• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
22 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat PPI: Anies PHP Aher dan AHY, Timbulkan Gesekan di Koalisi

by Rupol
in Nasional
440 13
0
485
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Tarik ulur siapa cawapres yang akan diusung sebagai pendamping Anies Baswedan pada pilpres 2024 mendatang dianggap sebagai bentuk kebimbangan Anies. Dua nama yang muncul yakni Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Ahmad Heryawan atau Aher menjadi kerikil perpecahan di internal koalisi tiga partai yakni NasDem, PKS dan Demokrat.

Hal tersebut diungkap oleh Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno kepada wartawan, Selasa (01/11). Adi mengatakan hubungan Anies dengan AHY dan Aher ibarat ‘cinta segitiga’. Dan Anies dipersonifikasi seperti Pemberi Harapan Palsu (PHP) kepada kedua kandidat yang menyebabkan blunder bagi dirinya.

RelatedPosts

PBNU Tengah Godok Fatwa bisa Dibatalkan, Prosesnya Mirip Peninjauan Kembali

Yasonna Laolly minta Negara Tindak Tegas Judol dan Teror Pinjol

Tambah Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Fraksi PDIP Sebut Sesuai Amanat Konstitusi

“AHY dan Aher sama-sama diberi harapan. Ketika Anies ketemu AHY keduanya mengklaim punya chemestry dan kecocokan yang sama. Ketika Anies berjumpa Aher keduanya juga saling berbalas pantun. Sangat terlihat ketiganya terlibat dalam cinta segi tiga. Sama-sama berebut jadi pasangan Anies. Problemnya Anies memberikan harapan yang sama ke AHY dan Aher,” kata Adi.

Adi menyebut kondisi tersebut akan membuat Anies menjadi serba salah. Menurutnya, jika Anies pilih AHY mungkin PKS mungkin tak terima, tapi ketika Anies pilih Aher maka Partai Demokrat yang akan kecewa.

“Rumit ini urusan. Bisa-bisa Anies tak memilih keduanya dan memilih figur alternatif untuk menghindari deadlock politik. Masalahnya, jika memilih figur lain, apakah PKS dan Demokrat ikhlas? Ini yang belum terjawab sampai sekarang,” ucapnya.

Adi menilai persoalan cawapres ini yang membuat rencana deklarasi koalisi NasDem, PKS, dan Demokrat pada 10 November belum final. Dan PKS belakangan terlihat menolak karena diduga belum ada selesai di internal ketiga partai tersebut.

“Apalagi mulai beredar isu model deklarasi yang berbeda antara NasDem dan Demokrat. Infonya, NasDem mengusulkan deklarasi bersama 3 partai tanpa harus ada cawapres. Sebaliknya, Demokrat menawarkan deklarasi bersama 3 partai wajib ada cawapres definitif pendamping Anies,” ujarnya.

“Sepertinya Demokrat masih trauma pengalaman Pemilu 2019 yang berharap Prabowo bisa berdampingan dengan AHY. Tapi nyatanya, setelah Demokrat nyatakan dukungan, Prabowo malah memilih Sandi sebagai tandem maju pilpres,” tambahnya.

Adi cukup memahami jika Demokrat dan PKS berebut cawapres pendamping Anies. Ada dua tujuan mengapa PKS dan Demokrat berebut kadernya menjadi cawapres Anies di Pilpres 2024.

Pertama, PKS dan Demokrat ingin mendapatkan efek ekor jas karena pemilu dilakukan secara serentak. Kedua, PKS dan Demokrat ingin membuat katup pengaman agar pemilih mereka tak hijrah ke NasDem.

“Ada kecenderungan, pemilih Anies yang selama ini ke PKS perlahan mulai ada yang hijrah ke NasDem. Begitupun sebagian kecil pemilu Demokrat split ke NasDem,” tegas Adi.

Editor: Ivo Yasmiati

Previous Post

Gerindra Sebut Dukungan Jokowi ke Prabowo Jadi Penyemangat Kader

Next Post

Politisi NasDem Kritik Simpang Siur Kasus Gagal Ginjal

Rupol

Next Post
Politisi NasDem Kritik Simpang Siur Kasus Gagal Ginjal

Politisi NasDem Kritik Simpang Siur Kasus Gagal Ginjal

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

2 hari ago
Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

2 hari ago

Trending

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

3 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive