• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

PKS Gamang, Potensi AHY Cawapres Blunder Merosotnya Suara Pemilih

by Rupol
in Kilas Update
455 4
0
491
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Mencuatnya nama Agus Harimurti Yudhoyo (AHY) sebagai kandidat terkuat sebagai cawapres 2024 mendampingi Anies Baswedan, dianggap menjadi blunder bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Karena dampak terburuknya akan merendahnya elektoral suara PKS dan beralih ke Demokrat. Ini karena duet Anies-AHY menjadi bumerang bagi PKS yang akan membuat anjloknya suara pemilih. Hal ini yang membuat PKS belum meberikan kepastian terkait deklarasi pada 10 November 2022.

Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai PKS belum sepakat tanggal deklarasi karena menyadari posisi cawapres pendamping Anies Baswedan.

RelatedPosts

FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

Sukses Seleksi Porwanas, PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Bakal Gelar Turnamen Biliard PWI-Bhayangkara CUP 2026

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 1 M Ke Kabupaten Agam

“Pasti urusan cawapres yang belum clear. Bukan soal hal normatif seperti platform dan sejenisnya itu. PKS sepertinya mulai sadar bahwa sulit mendapat insentif elektoral jika tak bisa bargaining soal posisi cawapres,” kata Adi kepada wartawan, Jumat (28/10) kemarin.

Adi menilai suara pendukung Anies awalnya di PKS berlabuh ke NasDem, karena NasDem yang deklarasi Anies sebagai capres. Jika posisi cawapres dipegang Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY), maka PKS bisa dikatakan tidak dapat efek apa-apa jika mendukung pasangan tersebut.

“Setelah Anies dideklarasikan NasDem, pemilih Anies yang selama ini ke PKS mulai hijrah ke NasDem. Jika wapres Anies adalah AHY, Demokrat yang dapat cottail effect. Sekali lagi, PKS tak dapat apapun. Ini yang sepertinya membuat PKS belum sepakat deklarasi 10 November,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Adi menilai PKS perlahan mulai sadar bahwa politik bukan sekadar modal ikhlas, namun soal untung rugi. PKS dinilai cukup sadar suara pendukung Anies yang selama ini mereka dapat berpindah.

“Dulu mungkin PKS yakin siapapun yang deklarasikan Anies maju, automaticly pemilih Anies ke PKS. Nyatanya salah fatal. Malah pemilih PKS perlahan berkurang,” ucapnya.

Adi juga menilai kemungkinan PKS mulai sadar bahwa selama ini dianggap partai yang mudah dikondisikan setia usung Anies meski Anies dipinang partai lain. PKS terlihat tak ngotot apapun dan selalu berharap limpahan pemilih Anies ke PKS, tapi faktanya bicara lain.

“Bukannya untung PKS malah bisa buntung tak dapat apapun. Sepertinya ini yang menjelaskan mengapa PKS belum clear soal deklarasi 10 November. PKS sedang berpikir keras bagaimana dapat berkah elektoral di 2024 setelah pemilih Anies berpaling dari PKS. Tak heran kalau PKS ngotot Aher sebagai cawapres agar pks dapat efek ekor jas dan pemilih PKS tak bedol desa terpincut partai pengusung Anies,” imbuhnya.

Juru bicara PKS Muhammad Kholid sebelumnya menyatakan partainya belum menyepakati deklarasi koalisi bersama Partai NasDem dan Demokrat pada 10 November 2022. Dia mengatakan DPP PKS harus menunggu keputusan Majelis Syura terlebih dulu.

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: Pilpres 2024PKS
Previous Post

Antisipasi Politik Identitas dan Netralitas Polri, Solusi Damai Pilpres 2024

Next Post

Dianggap Figur Nasionalis, PPP Papua Barat Dukung Ganjar Jadi Capres

Rupol

Next Post
Dianggap Figur Nasionalis, PPP Papua Barat Dukung Ganjar Jadi Capres

Dianggap Figur Nasionalis, PPP Papua Barat Dukung Ganjar Jadi Capres

Recommended

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

14 jam ago
Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

3 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive