Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Balita 16 Bulan Alami Obesitas 27 Kg, Kemenkes Lakukan Program Diet

by Rupol
in Kilas Update
443 4
0
478
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriadinata menjelaskan Kenzi lahir dari pasangan M Sopiyan (41) dan Pitriah (40) yang tercatat sebagai warga Kampung Tambun Permata, RT 002/002, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Balita 16 bulan itu sebelumnya viral di media sosial karena memiliki berat badan yang tak normal dari balita seusianya, yakni 27 kg. Oleh karena itu, Kenzi terpaksa mengenakan baju untuk anak berusia 10 tahun.

RelatedPosts

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap jenis perawatan yang dilakukan untuk menangani Muhammad Kenzi Alfaro, balita 16 bulan obesitas berbobot 27 kilogram (kg) asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril mengatakan balita tersebut perlu menjalani observasi kondisi kesehatan terlebih dahulu. Upaya tersebut dilakukan guna mencegah komplikasi lainnya. Kenzi juga akan mengikuti program penurunan berat badan.

“Jadi yang pertama diobservasi dulu, agar tidak terjadi komplikasi. Kedua, dibuat program untuk menurunkan berat badan,” ujar Syahril, Rabu (22/2/2023).

Syahril turut menyinggung Kartu Menuju Sehat (KMS) yang menjadi pemantau tumbuh kembang anak.

“Kayak gini kan kan terjadi obesitas, itu sebetulnya di awal kelihatan ini dengan Kartu Menuju Sehat (KMS)nya, ‘Lho tiap bulan kok naiknya luar biasa? Di atas garis yang normal,’ Nah, itu harus segera (ditangani), jangan menunggu orangnya harus sesak dulu, sampai sakit dulu,” ungkapnya.

Syahril menyebut program diet tersebut ditangani oleh tim obesitas yang terdiri dari kolaborasi dokter anak dan ahli gizi.

“Nanti dokter anak itu yang punya program dietnya. Itu sudah ada itu dietnya. Intinya, program untuk menyeimbangkan antara umur, berat badan, dan tinggi badan. Kalau dia kelebihan (berat badan), bagaimana diturunkan. Kalau stunting, ada program untuk menaikkan gizi. Ada menunya, ada caranya, aturan dietnya,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk melakukan deteksi dini sejak sebelum menikah, proses kehamilan, melahirkan, dan seiring perkembangan anak untuk mencegah pelbagai penyakit yang dapat dideteksi.

Masyarakat dapat menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan seperti posyandu dan puskesmas.

Supriadinata menyebut Kenzi telah ditangani tenaga kesehatan dengan menjalani rawat jalan secara intensif sejak Desember 2022.

Petugas mengetahui kondisi obesitas Kenzi setelah orang tua balita itu mendatangi Posyandu Setyamulya di Desa Pusaka Rakyat pada Desember 2022 lalu.

Bidan dari desa mulai rutin melakukan kontrol ke rumah orang tua Kenzi, didampingi oleh petugas Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) pada 16 Desember 2022.

Lalu, pada 20 Desember 2022, petugas TPG bersama kader posyandu menjemput Kenzi dan ibunya untuk dibawa ke UPTD Puskesmas Setiamulya.

“Sesampainya di sana, dilakukan pemeriksaan oleh dokter kemudian dirujuk ke RS Ananda Babelan untuk ditangani lebih lanjut,” jelasnya.

Sejak saat itu Kenzi diharuskan melakukan rawat jalan dan saat ini balita obesitas itu menjalani pemeriksaan rutin di Rumah Sakit Hermina Bekasi sebagai upaya menurunkan berat badan.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Jalani Perawatan Intensif di Jakarta, Kapolda Jambi Akan Operasi Pada Sendi

Next Post

NasDem Tiba di DPP PKS, Simpatisan Berteriak Anies Presiden

Rupol

Next Post
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tiba di kantor DPP Kantor PKS menaiki delman/Ist

NasDem Tiba di DPP PKS, Simpatisan Berteriak Anies Presiden

Recommended

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

20 jam ago
Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Antoni, S.Pd., M.Pd.T: Pendidik Visioner Menuju Payakumbuh Kota Pendidikan yang Cerdas, Religius dan Unggul

Antoni, S.Pd., M.Pd.T: Pendidik Visioner Menuju Payakumbuh Kota Pendidikan yang Cerdas, Religius dan Unggul

3 bulan ago

Popular

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

1 bulan ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

2 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

20 jam ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election