• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
28 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Polusi Udara, Kemenkes: Wacanakan WFH dan Pembelajaran Jarak Jauh

by Ruang Politik
in Nasional
441 5
0
Ilustrasi kualitas udara Jakarta yang memburuk akibat PM2,5 dan SO2. /Pixabay

Ilustrasi kualitas udara Jakarta yang memburuk akibat PM2,5 dan SO2. /Pixabay

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Komunikasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyatakan, Kemenkes belum memiliki wacana menerapkan kembali PJJ atau WFH.

RUANGPOLITIK.COM —Kementerian Kesehatan atau Kemenkes belum memiliki wacana tentang penerapan kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ) maupun bekerja dari rumah atau work from home (WFH) terkait isu polusi udara yang makin memprihatinkan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi pada rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin (14/8/2023), mengungkapkan bahwa pemerintah bakal mempertimbangkan opsi WFH atau sebagian ke kantor dan lainnya di rumah (hibrid) pada kondisi polusi udara yang parah.

RelatedPosts

KRL Green Line Rangkasbitung Makin Padat, Sofwan Dedy Desak Infrastruktur Diperkuat

Pintu KRL INKA Bermasalah, Mufti Anam Minta Pengujian Diperketat Sebelum Digunakan

174.694 Kasus ISPA Akibat Karhutla, Obet Rumbruren Desak Pemerintah Perkuat Penanganan

Sementara itu, secara terpisah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga menyarankan diberlakukannya kembali WFH dan PJJ terkait ancaman polusi udara di kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Komunikasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyatakan, Kemenkes belum memiliki wacana menerapkan kembali PJJ atau WFH.

Siti Nadia Tarmizi mengingatkan mengenai dampak dari WFH dan PJJ saat pandemi. Kendati kedua upaya tersebut sangat berarti dalam menghindari penularan dan penyebaran Covid-19, dampaknya juga cukup signifikan bagi perekonomian dan pendidikan.

“Kita kan sudah punya studinya ya, pada waktu WFH berapa angka ketertinggalan,” ucap Nadia kepada awak media seusai Penganugerahan Tenaga Kesehatan Teladan 2023 di Jakarta, Selasa (15/8/2023).

Nadia yakin ada solusi-solusi lain di luar PJJ dan WFH, misalnya untuk menekan polusi udara maka diselenggarakan car free day, adanya program penggunaan kendaraan listrik, atau insentif untuk pajak kendaraan listrik.

Meskipun WFH dan PJJ ini diusulkan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga negara, Nadia mengatakan, langkah ini justru berpengaruh pada kemunduran kualitas pendidikan yang diterima anak-anak.

Meskipun demikian, Nadia menyatakan bahwa Kemenkes akan mengikuti arahan yang disampaikan Presiden Jokowi.

Nadia menekankan, Kemenkes lebih fokus pada upaya pencegahan melalui edukasi warga agar menjaga kesehatan diri.

Lebih lanjut, Nadia menyebut asap rokok juga menjadi salah satu penyebab polusi. Apalagi dampak dari asap rokok terhadap perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif.

“Jangan kita hanya ngomongin polusi udara. Polusi yang utama itu termasuk dengan ngerokok itu (polusi) paling dekat dan kita selalu perjuangkan supaya ada kawasan bebas asap rokok,” katanya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perkembangan situasi dan mengikuti pedoman yang diberikan oleh pemerintah dan lembaga kesehatan terkait. Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, diharapkan polusi udara dapat dikendalikan dan kualitas udara yang lebih baik dapat diwujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Kemenkes RIPolusi Udara
Previous Post

76 Paskibraka yang Bertugas di Upacara HUT Ke-78 RI, Ini Daftarnya…

Next Post

Bamsoet: Sidang Tahunan MPR 2023 Bakal Lebih Dahsyat Dibanding Tahun Lalu

Ruang Politik

Next Post
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo/Ist

Bamsoet: Sidang Tahunan MPR 2023 Bakal Lebih Dahsyat Dibanding Tahun Lalu

Recommended

Aspon Dodi Kembali Memimpin PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota, Setelah Meraih Suara Terbanyak

Aspon Dodi Kembali Memimpin PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota, Setelah Meraih Suara Terbanyak

12 jam ago
KRL Green Line Rangkasbitung Makin Padat, Sofwan Dedy Desak Infrastruktur Diperkuat

KRL Green Line Rangkasbitung Makin Padat, Sofwan Dedy Desak Infrastruktur Diperkuat

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Erick Thohir/ Ist

Pilpres 2024, Erick Thohir Bicara Kans Maju…

4 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

2 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive