Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Gerhana Matahari Hibrida Berlangsung 2 Jam Lebih di Kalteng dan Kaltim

by Ruang Politik
in Kilas Update
440 8
0
Ilustrasi gerhana matahari. /Pixabay

Ilustrasi gerhana matahari. /Pixabay

480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Chandra Mukti mengatakan, gerhana matahari hibrida di Kalimantan Tengah akan dimulai pada pukul 9.39 WIB. Sedangkan puncak gerhana terjadi pada pukul 11.00 WIB, dan gerhana akan berakhir pada pukul 12.38 WIB

RUANGPOLITIK.COM —Gerhana matahari hibrida akan berlangsung selama 2 jam lebih di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya, Chandra Mukti mengatakan bahwa gerhana Matahari hibrida dapat dilihat di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah pada Kamis, 20 April 2023. Durasi berlangsungnya fenomena itu adalah selama 2 jam 48 menit.

RelatedPosts

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

“Secara umum, durasi gerhana yang teramati di Kalimantan Tengah rata-rata adalah 2 jam 48 menit,” katanya, Rabu, 19 April 2023 malam.

Chandra Mukti mengatakan, gerhana matahari hibrida di Kalimantan Tengah akan dimulai pada pukul 9.39 WIB. Sedangkan puncak gerhana terjadi pada pukul 11.00 WIB, dan gerhana akan berakhir pada pukul 12.38 WIB.

“Gerhana yang teramati dari Kalimantan Tengah adalah gerhana matahari sebagian dan puncak gerhana terjadi pada pukul 11.00 WIB,” tuturnya.

Chandra Mukti pun mengingatkan seluruh masyarakat di Kalteng untuk tidak melihat secara langsung ke arah Matahari ketika proses gerhana berlangsung. Pasalnya, hal ini bisa merusak organ mata

“Jangan melihat proses gerhana secara langsung, karena radiasi yang ditimbulkan dapat merusak mata, sehingga jika akan melihat, maka harus menggunakan kaca mata khusus yang dapat memfilter,” ujarnya.

Begitu juga di Kalimantan Timur (Kaltim), gerhana Matahari hibrida diprakirakan akan berlangsung selama 2 jam 45 menit. Fenomena tersebut akan dimulai pukul 11.00 WITA hingga pukul 13.45 WITA.

“Saya ingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melihat secara langsung ke arah matahari ketika proses gerhana berlangsung, karena hal ini bisa merusak organ mata,” ujar Kepala Stasiun Geofisika BMKG Stasiun Balikpapan Rasmid, Rabu, 19 April 2023.

Dia kembali memberikan penekanan mengenai larangan tidak melihat proses gerhana matahari hibrida secara langsung. Pasalnya, radiasi yang ditimbulkan dapat merusak mata, sehingga jika akan melihat, maka harus menggunakan kaca mata khusus yang dapat memfilter.

Adapun Gerhana Matahari hibrida yang diprakirakan berlangsung selama 2 jam 45 menit tersebut dimulai dari waktu kontak awal pukul 11.00 WITA. Kemudian puncak waktu Gerhana Matahari hibrida sekira pukul 12.15 WITA, selanjutnya waktu kontak akhir yang diprakirakan terjadi pukul 13.45 WITA.

Rasmid menjelaskan, Gerhana Matahari hibrida merupakan peristiwa Gerhana Matahari total dan cincin yang terjadi secara berurutan dalam satu fenomena gerhana. Namun, untuk Gerhana Matahari cincin tidak dapat diamati di wilayah Indonesia.

“Gerhana Matahari total besok hanya akan terjadi di daerah di Indonesia, yakni di Kupang dan Manokwari. Sedangkan untuk wilayah Kalimantan, termasuk di Kaltim, hanya akan mengalami Gerhana Matahari parsial (sebagian), sekitar 60 persen,” ucapnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Gerhana MatahariKalimantan Tengah
Previous Post

Jelang Lebaran 2023, Pelabuhan Merak Padat

Next Post

Jelang Lebaran 2023 Jumlah Pergerakan Pesawat Meningkat Tajam, Menhub Siapkan Strategi

Ruang Politik

Next Post
Puncak Arus Mudik di Bandara Juanda Surabaya Diprediksi H-3 Lebaran/AP

Jelang Lebaran 2023 Jumlah Pergerakan Pesawat Meningkat Tajam, Menhub Siapkan Strategi

Recommended

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

16 jam ago
Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

1 bulan ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

2 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

2 minggu ago
Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

5 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election