• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
10 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Luhut Sebut 110 Juta Pemilih Partai Koalisi Pemerintah Dukung Pemilu Ditunda

by Ruang Politik
in Nasional
435 9
0
Luhut B Panjaitan Deddy Corbuzier/ Youtube

Luhut B Panjaitan Deddy Corbuzier/ Youtube

475
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM –Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan berdasarkan big data percakapan media sosial, sebanyak 110 juta orang pemilih partai-partai koalisi pemerintah menginginkan pemilu 2024 ditunda.

“Nah, itu yang rakyat ngomong. Nah, ini kan ceruk ini atau orang-orang ini ada di Partai Demokrat, ada di Partai Gerindra, ada yang di PDIP, ada yang di PKB, ada yang di Golkar, di mana-mana kan ceruk ini,” kata Luhut Binsar Panjaitan dikutip RuPol dalam kanal youtube Deddy Corbuzier, Jumat (11/3) yang dipublikasikan.

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Luhut menyebutkan dari 110 juta orang tersebut adalah masyarakat menengah kebawah yang memilih ada ketenangan di negeri ini. Mereka ingin menyelesaikan persoalan ekonomi bangsa bukan pertikaian semata.

Selanjutnya, mantan Danjen Kopassus ini menyoroti ketidaksetujuan rakyat terhadap penyelenggaraan pemilu yang mencapai Rp110 triliun lebih untuk pemilu serentak 2024.

Oleh karena itu, Luhut menyadari ketidaksetujuan pemilu ditunda yang disuarakan beberapa kelompok adalah hal yang biasa dalam demokrasi. Demikian pula yang menolaknya, Luhut berusaha untuk menangkap suara publik ini.

“Itu bagian demokrasi seperti hastag-nya, #turunkanjokowi ya sudah, terus Jokowi perpanjang, ya sudah, tapi kalo suara ini membesar, ya silahkan mau ditanggapi atau tidak, kan tergantung perwakilan rakyat (DPR) juga,” ujarnya.

Kemudian, kepada Corbuzier, dia dengan tegas mengatakan bahwa presiden Jokowi adalah orang yang benar-benar taat terhadap konstitusi.

“ Saya taat pada konstitusi (presiden) sudah jelas itu. Konstitusinya dua periode, beliau taat dua periode,” tegasnya.

Namun, Luhut tak menampik, bila ada gelombang besar yang menginginkan penambahan masa jabatan presiden dirinya tak bisa membendung keinginan itu

“Tapi kalau tiba-tiba ada yang bilang kita rakyat meminta, DPR berproses, partai politik berproses sampai di MPR bilang situasi tunda sehari, dua tahun, 3 tahun itu kan syah saja,” terangnya.

Luhut menerangkan dalam sejarahnya banyak negara-negara di dunia banyak yang mempraktekan perpanjangan masa jabatan presiden.

“ Bahwa itu pernah terjadi dan cukup banyak terjadi, itu sudah ada,” tambahnya.

Kemudian dengan tegas Luhut menerangkan bahwa penambahan masa jabatan presiden adalah suara rakyat yang dapat diteruskan melalu wakil rakyat di DPR-MPR.

“Kalau rakyatnya terus berkembang terus gimana, nanti bilang DPR gimana, MPR bagaimana, ya kan konstitusi yang dibikin itu yang harus ditaati presiden. Konstitusi yang memerintahkan presiden, siapa pun presidennya,” tandasnya. (Tyo)

Editor: Setiono

(RuPol)

Tak Satu Suara, Pengamat: Jokowi Harus Segera Panggil Ketum Partai Koalisi
Tags: 110 jutabig datadukunganLuhut B PanjaitanMenko Kemaritiman dan InvestasiPartai koalisiPemilu DitundaRuang Politik
Previous Post

PKS Terjunkan 1.000 Relawan Bantu Korban Pascagempa Pasaman

Next Post

Pengamat: Ada Perintah Istana Dibalik Pertemuan Partai Golkar dan NasDem

Ruang Politik

Next Post
Ketua Umum NasDem, Surya Paloh bertemu Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto/ Ist

Pengamat: Ada Perintah Istana Dibalik Pertemuan Partai Golkar dan NasDem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

17 jam ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

6 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive