• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Round Up

Kesaksian Lucky Hakim Soal Al Zaytun, Bongkar Masalah Masjid hingga Kapal

by Ruang Politik
in Round Up
430 13
0
Mantan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim (tengah) menjawab pertanyaan wartawan saat istirahat di sela pemeriksaan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 14 Juli 2023. /Antara

Mantan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim (tengah) menjawab pertanyaan wartawan saat istirahat di sela pemeriksaan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 14 Juli 2023. /Antara

474
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lucky Hakim hadir sebagai saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan penistaan agama oleh pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang, Jumat 14 Juli 2023.

RUANGPOLITIK.COM —Mantan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim hadir di pemeriksaan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri sebagai saksi.

Lucky Hakim hadir sebagai saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan penistaan agama oleh pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang, Jumat 14 Juli 2023.

RelatedPosts

DPR RI 2024, Siapa Saja Petahana PDIP Terancam Gagal Lolos?

Hak Angket Pernah Dilakukan di Indonesia?

Cawapres Termiskin, Cak Imin, Gibran, atau Mahfud MD?

Lucky yang tiba di Bareskrim Polri sekitar pukul 09.43 WIB dengan mengenakan kemeja lengan panjang.

Kesaksian Lucky Hakim

1. Lucky Hakim Takjub dan Heran dengan Kekayaan Al Zaytun

Lucky Hakim sempat merasa takjub sekaligus heran melihat kemegahan dan kekayaan Ponpes Al Zaytun.

“Cuma di benak saya, ini di benak saya, ini uangnya banyak banget, bisa beli ribuan, bisa triliun lah gitu, tapi kan saya tidak sopan, azas kesopanan tidak mungkin saya nanya uangnya dari mana, saya cuma kok kaya banget, hebat amat,” ujarnya.

Pria 43 tahun itu mengungkap kekagumannya akan kebesaran dan kemegahan pesantren tersebut. Ia mengaku mengunjungi Al Zaytun dua kali yakni saat kampanye, juga saat masih menjabat Wakil Bupati Indramayu.

“Karena ingin melihat di dalam Al Zaytun itu ada apa, waktu zaman kampanye, saya melihat masjid besar sekali, dan segala cerita-cerita ada di luar,” katanya.

Bahkan, kata Lucky Hakim, biaya listrik Al Zaytun bisa mencapai Rp170 juta. “Bayar listriknya seratus berapa juta, Rp170 jutaan kan gitu. Uangnya dari mana?” ucapnya, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Juli 2023.

Kemudian, Al Zaytun juga merupakan pembayar pajak bumi dan bangunan (PBB) terbesar di Indramayu, Jawa Barat.

“Saya tahu dari mana, karena Al Zaytun pembayar PBB (pajak bumi bangunan) terbesar, kan bayarnya ke pemda Indramayu,” katanya.

Selain memiliki pertanian dan perkebunan, Lucky Hakim juga mengatakan Al Zaytun membuat kapal. “Kapal-kapal yang dibuat yang dimiliki oleh Al Zaytun kapal-kapal laut sekitar gross tonnage (GT), mungkin harganya mahal-mahal,” katanya.

Tak hanya itu, menuturkan, daya tampung masjid yang ada di Al Zaytun lebih besar daripada Masjid Istiqlal.

2. Diajarkan Salam Berbeda

Lucky Hakim menuturkan, sudah dua kali bersilaturahmi ke Ponpes Al Zaytun. Kali pertama dia menginjakkan kaki di pesantren yang ada di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, itu pada 29 Juli 2022, kala itu sebagai tamu undangan dan wakil kepala daerah.

Saat kunjungan kedua kali dalam acara ulang tahun Panji Gumilang, ia hadir di Masjid Rahmatan Lil Alamin Ponpes Al Zaytun. Ketika memberikan sambutan, ia diajarkan salam selain Assalamu’alaikum yang lazim diucapkan umat Islam.

Salam Havenu Shalom Aleichem berbahasa Ibrani itu sempat dikiranya merupakan Bahasa Belanda sebelum diketahui bahwa itu adalah lagu Yahudi. Lucky mengaku merasa ada yang berbeda dengan salamnya. Setelah dari sana, ia baru tahu ada desas-desus Al Zaytun dianggap menyimpang.

“Pak Panji memberikan sambutan terakhir kan dan disini saya mulai merasa ada hal yang berbeda setelah Assalamu’alaikum. Pak Panji bilang saya akan mengajarkan salam yang bukan Assalamualaikum saja, dalam bentuk bernyanyi,” katanya kepada awak media.

Asal Mula Lucky Hakim Terseret Kasus Al Zaytun
Nama Lucky Hakim diseret dalam kasus Al Zaytun karena ia tersorot kamera saat hadir dalam perayaan ulang tahun Panji Gumilang di Ponpes Al Zaytun. Saat itu, Panji Gumilang bersama para santrinya menyanyikan lagu Yahudi, Havenu Shalom Aleichem, berbahasa Ibrani.

Meski begitu, Lucky Hakim mengaku hanya diundang. Ia juga terkejut saat Panji Gumilang dan santrinya menyanyikan lagu Yahudi.

“Cuma gue berfikir ini berbeda. Ya berbeda saja, nggak seperti yang, kan saya sering ke pesatren-pesantren lain di Indramayu dan bahkan di Indonesia lainnya berbeda, nggak seperti biasannya,” kata Lucky di podcast Uya Kuya.

Panji Gumilang dilaporkan terkait dugaan pelanggaran Pasal 156 A tentang Penistaan Agama. Namun, dari hasil gelar perkara tambahan Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum menemukan dugaan pelanggaran pidana Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Alasan Al Zaytun tak dibubarkan
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meyakini, pesantren tak pernah melahirkan generasi buruk. Oleh sebab itu, perlu melakukan pembinaan.

“Pesantren nanti bina secara resmi. Pesantren itu memang tidak pernah melahirkan teroris,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, alumni-alumni pesantren bagus-bagus, kurikulumnya juga bagus. Namun yang di balik itu, menurutnya yang akan ditindak.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Al ZaytunJabarPolri
Previous Post

Al Zaytun Pemberi PBB Terbesar di Indramayu

Next Post

Pemilu 2024, BPIP Dukung KPK “Hajar Serangan Fajar

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Pemilu 2024/RuPol

Pemilu 2024, BPIP Dukung KPK "Hajar Serangan Fajar

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

13 jam ago
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

24 jam ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

4 hari ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive