• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
03 - 11 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Round Up

Bagaimana Nasib NasDem di Kabinet Jokowi Usai Johnny Plate Tersangka?…

by Ruang Politik
in Round Up
454 9
0
Presiden Jokowi dan Surya Paloh/Ist

Presiden Jokowi dan Surya Paloh/Ist

495
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Kendati demikian, Paloh mengaku tak akan lagi menyodorkan nama pengganti Plate di kabinet Presiden Joko Widodo. Ia juga menantang Kejagung periksa NasDem atas kasus Plate.

RUANGPOLITIK.COM —Penetapan Menkominfo Johnny G Plate sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan menara pemancar (BTS) jaringan 4G dan infrastruktur pendukung paket 1-5 BAKTI Kominfo membuat Ketua Umum NasDem Surya Paloh menggelar rapat darurat bersama petinggi partai.

Tak hanya elite partai NasDem, Anies Baswedan yang merupakan bakal calon presiden (bacapres) koalisi perubahan bersama PKS dan Demokrat di Pilpres 2024 ikut dipanggil.

RelatedPosts

DPR RI 2024, Siapa Saja Petahana PDIP Terancam Gagal Lolos?

Hak Angket Pernah Dilakukan di Indonesia?

Cawapres Termiskin, Cak Imin, Gibran, atau Mahfud MD?

Usai bertemu Anies mengaku salut dengan Paloh yang berani mengambil risiko besar atas pilihan politik partai jelang Pemilu 2024. Anies juga mengatakan Tuhan akan berpihak pada kebenaran atas cobaan besar yang dialami Nasdem.

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh./Ist
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh./Ist

Sementara itu, Surya Paloh mengaku penetapan Plate berpengaruh pada pencapresan Anies. Paloh juga menyinggung hukum alam jika benar penetapan tersangka terhadap Plate ini tidak terlepas dari intervensi politik dan kekuasaan.

Kendati demikian, Paloh mengaku tak akan lagi menyodorkan nama pengganti Plate di kabinet Presiden Joko Widodo. Ia juga menantang Kejagung periksa NasDem atas kasus Plate.

Peradilan Johnny Plate Harus Transparan Agar Tidak Dicap Politis/Ist
Peradilan Johnny Plate Harus Transparan Agar Tidak Dicap Politis/Ist

Sebelum Plate jadi tersangka dan ditahan, Paloh sudah pernah menyinggung bahwa secara normatif, partainya sudah tidak dibutuhkan oleh Jokowi dalam koalisi pendukung pemerintahan. Hal itu disampaikan bekas politikus Golkar tersebut usai NasDem tak diundang Jokowi rapat di Istana Negara bersama partai koalisi. Kala itu Jokowi juga menyindir bahwa NasDem sudah punya koalisi sendiri.

Pengamat Politik Universitas Andalas Asrinaldi menilai kasus dugaan korupsi BTS Kominfo oleh Plate berdampak ke NasDem. Ia menilai NasDem tengah berada di posisi yang pasif.

NasDem, jelas dia, bakal menerima jika kadernya di-reshuffle namun juga enggan mengundurkan diri. Ia menyebut NasDem sedang melihat sikap Jokowi terhadap kader selain Plate yang juga menjabat sebagai menteri di kabinet Jokowi.

Presiden Jokowi & surya Paloh/Ist
Presiden Jokowi & surya Paloh/Ist

“Justru Surya Paloh akan melihat apa sikap Jokowi dengan kondisi ini, di situlah baru Nasdem akan bersikap merespons yang dilakukan Presiden Jokowi. Melihat kondisi ini posisi NasDem memang sudah lemah. Karena keteguhan hatinya untuk tidak mendukung keinginan Jokowi dalam pencalonan presiden (di Pilpres 2024). Tentu ini jadi alasan Jokowi,” ujar Asrinaldi.

Ia menilai Jokowi tidak melanggar etika apabila mengambil langkah untuk ganti semua kader NasDem dalam jajarannya.

Asrinaldi menyebut bisa jadi Jokowi menganggap NasDem tidak lagi berkomitmen dengan kesepakatan yang dibangun, sehingga layak dikeluarkan dari Pemerintahan.

Hal itu, jelas dia, sudah terlihat ketika Jokowi tidak mengundang NasDem dalam pertemuan partai koalisi di Istana.

Atas dasar itu, Asrinaldi menyebut NasDem lebih baik keluar dari jajaran parpol koalisi pemerintahan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pilihannya (NasDem) mestinya keluar dari pemerintahan sambil menunjukkan sikap politiknya kepada Jokowi. Itu lebih terhormat dan gentlement,” jelas Asrinaldi.

Terpisah, Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Aljabar Strategis Arifki Chaniago mengatakan sosok yang bakal menjadi pengganti Johnny Plate di kabinet Jokowi menjadi penting untuk diperhatikan karena dapat menjadi kode soal nasib NasDem ke depan.

“Yang paling menarik itu siapakah pengganti Johnny Plate. Ketika pengganti Johnny Plate masih kader NasDem, artinya Nasdem masih dianggap oleh pemerintahan Jokowi. Dan ketika penggantinya di luar NasDem, berarti ini secara gak langsung cara NasDem dikeluarkan dan dikucilkan sebagai bagian dari kabinet,” kata Arifki.

Selain itu, Arifki melihat secara politik, dukungan NasDem kepada Anies Baswedan juga berdampak pada konstelasi dan posisi NasDem di kabinet Jokowi. Ia menyebut dengan adanya kasus dugaan korupsi BTS yang menyeret Johnny Plate ini secara tidak langsung memudahkan Jokowi untuk mengeluarkan kader NasDem dari jajarannya.

Sebab, secara tidak langsung Jokowi punya kepentingan dengan penerusnya di Pemilu 2024. Arifki mengatakan skema yang dibuat oleh NasDem itu berseberangan dengan keinginan Jokowi karena Anies mengidentikkan dirinya oposisi atau antitesis Jokowi.

Arifki menilai semakin kencang kritik yang dilayangkan NasDem dan Anies, maka secara tidak langsung akan membuat Jokowi tidak nyaman. Sebab, kader NasDem masih menduduki dua bangku menteri.

“Mungkin-mungkin saja kan pak Jokowi akan mengkritik atau mungkin akan mengganti dua menteri NasDem yang lainnya karena tidak lagi sepaham dengan narasi pemerintah,” jelas Arifki.

Kendati demikian, Arifki NasDem juga dinilai sulit untuk hengkang dari koalisi Jokowi lantaran lemahnya daya tawar NasDem kini.
“Menurut saya, NasDem bakal kesulitan untuk keluar sendiri. Karena jika ia keluar sendiri bakal dianggap meninggalkan Jokowi. Tawar menawar NasDem dengan Jokowi tidak lagi terlalu strategis seperti dulu,” kata Arifki.

Nasdem harus sadar, Anies makin gencar kritik
Arifki juga merespons sikap Anies Baswedan yang makin gencar dan terang-terangan melayangkan kritik terhadap pemerintah Jokowi. Menurut Arifki, secara tidak langsung, NasDem bisa jadi membaca bahwa dirinya akan dikeluarkan dari kabinet Jokowi.

Anies Baswedan dan Surya Paloh. /Ist
Anies Baswedan dan Surya Paloh. /Ist

Arifki menilai Anies tidak memiliki pilihan lain, kecuali mengkritik pemerintah dengan menggunakan narasi oposisi, untuk menggaet suara pemilih di Pilpres 2024 mendatang.

“Makanya pandangan-pandangan frontal terhadap pemerintahan Jokowi adalah cara bagi Anies untuk membangun batas atau garis bahwa dia bukan bagiannya Jokowi,” jelas Arifki.

Menteri Nasdem tidak nyaman
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai kasus Plate akan membuat menteri NasDem yang lain menjadi tidak nyaman dalam menjalankan tugasnya.

Para menteri dari Partai NasDem/Repro
Para menteri dari Partai NasDem/Repro

Atas dasar itu ia menilai NasDem mestinya menarik para kadernya dari jabatan menteri dari kabinet Jokowi demi menjaga martabat partai.

“Surya Paloh seyogyanya sensitif melihat itu daripada menteri-menterinya bekerja tidak nyaman dan itu bisa jadi dibuat sengaja tidak nyaman, kan lebih baik didahului dengan menarik para menterinya. Itu akan membuat harga diri NasDem lebih tinggi dan menunjukkan bahwa NasDem itu tidak sekadar menempatkan mentri-menterinya untuk mendapatkan kekuasaaan. Tetapi niat awal mereka adalah utnuk membantu Jokowi agar periode Jokowi itu sukses,” kata Jamiluddin kepada awak media.

Di sisi lain menurut Jamiluddin, Jokowi terlihat sulit menendang kader NasDem dari kabinet lantaran jasa NasDem cukup besar dalam pemenangannya dulu. Ia menyebut ada dua kemungkinan yang bakal dilakukan Jokowi, yakni menunggu kasus seperti yang terjadi pada Johnny Plate atau membuat menteri NasDem tidak betah.

“Yang lebih utama saya melihatnya begini, kalau NasDem tidak segera menarik menterinya dari kabinet, ini kan membuat NasDem juga akan serba salah saat mengusung Anies. Karena kalau NasDem tetap ada di koalisi, tentu NasDem tidak bisa atau tidak leluasa untuk menyatakan sikap-sikap politiknya,” jelas Jamiluddin.

NasDem dinilai bakal mendapat keuntungan jika memilih menjadi partai opsisi pemerintah. NasDem disebut dapat lebih leluasa untuk menetapkan strategi untuk mendongkrak elektabilitas Anies dan mendukang suara dari masyarkat yang berseberangan dengan pemerintah.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: Partai NasdemPresiden JokowiSurya Paloh
Previous Post

KPK Periksa Bos Maspion Group Terkait Kasus Mantan Bupati Sidoarjo

Next Post

Setiba di KPK, Sekretaris MA Hasbi Hasan Diperiksa sebagai Tersangka

Ruang Politik

Next Post
KPK meminta Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan kooperatif memenuhi panggilan penyidik pada hari ini, Rabu (24/5)/Ist

Setiba di KPK, Sekretaris MA Hasbi Hasan Diperiksa sebagai Tersangka

Recommended

Wirman Putra : SMPN 2 Payakumbuh Bukan Sekedar Sekolah Tapi Rumah Alumni

Wirman Putra : SMPN 2 Payakumbuh Bukan Sekedar Sekolah Tapi Rumah Alumni

2 November 2026
Nasmi Juaro Tinjau Drainase Tajuang Anau, Soroti Genangan dan Lahan Sawah Warga

Nasmi Juaro Tinjau Drainase Tajuang Anau, Soroti Genangan dan Lahan Sawah Warga

2 November 2026
Kapolsek Luhak Turun Tangan, Perselisihan Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

Kapolsek Luhak Turun Tangan, Perselisihan Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

2 November 2026
Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

31 Oktober 2026
Untuk Pertama Kali IKWI Kabupaten Pasaman Barat Terbentuk, Erlina SH Resmi Lantik Pengurus Periode 2026-2029

Untuk Pertama Kali IKWI Kabupaten Pasaman Barat Terbentuk, Erlina SH Resmi Lantik Pengurus Periode 2026-2029

31 Oktober 2026

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

8 Oktober 2023
Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana KDRT dan Upaya Pemenuhan Hak dan Keadilan bagi Korban

Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana KDRT dan Upaya Pemenuhan Hak dan Keadilan bagi Korban

28 Oktober 2026
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

11 Oktober 2026
Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet,  114 Pejabat Dilantik

Pemko Payakumbuh Rombak Susunan Kabinet, 114 Pejabat Dilantik

27 Oktober 2026
Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda, Membentengi Diri dengan Nilai Agama

Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda, Membentengi Diri dengan Nilai Agama

29 Oktober 2026

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

3 minggu ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

2 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.