• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
17 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Ada Sejarah Gus Dur Dibalik Ketegangan PBNU dengan PKB

by Ruang Politik
in Nasional
449 4
0
Ada Sejarah Gus Dur

Sejarah Gus Dur antara ketum PBNU Gus Yahya dan Ketum PKB Cak Imin/ ist

485
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Beberapa hari terakhir menyeruak ketegangan antara PBNU dengan PKB, yang berawal dari safari politik Muhaimin Iskandar ke cabang-cabang NU di Jawa Timur.
PBNU menilai Muhaimin Iskandar (Cak Imin) membawa NU pada politik praktis, sehingga melanggar komitmen Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Pada awal-awal terpilih menjadi Ketum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) berkali-kali menyatakan komitmennya, membawa NU menjauh dari politik.
Komitmen itu juga terlihat dalam pemilihan kepengurusan PBNU, Gus Yahya memasukkan tokoh dari banyak partai.

RelatedPosts

Tak Temukan Pelanggaran, Kemendag Sebut Produk Edi Sesuai Ketentuan

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Namun pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komaruddin, melihat ketegangan itu bukan sekedar yang mengemuka sekarang, tapi ada sejarah panjang sebelumnya.

“Ketum PBNU saat ini, Gus Yahya itu bagian dari PKB kubu Gus Dur. Dulu kan tersingkir oleh kubu Cak Imin, itu meninggalkan bekas,” ujar Ujang kepada RuPol, Sabtu (29/1/2022).

Selama ini kubu Gus Dur tenggelam, baik di PKB maupun PBNU.
Terlebih sejak kepengurusan PBNU KH Said Aqil Sirodj, Cak Imin bahkan menempatkan orang kepercayaanya jadi Sekjen PBNU, yakni Helmy Faisal.

“Masa itu, PBNU dan PKB sangat mesra. Dan orang-orang Gus Dur semakin tenggelam. Berbeda dengan sekarang, Gus Yahya kembali membangkitkan kubu Gus Dur di NU,” lanjut Ujang.

Baca juga:
Survey Jeblok di NU. Muhaimin: Saya Bikin Survey Sendiri

Wasekjen PBNU Tegur Cak Imin, Karena Kerdilkan Posisi NU

Menurut Ujang, dengan posisi PBNU dalam kendali Gus Yahya, pastinya sejarah lama itu kembali menyeruak, karena secara politik mereka berada pada kubu yang berbeda.

“Gus Yahya yang dulu merupakan Wasekjen PKB Gus Dur, tentu tak mau dan tak ingin PBNU ada dalam bayang-bayang PKB Cak Imin,” katanya.

Namun Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu, menyebutkan masih ada peluang bagi keduanya kembali bersatu.
“Jika ada deal-deal antara Gus Yahya dan Cak Imin, bisa saja (bersatu). Karena di politik semua serba mungkin,” sambung Ujang.

Saat ditanyakan peluang Cak Imin di pilpres jika tidak mendapat dukungan dari PBNU, Ujang menyebutkan akan sangat berat, karena basis massa Cak Imin itu di Nahdliyin, apalagi jika nanti Gus Yahya mendukung calon yang lain, posisi Cak Imin akan semakin lemah. (AFI)

Editor: Asiyah Lestari

(RuPol)

Prabowo Berambisi Nyapres, Peluang Sandiaga di Gerindra Tertutup


Tags: Gus YahyaMuhaimin iskandarPBNUPKBRuangPolitik
Previous Post

Hari ini Pidato Kebudayaan Zulhas, Ajang Unjuk Gigi Erick Thohir dan 2 Capres Lain

Next Post

Gus Yaqut Minta Pejabat Kemenag Semakin Dekat Dengan Umat Beragama

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
Gus Yaqut Minta Pejabat Kemenag Semakin Dekat Dengan Umat Beragama

Gus Yaqut Minta Pejabat Kemenag Semakin Dekat Dengan Umat Beragama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

2 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

4 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive