Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangIlmu

Modifikasi Cuaca?, Ini Penjelasan dan Metodenya

by Ruang Politik
in RuangIlmu
418 27
0
Ilustrasi Hujan/Ist

Ilustrasi Hujan/Ist

476
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hujan buatan atau TMC adalah metode pergantian atmosfer yang disengaja oleh manusia untuk memberikan rangsangan kepada awan agar mempercepat terjadinya hujan.

RUANGPOLITIK.COM – Musim kemarau yang sedang terjadi memberikan dampak yang signifikan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Salah satu dampak yang ditimbulkan seperti polusi udara dan kekeringan.

Menyikapi hal ini, pemerintah telah menyiapkan sekenario modifikasi cuaca atau hujan buatan.

RelatedPosts

Senam Zumba Menambah Kebugaran Fisik dan Mental

Terapi Sengat Lebah Efektif Obati Berbagai Penyakit

Pisang Sale, Camilan Manis dan Legit Khas Camilan Indonesia Asli (CI4)

Penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dipercaya bisa mengatasi masalah polusi dan kekeringan.

Apa Itu Hujan Buatan?
Hujan buatan atau TMC adalah metode pergantian atmosfer yang disengaja oleh manusia untuk memberikan rangsangan kepada awan agar mempercepat terjadinya hujan.

Metode ini biasa dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Tujuannya, untuk mengatasi kekeringan yang berkepanjangan atau dapat juga mencegah potensi hujan atau cuaca ekstrem.

Proses Terjadinya Hujan Buatan atau TMC
Hujan buatan pertama kali dilakukan dengan cloud seeding atau penyemaian awan. Jika digambarkan seperti memproses atau menanamkan bibit.

Untuk proses penyemaian awan ini akan diberikan bahan-bahan yang bersifat higroskopis atau menyerap air, dengan begitu pertumbuhan butir-butir hujan dalam awan akan meningkat.

Proses penyemaian ini dilakukan menggunakan alat angkut dan pesawat terbang khusus untuk mengirimkan bahan-bahan tersebut ke awan dan melakukan penyemaian.

Memodifikasi Cuaca dengan Garam
Garam atau NaCl akan ditabur pada awan-awan yang sudah terdeteksi, proses ini dinamakan dengan kondensasi. Penaburan garam untuk mempercepat proses kondensasi berlangsung lebih cepat dan hujan dapat segera turun.

Namun, penebaran garam tidak dapat dilakukan secara sembarang, diperlukan juga perhitungan arah angin, prediksi cuaca, potensi pertumbuhan awan dan lokasi awan yang ditargetkan.

Petugas TMC memasukan garam ke tabung penampung garam atau consul dalam pelaksanaan Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang menggunakan pesawat CN 295 di Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat 3 Januari 2020./Ist
Petugas TMC memasukan garam ke tabung penampung garam atau consul dalam pelaksanaan Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang menggunakan pesawat CN 295 di Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat 3 Januari 2020./Ist

Ground Based Generator (GBG)
Modifikasi ini dilakukan tidak di udara, melainkan di darat. TMC dilakukan dengan menggunakan wahana GBG dan wahana pohon flare atau sistem statis. Metode ini sama-sama mengantarkan semai ke awan, tetapi memanfaatkan awan orografik dan awan yang berada di area pegunungan.

Metode modifikasi cuaca Ground Base Generator (GBG)/Ist
Metode modifikasi cuaca Ground Base Generator (GBG)/Ist

Metode GBG diterapkan untuk awan hangat yang berada dalam kondisi supersaturasi. Supersaturasi (Supersaturated) merupakan larutan yang mengandung banyak bahan larutan seperti uap. Penaburan dilakukan di dataran yang tinggi atau di pegunungan, perbukitan dan sekitar lereng gunung.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: HUjan BuatanMusim Kemarau
Previous Post

Gerindra Tak Paksakan Duet Prabowo-Ganjar

Next Post

Bongkar Korupsi LNG Pertamina, KPK dan BPK Terbang ke AS

Ruang Politik

Next Post
KPK menahan mantan Dirut PT Pertamina, Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan pengadaan liquefied natural gas (LNG) di Pertamina tahun 2011-2021, Selasa 19 September 2023./Ist

Bongkar Korupsi LNG Pertamina, KPK dan BPK Terbang ke AS

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

1 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

1 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Pembuatan, Perubahan dan Pencabutan Peraturan Perundang-Undangan

Pembuatan, Perubahan dan Pencabutan Peraturan Perundang-Undangan

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

1 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

2 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election