• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Kasus Antraks Gunung Kidul Yogyakarta Diusulkan Jadi KLB

by Ruang Politik
in Daerah
440 5
0
Hewan Ternak/Ilustrasi

Hewan Ternak/Ilustrasi

476
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebelumnya, Wakil Bupati Gunung Kidul Heri Susanto menyebut bahwa Pemkab setempat belum berencana untuk menetapkan status KLB atas kasus antraks. Ia pun menjelaskan alasan dari keputusan tersebut.

RUANGPOLITIK.COM —Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengusulkan penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait kasus penyakit antraks di wilayah setempat. Nota dinas usulan pun telah dikirimkan kepada bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty mengatakan, dalam nota tersebut, kasus antraks sudah dapat dikategorikan sebagai KLB. Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 1501 tahun 2010

RelatedPosts

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Kejanggalan di Balik Sidang Kepailitan Surabaya, Panitera Pengganti Kirim “Alamat Palsu”

Heppy Trenggono Sebut Kawasan Terpadu Batang Bisa Jadi Ekosistem Ekonomi

“Kami sudah menyampaikan nota dinas kepada bupati. Tapi semua keputusan kami serahkan sepenuhnya kepada pimpinan,” katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Jumat, 7 Juli 2023.

Meski demikian, hingga saat ini, Dinkes Gunung Kidul belum diperintahkan untuk menetapkan status KLB antraks.

“Kami menunggu keputusan pimpinan untuk penetapan KLB Antraks,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Gunung Kidul Heri Susanto menyebut bahwa Pemkab setempat belum berencana untuk menetapkan status KLB atas kasus antraks. Ia pun menjelaskan alasan dari keputusan tersebut.

“Untuk saat ini, kasus antraks masih dapat ditangani, sehingga belum ada rencana penetapan status KLB. Selain itu Padukuhan Jati jauh dari permukiman padat penduduk dan jaraknya jauh dengan padukuhan yang lain,” ucapnya.

Sebagai langkah pencegahan penularan antraks, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Sugeng Purwanto pun telah melarang keluar-masuknya hewan ternak sapi dan kambing di wilayah Dusun Jati, Gunung Kidul.

Kasus Antraks di Gunung Kidul
Penyakit antraks menyebabkan kematian warga di Dusun Jati, Gunung Kidul. Kasus ini mulanya berasal dari sapi mati yang disembelih, dan dagingnya dibagikan ke warga setempat.

“Baru pada 2023 ini ada tiga kasus kematian akibat antraks di Indonesia. Satu suspek (WP) karena sudah ada hasil pemeriksaan laboratorium. Yang dua lainnya belum sempat diperiksa karena langsung meninggal,” tutur Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Imran Pambudi.

Dinkes DIY juga telah melakukan sero survei pada 125 sampel orang di dusun tersebut. Hasilnya, 87 sampel di antaranya sero positif atau suspek antraks.

Warga Gunung Kidul yang berstatus suspek antraks tersebut akan menjalani pemeriksaan sampel darah pada hari ini, Jumat, 7 Juli 2023. Menurut Entomolog Kesehatan Dinkes DIY Rega Darmawan, seseorang dapat dinyatakan positif antraks ketika telah melewati dua kali pemeriksaan sampel darah atau sero survei.

“Bisa dikatakan positif antraks kalau sudah dilakukan dua kali pemeriksaan dan itu dua-duanya sero positif. Apabila sebelumnya sudah diperiksa hasilnya sero positif, kemudian minimal 10 hari setelahnya diperiksa lagi, dia seropositif lagi, itu artinya positif,” katanya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Antrakssapi
Previous Post

Jokowi Gelar Rapat Tertutup Bahas Pembebasan Pilot Susi Air

Next Post

Banjir Lahar Dingin Terjang Lumajang, Tiga Orang Meninggal

Ruang Politik

Next Post
Banjir lahar dingin terjang Kabupaten Lumajang. /Tangkapan Twitter @merapi_uncover

Banjir Lahar Dingin Terjang Lumajang, Tiga Orang Meninggal

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

2 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

4 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive