• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
25 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

CSIIS: 3 Poin Kegagalan Sri Mulyani Pimpin Kemenkeu dan Gaya Hidup Mewah Pegawai

by Rupol
in Nasional
436 18
0
485
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya sudah menyerahkan 200 berkas laporan terkait transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Namun dibantah oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengaku tak tahu soal temuan janggal ratusan triliun yang disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD itu.

“Itu ada 200 berkas individual, diserahkan 200 kali sepanjang 2009-2023,” kata Ivan, Kamis (9/3/2023).

RelatedPosts

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Menurut pengamat politik dan Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Dr Sholeh Basyari, saat dihubungi RuPol, Jum’at (10/3/2023) mengatakan bahwa tak dipungkiri jika Sri Mulyani sudah gagal dalam memimpin Kementrian Keuangan terutama membebaskan dari korupsi.

“Setidaknya ada tiga ‘kesalahan’ Sri Mulyani. Pertama, rangkap 30 jenis jabatan. Kedua, gagal memimpin jajarannya di Dirjen Pajak dan Bea Cukai. Ketiga, gagal membangun filosofi Kemenkeu,” tegas Dr Sholeh.

Tak hanya itu, ini juga menjadi catatan buruk disaat pemerintahan Jokowi sangat menginginkan agar bersih-bersih dari korupsi dapat terjadi di semua sektor. Ia menilai ini kesalahan yang sangat fatal

“Rangkap jabatan secara yuridis, legal. Tetapi secara etis mencabik-cabik para pembayar pajak. Rangkap jabatan sebanyak itu juga bisa dibaca dengan perspektif gagalnya investasi sumberdaya manusia. Sementara terkait kegagalan mengkonsolidasi dan memimpin jajarannya terutama di dua dirjen basah tersebut, terdeteksi dari menyeruak ke publik transaksi Rp 300 T itu,” kritiknya.

Ia juga menyoroti gaya hidup mewah pegawai di jajarannya yang tak sesuai dengan situasi rakyat bawah yang menjerit kelaparan akibat ekonomi yang kian mencekik, harga pangan yang melambung. Namun tak dibarengi dengan gaya hidup pejabat yang prihatin dengan nasib rakyat.

“Belum lagi gaya hidup mewah mayoritas pejabat atau bahkan staf Kemenkeu, turut pula sebagai etalase bahwa terjadi ‘penzaliman’ atas hasil pungutan pajak,” tegasnya.

Sehingga CSIIS mempertanyakan kembali prestasi yang diraih Kemenkeu terutama melalui sektor pajak yang dianggap surplus.

“Terakhir, alibi Kemenkeu bahwa pungutan pajak 125% adalah bukti keberhasilan dan melebihi target di satu sisi, tidak sebanding dengan fasilitas publik serta tingginya harga kebutuhan pokok. Menunjukkan bahwa Kemenkeu menghilangkan aspek balance dan justice dalam filosofi kelembagaannya,” tegas Dr Sholeh. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Penunjukan Mayjen Mohamad Hasan Sebagai Pangdam Jaya Dinilai Tepat

Next Post

Breaking News! Aktor Tenar Ammar Zoni Ditangkap Polisi

Rupol

Next Post
Breaking News! Aktor Tenar Ammar Zoni Ditangkap Polisi

Breaking News! Aktor Tenar Ammar Zoni Ditangkap Polisi

Recommended

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota: Jalan Tembus 62 Persen, Penurunan Elevasi Capai 78 Persen

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota: Jalan Tembus 62 Persen, Penurunan Elevasi Capai 78 Persen

23 jam ago
Wawako Payakumbuh Ikuti Bimtek ASWAKADA Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Wawako Payakumbuh Ikuti Bimtek ASWAKADA Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

23 jam ago

Trending

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

2 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive