• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Mahfud MD: Al Zaytun Tidak Usah Dibesar-Besarkan

by Ruang Politik
in Nasional
414 31
0
Plt Menteri Komunikasi dan Informatika RI Mahfud MD bersama jajaran eselon kemkominfo saat melakukan jumpa pers usai melantik 4 pejabat eselon 1 di Jakarta, Selasa (23/5/2023)/Ist

Plt Menteri Komunikasi dan Informatika RI Mahfud MD bersama jajaran eselon kemkominfo saat melakukan jumpa pers usai melantik 4 pejabat eselon 1 di Jakarta, Selasa (23/5/2023)/Ist

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sementara terkait konstitusi, Mahfud menyebut Ponpes Al Zaytun sebagai lembaga pendidikan akan dibina agar menjadi lembaga pendidikan yang sesuai dengan visi dan misinya.

RUANGPOLITIK.COM —‘Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meminta masalah Ponpes Al Zaytun tidak perlu dibesar-besarkan. Hal ini lantaran pemimpin Al Zaytun, Panji Gumilang sudah ditangani oleh penegak hukum.

“Tentang Al-Zaytun tidak usah dibesar-besarkan karena sebenarnya biangnya kan di orang yang bernama Panji Gumilang itu dan ini sudah ditangani,” ungkap Mahfud MD didampingi Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono usai menemui Wapres Ma’aruf Amin, Selasa (4/7/2023).

RelatedPosts

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Dikunjungi Gubernur ASR di Madinah, Jamaah Haji Berterima Kasih pada Gubernur

Menurut Mahfud, pemerintah melakukan tiga langkah hukum untuk menindak dugaan penistaan dan penyimpangan agama yang ada di lingkup Ponpes Al Zaytun. Pertama, proses hukum kepada perseorangan yang telah melakukan tindak pidana dari sekian banyak laporan yakni kepada pemimpin Al Zaytun, Panji Gumilang. Sehingga kata Mahfud, tinggal menunggu waktu saja ke tahap berikutnya yaitu penetapan tersangka.

“Sekarang sudah mulai masuk ke penyidikan, sudah gelar perkara, sudah diumumkan penyidikan. Tinggal beberapa waktu ke depan penersangkaan. Sesudah penersangkaan kan pendakwaan di pengadilan kalau sudah pendakwaan, penuntutan, sudah penuntutan ya vonis, pengambilan keputusan. Itu yang Al Zaytun pidana terhadap orangnya,” jelas Mahfud.

Sementara terkait konstitusi, Mahfud menyebut Ponpes Al Zaytun sebagai lembaga pendidikan akan dibina agar menjadi lembaga pendidikan yang sesuai dengan visi dan misinya.

“Tidak boleh ada kegiatan terselubung dan penyisipan kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” sebut dia.

Untuk itu, Mahfud mengatakan, lembaga pendidikan Al Zaytun yang terdiri dari ponpes dan sekolah mulai dari ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah sampai perguruan tinggi akan dibina di bawah pengawasan Kementerian Agama (Kemenag).

“Pondok pesantren dan sekolah mulai dari ibtidaiyah, tsanawiyah, Aliyah sampai perguruan tinggi itu akan dibina di bawah pengawasan Kemenag yang selama ini memang menjadi pembina,” ujar Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud menanggapi rekomendasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang meminta aset Ponpes Al Zaytun yang berada di Indramayu untuk dibekukan. Mahfud menuturkan usulan tersebut masih akan ditampung terlebih dahulu sembari melihat perkembangan kasusnya secara nasional.

“Ya kita tampung dulu, perkembangannya sebagai masukan bagus karena beliau yang tahu di daerah tetapi beliau tahu di lapangan khusus Jabar,” tutur dia.

“Sementara kami melihat dari atas, di daerah lain bagaimana kan gitu. Jangan sampai berimplikasi di satu tempat, di daerah lain kok tidak, ini kok tidak. Itu kan kita seperti helikopter nih, sebagai yang di atas melihat ke bawah, Pak Ridwan Kamil benar dia melihat di situ ada masalah yang harus dia usulkan tetapi kami memutuskan berdasarkan (seluruh) Indonesia,” lanjutnya.

Untuk itu, hingga kini, Mahfud menyatakan belum ada keputusan sampai dengan pembekuan perizinan Al Zaytun. Meskipun, Mahfud mengakui sudah pernah mendiskusikan hal tersebut.

“Belum ada keputusan sampai di situ, kita belum sejauh itu untuk memutuskan, mendiskusikan sih sudah pernah tapi kita belum memutuskan hal yang seperti itu,” kata Mahfud.

Untuk itu, Mahfud mengatakan, lembaga pendidikan Al Zaytun yang terdiri dari ponpes dan sekolah mulai dari ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah sampai perguruan tinggi akan dibina di bawah pengawasan Kementerian Agama (Kemenag).

“Pondok pesantren dan sekolah mulai dari ibtidaiyah, tsanawiyah, Aliyah sampai perguruan tinggi itu akan dibina di bawah pengawasan Kemenag yang selama ini memang menjadi pembina,” ujar Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud menanggapi rekomendasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang meminta aset Ponpes Al Zaytun yang berada di Indramayu untuk dibekukan. Mahfud menuturkan usulan tersebut masih akan ditampung terlebih dahulu sembari melihat perkembangan kasusnya secara nasional.

“Ya kita tampung dulu, perkembangannya sebagai masukan bagus karena beliau yang tahu di daerah tetapi beliau tahu di lapangan khusus Jabar,” tutur dia.

“Sementara kami melihat dari atas, di daerah lain bagaimana kan gitu. Jangan sampai berimplikasi di satu tempat, di daerah lain kok tidak, ini kok tidak. Itu kan kita seperti helikopter nih, sebagai yang di atas melihat ke bawah, Pak Ridwan Kamil benar dia melihat di situ ada masalah yang harus dia usulkan tetapi kami memutuskan berdasarkan (seluruh) Indonesia,” lanjutnya.

Untuk itu, hingga kini, Mahfud menyatakan belum ada keputusan sampai dengan pembekuan perizinan Al Zaytun. Meskipun, Mahfud mengakui sudah pernah mendiskusikan hal tersebut.

“Belum ada keputusan sampai di situ, kita belum sejauh itu untuk memutuskan, mendiskusikan sih sudah pernah tapi kita belum memutuskan hal yang seperti itu,” kata Mahfud.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: JabarPonpes Al Zaytun
Previous Post

KPK Menanti LHKPN Menpora Dito Ariotedjo

Next Post

Korupsi BTS, Komisaris PT Solitech Media Synergy Didakwa Diperkaya Rp 119 M

Ruang Politik

Next Post
Komisaris PT Solitech Media Synergy Didakwa Diperkaya Rp 119 M/Ist

Korupsi BTS, Komisaris PT Solitech Media Synergy Didakwa Diperkaya Rp 119 M

Recommended

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

2 jam ago
Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

2 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive