• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
20 - 02 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Dugaan Nepotisme, Jokowi, Gibran & Prabowo Digugat ke PTUN

by Ruang Politik
in Nasional
516 6
0
Presiden Jokowi & Keluarga/Repro

Presiden Jokowi & Keluarga/Repro

558
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koordinator TPDI Petrus Selestinus menjelaskan, objek sengketa dalam gugatan tersebut adalah nepotisme yang dibangun Jokowi sebagai tindakan yang bertentangan dengan TAP MPR No.XI/1998, undang-undang, dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.

RUANGPOLITIK.COM – Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) atas nepotisme dinasti politik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor 11/G/TF/2024/PTUN.JKT, dengan objek sengketa berupa Tindakan Faktual Pejabat Pemerintahan.

RelatedPosts

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Gugatan diajukan kepada Jokowi, Anwar Usman, Gibran Rakabuming Raka, Mohammad Boby Afif Nasution, Prabowo Subianto, dan KPU RI. Gugatan ini juga menyertakan pihak turut tergugat adalah Mahkamah Konstitusi, Saldi Isra, Arief Hidayat, Ibu Iriana, Kaesang Pangarep dan Tempodotco Podcast Bocor Alus Politik.

Koordinator TPDI Petrus Selestinus menjelaskan, objek sengketa dalam gugatan tersebut adalah nepotisme yang dibangun Jokowi sebagai tindakan yang bertentangan dengan TAP MPR No.XI/1998, undang-undang, dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.

“TPDI & Perekat Nusantara melihat nepotisme dinasti politik Presiden Jokowi telah berkembang sangat cepat, sehingga telah menjadi ancaman serius terhadap pembangunan demokrasi,” urainya dalam keterangan tertulis, Jumat (12/1/2024).

Petrus menjelaskan, nepotisme itu juga dikhawatirkan secara absolut akan menggeser posisi kedaulatan rakyat menjadi kedaulatan nepotisme dinasti politik Jokowi yang berpuncak di Mahkamah Konstitusi dan Lembaga Kepresidenan.

Hal itu dipandang benar-benar menghancurkan reformasi yang telah dibangun sejak lama.

“Hal itu dinilai sebagai pengkhianatan terhadap reformasi yang belum maksimal diwujudkan setelah 25 tahun berjalan,” tukasnya.

Menurut Petrus, nepotisme dinasti politik Jokowi tidak hanya menguasai struktur politik di eksekutif dan legislatif, akan tetapi juga menyandera lembaga yudikatif seperti Mahkamah Konstitusi.

Hal itu semakin terpampang jelas kala Anwar Usman Ketua MK saat itu menjadi ipar Presiden Jokowi.

“Inilah yang membuat MK kehilangan kemerdekaan dan kemandiriannya,” ungkap dia. Apa yang terjadi dengan MK selama Anwar Usman menjabat, ujar Petrus, telah meruntuhkan wibawa dan mahkota lembaga tersebut.

Bagaimana tidak, kemerdekaan dan kemandirian yang dijamin oleh pasal 24 UUD 1945 dirusak hanya demi kepentingan nepotisme dinasti politik. Ditambahkan Petrus, daya rusak dari nepotisme dinasti politik adalah peran kedaulatan rakyat sebagai hal paling esensi dalam demokrasi menjadi korban.

Sebab, kedaulatan rakyat kehilangan peran penentu dalam politik negara, peran kedaulatan rakyat akan bergeser menjadi kedaulatan Nepotisme Dinasti Politik.

“Artinya, manakala nepotisme dinasti politik Jokowi dibiarkan berkembang dan beranak-pinak ke seluruh sentra kekuasaan, hingga ke supra struktur politik di pucuk pimpinan lembaga negara, maka secara absolut kedaulatan rakyat bergeser lewat ‘demokrasi seolah-olah’,” ujar Petrus.

Sementara petitum gugatannya adalah meminta agar PTUN Jakarta menyatakan nepotisme dinasti politik sebagai perbuatan melawan hukum atau sebagai suatu perbuatan yang dilarang dan harus dihentikan.

Selain itu, Keputusan KPU yang menetapkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden sepanjang atas nama Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka harus dinyatakan cacat hukum, tidak sah, serta dibatalkan.(ANT)

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: KKNPresiden Jokowi
Previous Post

Waspada! BMKG: Cuaca Ekstrem Bakal Ancam Indonesia Hingga Februari

Next Post

Soal Isu Pemakzulan Jokowi, Begini Reaksi Istana…

Ruang Politik

Next Post
Presiden jokowi/Ist

Soal Isu Pemakzulan Jokowi, Begini Reaksi Istana...

Recommended

Walikota Payakumbuh Tinjau Pasar Pambukoan di Eks Bioskop Kencana Payakumbuh

Walikota Payakumbuh Tinjau Pasar Pambukoan di Eks Bioskop Kencana Payakumbuh

7 jam ago
Walikota Payakumbuh Sampaikan Jawaban  Atas Pandangan Umum Fraksi

Walikota Payakumbuh Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi

7 jam ago

Trending

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

3 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive