• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemilih PPP di 2024, Akan Tergerus Polemik ‘Amplop Kiai’

by Ruang Politik
in Nasional
443 5
0
Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), Ahmad Khoirul Umam/Ist

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), Ahmad Khoirul Umam/Ist

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM –Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), Ahmad Khoirul Umam menilai politik PPP akan tergerus imbas pernyataan Suharso Monoarfa terkait ‘Amplop Kiyai’.

“Jika polemik “amplop Kiai” Suharso ini berkepanjangan, hal ini berpotensi menggerus akar politik PPP,” katanya kepada RuPol, Selasa (23/8/2022).

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Umam mengatakan PPP merupakan partai Islam yang simpul kekuatan politiknya di daerah bertumpu pada jaringan pesantren lokal.

Narasi “amplop Kiai” menurutnya berpotensi melekat pada individu Suharso, dan memunculkan resistensi di kalangan Kiai dan jaringan santri yang menjadi salah satu basis pemilih loyal PPP.

Statemen Suharso tentang “amplop Kiyai” ini mengandung risiko politik besar bagi kekuatan politik PPP menuju 2024 mendatang.

Berita Terkait:
Forum Santri Nusantara Yogyakarta Laporkan Ketum PPP, Terkait ‘Amplop Kiai’

PPP: Kami Tak Sepakat Usulan Penonaktifan Listyo Sigit sebagai Kapolri

Sebut ‘Amplop Kiai’, Kader PPP Layangkan Somasi ke Suharso Monoarfa

Tiga Majelis PPP Desak Suharso Mundur dari Ketum PPP

Bantuan maupun sumbangan sejumlah pihak kepada Kiyai umumnya di-tasarufkan kepada kemaslahatan umat.

Kalaupun ada fenomena “Kiyai Amplop” seperti yang disampaikan Suharso, umumnya masyarakat santri yang memiliki literasi politik yang memadai, secara otomatis akan mengoreksi.

Sebelumnya, pada pembekalan antikorupsi kepada para pengurus PPP, Suharso Monoarfa mendapatkan kesempatan untuk memberikan sambutan.

Pada awal sambutannya, Suharso menceritakan pengalaman pribadinya saat berkunjung ke pondok pesantren besar, guna meminta doa dari beberapa kiai yang menurutnya juga kiai besar.

“Waktu saya Plt. Ini demi Allah dan RasulNya terjadi. Saya datang ke kiai itu dengan beberapa kawan, lalu saya pergi begitu saja. Ya, saya minta didoain kemudian saya jalan. Tak lama kemudian saya dapat pesan di whatapps, Pak Plt, tadi ninggalin apa gak untuk kiai?,” cerita Suharso.

Namun Suharso merasa tidak meninggalkan sesuatu di sana. Setelah dijelaskan ternyata Suharso baru mengetahui bahwa harus ada pemberian untuk kiai dan pesantren.

“Kayak gak ngerti aja Pak Harso ini, gitu Pak Guru. I’ve provited one, every week. Dan setiap ketemu Pak, ndak bisa Pak. Dan bahkan sampai saat ini, kalau kami ketemu di sana, itu kalau salamannya tu, nggak ada amplopnya Pak, itu pulangnya itu, sesuatu yang hambar,” lanjutnya.(FSL)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: PPPRuang Politik
Previous Post

PB PII: Usulan Penonaktifan Kapolri di Kasus Sambo oleh Benny K Harman Seolah Menggiring Opini Publik

Next Post

Wagub DKI: Tak Ada Sekda Bayangan di Pemerintahan Anies Baswedan

Ruang Politik

Next Post
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/Ist

Wagub DKI: Tak Ada Sekda Bayangan di Pemerintahan Anies Baswedan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

11 jam ago
Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

11 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive