• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Keluarga Duga Bripda Ignatius Jadi Korban Pembunuhan Berencana

by Ruang Politik
in Kilas Update
434 4
0
Jenazah Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) dimakamkan di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu 26 Juli 2023 dengan upacara militer. Bripda Ignatius merupakan korban polisi tembak polisi di Rusun Polri Cikeas, Bogor, Minggu, 23 Juli 2023. /Ist

Jenazah Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) dimakamkan di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu 26 Juli 2023 dengan upacara militer. Bripda Ignatius merupakan korban polisi tembak polisi di Rusun Polri Cikeas, Bogor, Minggu, 23 Juli 2023. /Ist

469
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menurut Jajang, pihaknya merasa janggal dengan peristiwa senpi yang tiba-tiba meletus dan karena kelalaian. Terlebih lagi hal itu dilakukan oleh seorang anggota Densus 88 Antiteror Polri yang seharusnya sudah terlatih.

RUANGPOLITIK.COM —Keluarga menduga Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage atau Bripda IDF menjadi korban pembunuhan berencana terkait kasus polisi tembak polisi di Bogor.

Bripda Ignatius diketahui tewas tertembak senjata api (senpi) rakitan ilegal oleh rekannya Bripda IMS.

RelatedPosts

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Silaturahmi Penuh Harap di Rumah Pribadi Bupati, Tokoh Masyarakat Ajak Redam Isu dan Jaga Marwah Limapuluh Kota

Keluarga Bripda Ignatius akan melaporkan soal dugaan pembunuhan berencana ke Mabes Polri.

“Kami sudah koordinasi dengan tim bahwa rencananya minggu depan kami dan keluarga akan datang ke mabes juga rencananya kami akan buat LP versi kami. Kami menduga (Pasal) 340 pembunuhan berencana,” kata Jajang, kuasa hukum Bripda Ignatius saat dikonfirmasi, Minggu (30/7/2023).

Menurut Jajang, pihaknya merasa janggal dengan peristiwa senpi yang tiba-tiba meletus dan karena kelalaian. Terlebih lagi hal itu dilakukan oleh seorang anggota Densus 88 Antiteror Polri yang seharusnya sudah terlatih.

“Bagaimana ceritanya anggota Densus 88 bisa lalai, itu orang terlatih loh, tidak bisa diterima kami seperti itu,” ucapnya.

“Makanya tewasnya Bripda Ignasius kami duga ada hal lain di balik semua itu, makanya kami duga memang si korban direncanakan dibunuh secara matang,” sambungnya.

Jajang mengatakan, salah satu tersangka menunjukan senpi ke kawan yang lain. Saat itu, magasin senpi tersebut dalam keadaan kosong atau tidak ada pelurunya.

“Tetapi kemudian dimasukan kembali ke dalam tas magasin itu dan ketika korban masuk kamar di situlah terjadi pembunuhan itu. Kami duga ini ada dugaan (Pasal) 340 itu, perencanaan itu,” imbuhnya.

Kendati demikian, Jajang belum memerinci kapan tepatnya pelaporan ke ke Bareskrim Polri akan dilakukan. Hal ini mengingat masih ada acara adat setelah 7 hati wafatnya Bripda Ignatius.

Kasus polisi tembak polisi itu terjadi di Rusun Aspol, Cikeas, Bogor, Sabtu (22/7/2023) malam. Peristiwa ini bermula saat Bripda IMS bersama saksi AN dan AY berkumpul di kamar saksi AN sekitar pukul 20.40 WIB. Saat berkumpul, mereka mengonsumsi minuman keras.

Kemudian, tersangka IMS menunjukkan senjata api yang dibawanya kepada kedua saksi AN dan AY. Saat ditunjukkan, senjata api ilegal tersebut belum memiliki peluru di dalam magasinnya.

“Tersangka IMS lalu memasukkan senjata api tersebut ke dalam tas dan memasukkan magasin ke dalam tas,” ungkap Kapolres Bogor Kabupaten, AKBP Rio Wahyu Anggoro, Jumat (28/7/2023).

Pada pukul 01.39 WIB, Bripda IDF memasuki kamar saksi AN, dan tersangka IMS kembali menunjukkan senjata api ilegal tersebut seperti yang diakui oleh saksi AN dan AY.

Secara tiba-tiba senjata api itu meletus saat IMS menunjukkannya kepada korban. Peluru senpi itu kemudian mengenai leher Bripda IDF, tepat di bawah telinga sebelah kanan dan menembus ke bagian belakang leher sebelah kiri.

Hasil pemeriksaan rekaman CCTV menunjukkan peristiwa itu berlangsung selama 3 menit. Saksi AY keluar dari TKP pada pukul 01.43 WIB.

“Perkiraan durasi kejadian dari masuk hingga keluarnya saksi adalah 3 menit 53 detik,” kata Rio.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Densus 88Kasus penembakanPolri
Previous Post

Kuasa Hukum Bripda Ignatius: Sering Dicekoki Miras oleh Seniornya

Next Post

DPR Imbau Jangan Sampai TNI yang Terlibat Kasus Basarnas Lolos

Ruang Politik

Next Post
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP Arsul Sani di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 16 September 2022. /Ist

DPR Imbau Jangan Sampai TNI yang Terlibat Kasus Basarnas Lolos

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

10 jam ago
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

21 jam ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

4 hari ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive