Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Pembelajaran Terpadu oleh Ruang Belajar Akta Dihadiri Lebih dari 100 Peserta

by Ruang Politik
in Kilas Update
432 9
0
472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Semarang, Ruang Belajar Akta memberikan pelatihan kepada calon Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) terjadi apa-apa saja yang harus dilalui saat mengikuti Ujian Pejabat Pembuat Akta Tanah (UPPAT) di Hotel MG Setos, Semarang, Sabtu (11/11/2023). Setidaknya lebih dari 100 peserta dari berbagai daerah pun sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, karena Ruang Belajar Akta menghadirkan para narasumber yang berkompeten seperti Dr. Pieter Latumenten, SH., MH., Sp.N., (Praktisi dan Akademisi MKn Universitas Indonesia) dan Dr. Taufan Fajar Riyanto, SH., MKn., (Praktisi dan Akademisi Jawa Tengah) serta Sarjita, SH., M.Hum (Akademisi Yogjakarta).

Taufan Fajar Riyanto dalam kesempatan itu mengatakan sebagai narasumber saya melihat pada tema kali ini mereka menginginkan adanya pembelajaran terpadu berkaitan dengan ilmu hukum yang berkaitan tentang pertanahan, organisasi kelembagaan, pendaftaran tanah serta PPAT. Pada sesi pertama sendiri ada sesi pembelajaran soal-soal yang diikuti oleh 100 peserta lebih dari berbagai universitas seperti Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, Universitas Jayabaya, Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Pelita Harapan dan lainnya.

RelatedPosts

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

“Antusiasme mereka datang ke sini dengan penuh semangat karena peserta sangat ingin mengetahui lebih baik lagi ilmu-ilmu terserbut terlebih narasumbernya adalah Bang Pieter (Pieter Latumenten,red). Mereka juga menghendaki supaya ke depan bisa mengikuti ujian PPAT dan lulus, itulah yang saya liihat mereka sangat berharap seperti itu,” katanya disela kegiatan.

Lanjut Taufan, kebetulan di sesi pertama peserta diberikan kesempatan untuk mengerjakan soal-soal sekaligus sesi mengenai jawaban-jawaban tersebut. Saya rasa itu sangat baik sekali untuk teman calon-calon PPAT di Indonesia, khususnya yang betul menginginkan menjadi PPAT.

“Karena terus terang saja saya melihat persaingannya sangat ketat sekali, dimana semakin tahun semakin banyak anak-anak yang ingin menjadi PPAT. Terlebih di beberapa universitas banyak sekali lulusan PPAT sehingga itu harus terserap, apalagi pada tahun 2022 lalu banyak yang telah mengikuti ujian PPAT namun belum terserap karena mereka harus bersaing dengan teman-teman yang ada diluar sana,” ujarnya.

Lanjut Taufan, saya pikir acara yang diselenggarakan oleh Ruang Belajar Akta yang diketuai oleh Wahyu Adi dan sekretarisnya Mahdi itu harus sering-sering dilaksanakan. Sehingga saya berharap semakin banyak teman-teman yang ikut, karena ini bukan hanya teori tetapi praktek bagaikan mengerjakannya soal-soal ujian PPAT.

“Pada kegiatan kali ini saya memberikan materi berkaitan dengan pendaftaran tanah, karena pendaftaran ini sendiri nantinya akan dilakukan oleh mereka ketika menjadi PPAT. Pendaftaran tanah seperti peralihan hak itu adalah hal-hal yang prinsip, bagaimana pendaftaran tanah dilaksanakan, bagaimana pengecekan sertipikatnya dan itu prakteknya harus betul-betul diketahui, untuk itu saya yakin kepada teman-teman yang telah mengikuti kegiatan ini bisa mendapat bekal yang sangat bagus untuk menjadi PPAT yang lebih baik,” ungkap Dosen UNSULLA tersebut.

Sementara Piter Latumenten mengatakan ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk menjadi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan Notaris yang handal. Dimana calon PPAT harus lulus pada program Pendidikan khusus PPAT pada STPN.

“Usai lulus, calon PPAT harus menjalani ujian PPAT yang dilakukan Kementerian ATR/BPN dan dilanjutkan dengan magang selama 1 Tahun. Magang itu nanti 6 bulan di kantor PPAT dan 6 bulan di kantor pertanahan,” jelasnya.

Setelah itu dilanjutkan Piter, calon PPAT juga wajib mengikuti peningkatan kualitas yang dilakukan oleh Kementrian ATR/BPN. Yang dilanjutkan pengangkatan sebagai PPAT kepada menteri.

“Itu dilakukan jika lulus ujian PPAT, yang dilanjutkan oleh sumpah dan pelantikan oleh Kakan Pertanahan” pungkasnya. (dfp)

Editor: M. R. Oktavia
(Rupol)

Tags: #pendidikanRuang terpadu
Previous Post

Polda Metro Segera Gelar Perkara Kasus Dugaan Pemerasan yang Dilakukan Firli Bahuri

Next Post

Andi Tenri dan Dua Stafsus Kementan Diperiksa KPK Hari Ini

Ruang Politik

Next Post
KPK Bersama Polda Metro dan Barekrim Polri Lakukan  Rapat Koordinasi untuk Kasus Dugaan Pemerasan Ketua KPK

Andi Tenri dan Dua Stafsus Kementan Diperiksa KPK Hari Ini

Recommended

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 jam ago
Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago

Trending

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

2 tahun ago
Santer Isu Koalisi Perubahan Bubar, Efriza: Nasib Pencapresan Anies Tersandera

Efriza: PKS Lumerkan Kebekuan Koalisi, KIB Tunggu Sinyal Jokowi

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election