Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Kuasa Hukum Bripda Ignatius: Sering Dicekoki Miras oleh Seniornya

by Ruang Politik
in Kilas Update
439 5
0
Jenazah Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) dimakamkan di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu 26 Juli 2023 dengan upacara militer. Bripda Ignatius merupakan korban polisi tembak polisi di Rusun Polri Cikeas, Bogor, Minggu, 23 Juli 2023./Ist

Jenazah Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) dimakamkan di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu 26 Juli 2023 dengan upacara militer. Bripda Ignatius merupakan korban polisi tembak polisi di Rusun Polri Cikeas, Bogor, Minggu, 23 Juli 2023./Ist

475
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menurut Jajang, pihaknya menduga senior yang mencekoki Bripda Ignatius dengan miras itu merupakan tersangka Bripka IG. Menurut Jajang, Bripda Ignatius juga sering menolak perintah seniornya, terutama berkaitan dugaan transaksi senpi ilegal. Sikap Bripda Ignatius itu diduga menimbulkan rasa jengkel dan marah seniornya.

RUANGPOLITIK.COM —Jajang, kuasa hukum keluarga Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage atau Bripda IDF menyebut Bripda Ignatius sering dipaksa meminum minuman keras (miras) dan dicekoki oleh seniornya.

Diketahui, Bripda Ignatius tewas tertembak senjata api (senpi) rakitan ilegal oleh rekannya Bripda IMS dalam peristiwa polisi tembak polisi di Bogor.

RelatedPosts

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

“Seniornya itu sering memaksa almarhum Bripda Ignatius untuk minum minuman keras dan sering cekokin minuman keras kepada almarhum. Padahal almarhum tidak suka dan tidak minum minuman beralkohol,” kata Jajang saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (30/7/2023).

Menurut Jajang, pihaknya menduga senior yang mencekoki Bripda Ignatius dengan miras itu merupakan tersangka Bripka IG. Menurut Jajang, Bripda Ignatius juga sering menolak perintah seniornya, terutama berkaitan dugaan transaksi senpi ilegal. Sikap Bripda Ignatius itu diduga menimbulkan rasa jengkel dan marah seniornya.

“Karena adanya peredaran dan transaksi senpi ilegal tersebut kami duga almarhum Bripda Ignatius tidak mau bekerja sama dengan para tersangka IMS dan IG untuk bisnis gelap senpi tersebut,” ucapnya.

Untuk itu, Jajang menduga Bripda Ignatius merupakan korban pembunuhan berencana yang dilakukan oleh tersangka IMS dan IG. Hal itu dilihat dari jeda waktu mengisi amunisi dan memasukan magasin senpi yang dilakukan oleh tersangka IMS

“Sebelum korban almarhum Bripda Ignatius masuk ke kamar saksi AN yang kami duga ditembak dengan menodongkan senpi lansung ke arah yang mematikan,” tutur Jajang.

Tidak hanya itu, Jajang juga mengungkapkan bahwa sebelum meninggal, almarhum sering bercerita kepada pacarnya mengenai ketakutannya atas perilaku para seniornya.

“Oleh sebab itu almarhum sering berpesan minta doa kalau ada kegiatan pertemuan dengan seniornya. Jadi bukti-bukti komunikasi WA antara orang tua almarhum, pacar almarhum itu masih kami simpan,” katanya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Densus 88Kasus penembakanPolri
Previous Post

Usut Tuntas Kasus Kabasarnas, TNI Libatkan KPK

Next Post

Keluarga Duga Bripda Ignatius Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Ruang Politik

Next Post
Jenazah Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) dimakamkan di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu 26 Juli 2023 dengan upacara militer. Bripda Ignatius merupakan korban polisi tembak polisi di Rusun Polri Cikeas, Bogor, Minggu, 23 Juli 2023. /Ist

Keluarga Duga Bripda Ignatius Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

2 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

7 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election