnya.

Menurutnya, larangan kampanye di kampus membuat generasi muda menjadi tidak paham dengan politik. Dia menyebut hal itu menjadikan Indonesia lamban.

“Patut kita pikiran, kenapa milenial nggak tau politik? Mereka nggak boleh berpolitik, nggak boleh diajari politik, sudah tua baru berpolitik mereka, ini yang menurut saya Indonesia jadi lamban, artinya kampanye dianggap negatif, politik dianggap negatif,” kata Jazilul.

Lebih lanjut, Jazilul mengatakan jika politik dianggap negatif, maka tidak sesuai dengan politik Pancasila. Menurutnya, jika politik akan memecah belah lantaran kampanye di kampus, semua itu hanya asumsi saja.

“Kalau politik dianggap negatif semua, sementara masyarakat sudah siap hidup berdampingan, lalu ketika itu politik dituduh sebagai pemecah, nggak boleh, menurut saya ini agak-agak masalah, nggak sama dengan sama yang disebut politik Pancasila,” ujarnya.

“Politik Pancasila masa nggak boleh kampanye di kampus? Ini hanya asumsi saja, saya yakin ini hanya asumsi saja bahwa seolah-olah politik masuk kampus, kampus bertengkar,” imbuhnya.

KPU sebelumnya menyatakan kampanye pemilu di kampus dibolehkan. Namun, KPU mengungkapkan kampanye pemilu di kampus harus memperhatikan sejumlah catatan.

“Jadi begini, yang namanya kampanye kegiatan yang dilakukan oleh peserta pemilu, dalam rangka untuk apa? Menyampaikan visi-misi, program kegiatan yang akan dia kerjakan, untuk memenangi pemilu,” kata Ketua KPU Hasyim Asy’ari dalam acara bimbingan teknis KPU Provinsi/KIP Aceh di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7).

“Nah, pertanyaannya, untuk kampanye boleh di mana saja, termasuk dalam kampus, pesantren, tapi ingat ada catatannya,” sambungnya.

Dalam UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 280 (1) huruf H menyebutkan kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, ibadah, dan tempat pendidikan. Hasyim mengatakan, sesuai dengan aturan itu, dalam kampanye di kampus tidak dibolehkan menggunakan fasilitas pendidikan.

“Dilarang itu apa? Fasilitasnya, bukan kampanyenya. Mari kita perhatikan bersama-sama, pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan, yang dilarang itu apa? Menggunakan fasilitas, bukan kampanyenya, clear ya?” katanya.

Editor: Ivo Yasmiati

Previous Post

KPU: 9 Parpol Belum Memenuhi Syarat

Next Post

DPRD Riau: Gubernur Harus Tegas, Bupati Meranti tak Punya Sikap Hormat

Rupol

Next Post
DPRD Riau: Gubernur Harus Tegas, Bupati Meranti tak Punya Sikap Hormat

DPRD Riau: Gubernur Harus Tegas, Bupati Meranti tak Punya Sikap Hormat

Recommended

Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

7 November 2026
Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Prioritas Utama

7 November 2026
Dewi Mulya Menyapa Generasi Emas Payakumbuh Dari Pertiwi Hingga PAUD Suci

Dewi Mulya Menyapa Generasi Emas Payakumbuh Dari Pertiwi Hingga PAUD Suci

7 November 2026
34 Ribu Pelanggan Jadi Prioritas, Dr. Prety Diawati Dirut Tirta Sago: Air Harus Terus Mengalir

34 Ribu Pelanggan Jadi Prioritas, Dr. Prety Diawati Dirut Tirta Sago: Air Harus Terus Mengalir

6 November 2026
Sapaku  Sang Juara Dari Payakumbuh, 4 Tahun Berturut-turut Wakili Sumbar ke Nasional

Sapaku Sang Juara Dari Payakumbuh, 4 Tahun Berturut-turut Wakili Sumbar ke Nasional

6 November 2026

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

8 Oktober 2023
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

11 Oktober 2026
Kapolsek Luhak Turun Tangan, Perselisihan Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

Kapolsek Luhak Turun Tangan, Perselisihan Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

2 November 2026
Rizal Ramli Soal ‘Pemimpin Rambut Putih’ Singgung Boneka Oligarki

Rizal Ramli Soal ‘Pemimpin Rambut Putih’ Singgung Boneka Oligarki

27 November 2022
Tiket Pesawat Naik di 24 Provinsi, Edi Purwanto Minta Pemerintah Bertindak

Tiket Pesawat Naik di 24 Provinsi, Edi Purwanto Minta Pemerintah Bertindak

3 November 2026

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

4 minggu ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

3 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.