• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
01 - 11 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Akademisi Ramai-Ramai Beda Sikap dengan Guru Besar Terkait Demokrasi, Prabu Revolusi: Kampus Harus Netral

by Ruang Politik
in RuangPemilu
419 27
0
Prabu Revolusi, Dosen Pascasarjana di Universitas Paramadina/Ist

Prabu Revolusi, Dosen Pascasarjana di Universitas Paramadina/Ist

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Prabu juga menyatakan bahwa menganggap pernyataan pribadi sebagai representasi resmi universitas adalah tidak adil, terutama jika pernyataan itu berasal dari rektor atau pemimpin universitas, yang beberapa di antaranya telah menyangkal bahwa petisi atau pernyataan mereka mewakili sikap resmi universitas.

RUANGPOLITIK.COM – Presiden Joko Widodo telah menjadi sasaran kritik dari sejumlah akademisi dan profesor yang mengklaim mewakili perguruan tinggi, mengungkapkan keprihatinan mereka tentang kondisi demokrasi di bawah pemerintahannya.

Prabu Revolusi, seorang dosen di bidang Komunikasi Politik Pascasarjana di Universitas Paramadina, mengomentari kritikan yang muncul dari beberapa institusi pendidikan terhadap Presiden di Jakarta, pada tanggal 5 Februari 2024.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Ia berpendapat bahwa seharusnya ada pemisahan antara aktivitas kampus dan politik, terutama jika kritik tersebut tidak mewakili posisi resmi universitas.

“Menurut saya, sangat tidak nyelop ketika kampus dicampur adukan dengan politik, apalagi tidak secara resmi mewakili kampus.” Ucap Prabu Revolusi.

Menurutnya, pernyataan yang tidak didukung oleh sikap resmi dari universitas seharusnya dilihat sebagai pendapat pribadi atau kelompok individu yang secara kebetulan terkait dengan institusi tersebut.

“Jika memang gerakan gerakan itu mewakili kampus maka perlu ada lembaga yang resmi dari kampus untuk bisa menyatakan sikap dari kampus” jelasnya.

Dia menekankan pentingnya adanya representasi resmi dari universitas untuk mengungkapkan sikap institusi terhadap isu politik, menambahkan bahwa tanpa representasi semacam itu, pernyataan tersebut dapat diinterpretasikan sebagai sikap perorangan atau kelompok yang memiliki koneksi dengan universitas.

Prabu juga menyatakan bahwa menganggap pernyataan pribadi sebagai representasi resmi universitas adalah tidak adil, terutama jika pernyataan itu berasal dari rektor atau pemimpin universitas, yang beberapa di antaranya telah menyangkal bahwa petisi atau pernyataan mereka mewakili sikap resmi universitas.

“Rasanya tidak fair jika membawa nama nama kampus seakan seakan mewakili sikap resmi dari kampus tersebut apalagi rektor ataupun juga pimpinan dari kampus tersebut banyak yang memberikan sanggahan bahwa entah itu petisi atau pernyataan dianggap mewakili kampus” ujarnya.

Sebagai dosen dan bagian dari komunitas akademik, Prabu menegaskan bahwa dia dan rekan-rekannya di universitas lain tidak merasa diwakili oleh pendapat beberapa universitas karena setiap individu memiliki pandangan politik pribadi yang berbeda.

Prabu menyarankan agar tidak menggunakan nama universitas saat mengemukakan opini politik pribadi tanpa adanya pernyataan resmi dari universitas tersebut.

“Maka saran saya jangan bawa nama nama kampus jika mau memberi opini politik pribadi. Jangan mengatasnamakan kampus kecuali memang ada sikap resmi dari kampus”.

Forum Rektor Indonesia Dukung Pemilu Damai

Forum Rektor Indonesia telah mengambil langkah signifikan untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan dalam suasana yang damai dan stabil. Inisiatif ini diumumkan dalam sebuah acara di Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar, pada 3 Februari 2024, yang dihadiri oleh lebih dari seratus anggota dan pengurus forum.

Seorang perwakilan dari Forum menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI, menyoroti pentingnya Pemilu yang bebas dari kekerasan atau provokasi yang dapat mengganggu persatuan nasional.

“Dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucap salah satu perwakilan Forum Rektor Indonesia saat membacakan deklarasi Pemilu aman dan damai, seperti dalam keterangan yang diterima.
Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, Rektor UNHAS, mengungkapkan lima poin utama deklarasi tersebut, yang mencakup seruan untuk pelaksanaan Pemilu yang damai.

Ada beberapa poin yang ditekankan dari Forum Rektor Indonesia sebagai seruan pemilu damai. Poin pertama mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berkontribusi pada kesuksesan Pemilihan Presiden 2024 dengan menjaga suasana yang damai dan harmonis.

Poin kedua menolak segala upaya yang berpotensi memprovokasi atau mengganggu persatuan serta aksi yang dapat merugikan jalannya demokrasi.

Poin ketiga menggalang dukungan untuk bersama-sama memerangi penyebaran informasi tidak benar dan ujaran kebencian yang berpotensi merusak proses Pemilu 2024.

Poin keempat mendesak para pemilih untuk memanfaatkan hak suara mereka berdasarkan pertimbangan hati nurani dan menghindari abstain dari pemilihan.

Poin kelima menekankan bahwa kampus harus menjadi arena untuk memperkuat kesatuan, bukan memicu perpecahan, dengan menciptakan lingkungan yang mendukung Pemilu yang jujur, adil, aman, dan sejuk.

Deklarasi ini menegaskan kembali komitmen akademisi terhadap demokrasi dan persatuan bangsa, serta mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam Pemilu yang integritasnya terjaga. Forum Rektor Indonesia berharap inisiatif ini akan menginspirasi seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung Pemilu 2024 yang berlangsung secara damai dan berintegritas.(BJP)

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Pemilu 2024Pemilu DamaiPresiden Jokowi
Previous Post

TKN Prabowo-Gibran Cemaskan Kasus Dugaan Pemindahan Pemilih Ilegal di Dramaga, Bogor

Next Post

Wapres Imbau Masyarakat Ciptakan Suasana Aman di Masa Tenang

Ruang Politik

Next Post
Wapres Ma'ruf Amin/Ist

Wapres Imbau Masyarakat Ciptakan Suasana Aman di Masa Tenang

Recommended

Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

13 jam ago
Untuk Pertama Kali IKWI Kabupaten Pasaman Barat Terbentuk, Erlina SH Resmi Lantik Pengurus Periode 2026-2029

Untuk Pertama Kali IKWI Kabupaten Pasaman Barat Terbentuk, Erlina SH Resmi Lantik Pengurus Periode 2026-2029

16 jam ago

Trending

Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet,  114 Pejabat Dilantik

Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet, 114 Pejabat Dilantik

5 hari ago
Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

Pemko Payakumbuh Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan

1 minggu ago

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

3 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

2 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.