• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
20 - 02 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangOpini

Begini Opini Publik Terkait Capres 2024

by Ruang Politik
in RuangOpini
421 22
0
Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies/Repro

Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies/Repro

474
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Intan Hayati/ Sosiologi Karyawan

RUANGPOLITIK.COM – Menuju pemilu 2024 politik indonesia semakin ramai menjadi perbincangan di media sosial, dengan adanya aksi maupun reaksi yang timbul ditengah kekuatan yang akan memasuki gelanggang pertarungan.

RelatedPosts

Nana Supiana, Pejabat Gagal Yang Ngotot Jadi Sekda! Mahasiswa Akan Kepung Kemendagri!

PJ. Sekda Banten Tidak Layak Definitif: Relawan Gubernur Terpilih Turun ke Jalan

PJ Gubernur Banten Main Licik! Jelang Angkat Kaki, Masih Berani Merusak Birokrasi?

Jika dilihat dari situasi saat ini, capres serta cawapres mulai sibuk melakukan aksi agar mendapatkan simpati dari masyarakat. Dimulai dari akhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023 merupakan waktu yang sibuk bagi para partai politik.

Selain haru menyiapkan persyaratan ditahap legislative, para capres dan cawapres juga harus membangun komunikasi politik yang intens.

Hal ini berguna untuk mematangkan pengusungan capres dan cawapres yang akan menjadi kandidat resmi di Pilpres 2024. Tak hanya itu para capres diharapkan dapat memposisikan diri dengan benar serta berhati-hati dalam mengambil sebuah Tindakan.

Pembentukan opini
Saat ini partai politik diharapkan dapat merealisasikan harapan yang sudah diberikan kepada publik, kepentingan partai lainnya, dan tentunya kepentingan partai itu sendiri. Secara perlahan tapi pasti pola politik yang awalnya tidak memiliki pola mulai terbentuk. Hal ini harus diperhatikan oleh partai politik saat Menyusun strategi.

Ferdinand tonnes yang merupakan pakar komunikasi dari jerman menyatakan bahwa proses pembentukan opini publik terbagi menjadi tiga bagian yakni :

Tahap pertama, Die Luftartigen Position adalah posisi opini ibarat angin ribut. Pada tahap ini, masalah masih acak, tidak menentu, dan sebatas kabar angin.

Belum ada kepastian akan opini yang terbentuk dan semua orang yang memiliki keinginan menjadi capres & cawapres umumnya mulai mencari perhatian masyarakat dengan berbagai cara seperti muncul di sosial media, baliho, bahkan di media kabar.

Tahap kedua, Die Fleissigen Position adalah tahap ketika pembicaraan mengenai suatu masalah sudah mulai terarah dan membentuk pola yang jelas. Pada tahap ini, muncul pro dan kontra. Isu itu bisa disetujui, bisa juga tidak.

Jika melihat keadaan saat ini, terdapat beberapa survei opini publik yang berisikan daftar nama tokoh politik yang berpotensi untuk maju sebagai capres dan cawapres. Contohnya hasil penelitian dan pengembangan dari stasiun TV nasional mulai dari periode 24 september hingga 7 oktober 2022 menyatakan bahwa ganjar pranowo memiliki elektabilitas sebesar 23,3%.

Di posisi kedua ada pak Prabowo subianto yang mendapatkan elektibilitas sebesar 17,6%. Sementara pak anies baswedan berada di posisi ketiga dengan elektibilitas sebesar 16,5%.. Dari contoh berikut dapat dilihat bahwa opini publik mengenai capres dan cawapres mulai terbentuk. Dan dapat dijadikan pertimbangan bagi masyarakat sebelum melakukan pemilihan.

Tahap ketiga, Die Festigen Position adalah tahap penyatuan pendapat anggota kelompok dari tahap-tahap sebelumnya. Pada tahap ini, sudah terjadi kesepakatan bagaimana seharusnya masalah diselesaikan.

Setelah paket ”kuda pacuan” capres- cawapres terdaftar secara resmi di KPU, opini publik kembali akan membentuk tahapannya lagi. Publik nanti akan merespons dengan memperbincangkan tiap-tiap paket pasangan, dan biasanya mulai terkonsolidasi di saat masa kampanye. Probabilitas perolehan suara sudah mulai bisa dihitung meskipun tentu bukan proses yang linear.

Mengapa tahap pembentukan opini publik saat ini lebih dini memasuki tahap die fleissigen position? Hal ini tak terlepas dari manuver Nasdem yang telah mendeklarasikan nama Anies sebagai capres. Hal ini menyebabkan intensitas komunikasi politik kian meningkat. Misalnya, perjumpaan Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat.

Fenomena yang sama dapat kita lihat di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Politisi PPP, PAN, dan Golkar dari samar menjadi lebih eksplisit menyebut sejumlah nama, antara lain Ganjar, Ridwan Kamil, hingga Airlangga Hartarto. Tak ketinggalan, Gerindra dan PKB pun kian intens mematangkan rencana koalisi.

Faktor lain yang membuat fase kedua mengemuka lebih awal adalah hasil survei berbagai lembaga yang selalu menempatkan Ganjar, Prabowo, ataupun Anies konsisten di urutan teratas.

Hal ini turut mengakselerasi dinamika figur ke arah yang lebih terpola. Jika tak ada faktor luar biasa yang merusak situasi, kemungkinan parpol akan menjadikan pendekatan ilmiah membaca opini publik ini sebagai salah satu referensi dalam memutuskan pilihan.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Capres 2024Pemilu 2024
Previous Post

Menelisik Sosok Capres 2024…?

Next Post

Megawati Sebut Amendemen UUD, Pengamat Ingatkan soal Orde Baru

Ruang Politik

Next Post
Ketua Umum PDI-Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri/Ist

Megawati Sebut Amendemen UUD, Pengamat Ingatkan soal Orde Baru

Recommended

Tim TSR Polda Sumbar Kunjungi Masjid Wustha Payakumbuh

Tim TSR Polda Sumbar Kunjungi Masjid Wustha Payakumbuh

1 jam ago
Walikota Payakumbuh Tinjau Pasar Pambukoan di Eks Bioskop Kencana Payakumbuh

Walikota Payakumbuh Tinjau Pasar Pambukoan di Eks Bioskop Kencana Payakumbuh

17 jam ago

Trending

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

5 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

3 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

5 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive