Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Elektabilitas Prabowo Anjlok Tajam, Anies Naik

by Rupol
in Nasional
431 27
0
490
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mungkin saja ada kekecewaan dari sebagian besar pemilih Prabowo Subianto dalam pilpres lalu dengan keputusan Prabowo Subianto untuk bergabung dalam pemerintahan saat ini

RUANGPOLITIK.COM — Dalam beberapa survei terkini elektabilitas Prabowo Subianto menunjukkan angka penurunan. Hal itu menurut peneliti dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro karena keputusannya bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang pada Pilpres 2019 lalu menjadi saingannya.

Ia menilai, menurunnya elektabilitas Prabowo tak lepas dari kekecewaan para pendukungnya. Massa pendukung Prabowo yang kini menjabat sebagai menteri pertahanan, disebut banyak yang kecewa karena keputusan tersebut.

“Mungkin saja ada kekecewaan dari sebagian besar pemilih Prabowo Subianto dalam pilpres lalu dengan keputusan Prabowo Subianto untuk bergabung dalam pemerintahan saat ini,” kata Bawono, Sabtu (29/10/2022).

RelatedPosts

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

PDIP Sebut RUU Penyiaran Bukan Untuk Bungkam Masyarakat

Baca juga:

Jegal-anies-via-kpk-bisa-pancing-pemberontakan/

Langkah Prabowo bergabung dengan pemerintah belum tentu mendorong elektabilitasnya naik. Dia menduga, publik yang merasa tidak puas dengan kinerja pemerintah, tidak akan memilih Prabowo pada pemilu presiden (pilpres) 2024.

“Konsekuensi dari hal itu juga adalah kelompok publik merasa tidak puas terhadap pemerintahan saat ini pun tidak akan lagi menjadikan Prabowo Subianto sebagai preferensi pilihan politik mereka,” paparnya.

Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia sepanjang tahun 2022, nama Prabowo selalu masuk dalam tiga besar bakal calon presiden dengan elektabilitas dua digit.

Ia bersanding dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Meski begitu, jika dibandingkan pada periode jelang Pemilu 2019, elektabilitas Prabowo merosot tajam.

Sementara tingkat popularitas mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu sudah di atas 96 persen, hampir menyentuh angka 100 persen.

“Artinya, hampir seluruh pemilih di Indonesia mengenal Prabowo,” ujarnya.

Dengan elektabilitas Prabowo yang masih di kisaran 20 persen dan belakangan menurun, Bawono melihat ada jurang yang tinggi antara tingkat popularitas dan tingkat elektoralnya.

“Jurang lebar ini juga dapat dibaca bahwa tingkat ketidaksukaan pemilih terhadap Prabowo Subianto tidak setinggi tingkat popularitas,” lanjutnya.  

Begitu juga dalam survei Litbang Kompas Oktober 2022 yang dirilis pada Rabu (26/10/2022), elektabilitas Prabowo disalip oleh Ganjar yang kini berada di posisi pertama.

Elektabilitas Ganjar sebesar 23,2 persen. Pada Juni 2022, elektabilitasnya tercatat 22 persen. Sedangkan pada Januari 2022, 20,5 persen.

Adapun Prabowo mengantongi elektabilitas 17,6 persen, merosot tajam dibanding survei Juni 2022 sebesar 25,3 persen, dan survei Januari 2022 sebanyak 26,5 persen.

Di bawah Ganjar dan Probowo, ada Anies dengan elektabilitas 16,5 persen. Angka elektabilitas itu naik jika dibandingkan hasil survei Juni 2022 sebesar 12,6 persen, dan survei Januari 2022 dengan capaian 14,2 persen.

Hasil simulasi Litbang Kompas pada Oktober 2022 yang dirilis pada Kamis (27/10/2022) menyebutkan suara pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno pada Pilpres lalu akan merapat kepada Anies.

Sementara para pendukung dan pemilih Jokowi-Maruf pada Pemilu 2019 lalu bakal mengalihkan dukungan kepada Ganjar pada Pilpres 2024.

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: Anies NaikSurvei: Elektabilitas Prabowo Anjlok Tajam
Previous Post

Jokowi Punya Obsesi Jadi Ketum PDI-Perjuangan?

Next Post

Aktivis NU Soroti Perbedaan Sikap PBNU Terhadap Kasus Muhaimin dan Maming

Rupol

Next Post
Aktivis NU Soroti Perbedaan Sikap PBNU Terhadap Kasus Muhaimin dan Maming

Aktivis NU Soroti Perbedaan Sikap PBNU Terhadap Kasus Muhaimin dan Maming

Recommended

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

6 jam ago
Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

4 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

2 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

2 minggu ago
Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

5 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election