• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
29 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Pemko Payakumbuh Perkuat Resiko Bencana

by Ben
in Kilas Update
412 22
0
464
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui jalur pendidikan dengan membekali 150 pelajar tingkat SMA dan madrasah keterampilan dasar kesiapsiagaan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun budaya siaga bencana sejak dini agar masyarakat memiliki kemampuan menghadapi situasi darurat secara cepat dan tepat.

Kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kebencanaan yang digelar di Aula Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Senin (15/6/2026), diikuti pelajar dari SMAN 1 Payakumbuh, SMAN 2 Payakumbuh, dan MAN 2 Payakumbuh.

RelatedPosts

Walikota Payakumbuh Hargai Masukan Fraksi DPRD Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat Peran Posyandu

Pemko Payakumbuh Target 40 Emas Pada Porprov Sumbar

Dalam arah pembangunan daerah yang menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mendorong penguatan literasi kebencanaan melalui sektor pendidikan guna menciptakan generasi yang tangguh, adaptif, dan mampu berperan aktif dalam upaya mitigasi di lingkungan masing-masing.

Wali Kota Zulmaeta melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Erizon mengatakan sekolah memiliki peran strategis dalam membangun budaya siaga bencana sekaligus menyiapkan generasi muda yang mampu merespons keadaan darurat secara tepat.

“Edukasi bencana bukan lagi sekadar pengetahuan pelengkap, melainkan keterampilan hidup yang wajib dimiliki oleh generasi muda kita saat ini,” kata Erizon.

Menurutnya, pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan pengetahuan mitigasi bencana kepada keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, manfaat edukasi kebencanaan dapat dirasakan lebih luas dan berkontribusi terhadap peningkatan ketangguhan masyarakat secara keseluruhan.

Ia menambahkan, sekolah merupakan ruang yang efektif untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Pelajar dapat menjadi penghubung penyebaran informasi mitigasi ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Ketika pemahaman ini dimiliki sejak dini, maka budaya siaga bencana akan tumbuh lebih kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Erizon juga menekankan bahwa pembentukan budaya siaga bencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan hingga masyarakat.

Karena itu, kegiatan tersebut turut melibatkan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Wilayah IV dan Kementerian Agama Kota Payakumbuh sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Devitra mengatakan pemahaman terhadap tingkat kerawanan wilayah menjadi salah satu kunci dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Ia menjelaskan BPBD terus memperkuat pemetaan potensi ancaman bencana sebagai dasar penyusunan kebijakan mitigasi yang lebih terarah dan sesuai dengan karakteristik wilayah.

“Semakin baik masyarakat memahami risiko yang ada di lingkungannya, maka semakin besar peluang untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan saat bencana terjadi,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Pos Basarnas Kabupaten Lima Puluh Kota Roni Nur memberikan materi mengenai teknik dasar penyelamatan diri serta langkah-langkah yang perlu dilakukan pada saat-saat awal setelah bencana terjadi.

Menurutnya, kemampuan bertahan dan menyelamatkan diri merupakan keterampilan penting yang perlu dimiliki pelajar karena bantuan profesional membutuhkan waktu untuk menjangkau seluruh lokasi terdampak.

“Detik-detik pertama setelah bencana sering menjadi penentu keselamatan. Karena itu, kemampuan melakukan penyelamatan diri harus dipahami dan dilatih sejak usia sekolah,” katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Payakumbuh Arman Riska menambahkan keberhasilan pengurangan risiko bencana sangat bergantung pada kesiapsiagaan masyarakat yang dibangun secara berkelanjutan.

Ia berharap para pelajar yang mengikuti sosialisasi tersebut dapat menjadi pelopor budaya siaga bencana di sekolah maupun lingkungan tempat tinggalnya sehingga upaya mitigasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

“Melalui edukasi yang terus dilakukan, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat yang harus dimulai dari lingkungan terdekat,” pungkasnya. (Benpi)

Previous Post

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Payakumbuh Momentum Memperkuat Nilai Keagamaan

Next Post

17 Atlet PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Siap Guncang Porwanas 2027, Demi Emas Sumbar

Ben

Next Post
17 Atlet PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Siap Guncang Porwanas 2027, Demi Emas Sumbar

17 Atlet PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Siap Guncang Porwanas 2027, Demi Emas Sumbar

Recommended

Walikota Payakumbuh Hargai Masukan Fraksi DPRD Payakumbuh

Walikota Payakumbuh Hargai Masukan Fraksi DPRD Payakumbuh

5 jam ago
Pemko Payakumbuh Perkuat Peran Posyandu

Pemko Payakumbuh Perkuat Peran Posyandu

5 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Erick Thohir/ Ist

Pilpres 2024, Erick Thohir Bicara Kans Maju…

4 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

2 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive