Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Transaksi Jual Beli Suara Saat Pemilu, Efriza: Sulit Dibuktikan Karena Terstruktur

by Rupol
in RuangPemilu
437 13
0
482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Setiap kali pelaksanaan pemungutan suara dilakukan dalam ajang Pemilu yang berlangsung per lima tahun ini, konflik rebutan suara kerap terjadi. Bahkan tak jarang praktek jual beli suara menjadi sebuah perilaku politik yang tak bisa dihindarkan demi mencapai kemenangan.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dinilai lemah dalam melakukan pengawasan baik itu di lapangan atau juga membuktikan terjadinya transaksi jual beli suara ini. Apalagi menjatuhkan sanksi hukum karena harus melalui banyak tahapan.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Melihat fenomena laten ini, pengamat politik Efriza dari Citra Institute saat dihubungi RuPol, Minggu (19/2/2023) mengatakan sulitnya mengatasi problematika ini lebih kepada sistem berjenjang dalam penghitungan suara.

“Politik penggelembungan suara, kemungkinan terjadi juga disebabkan sistem kita yang berjenjang dalam proses perhitungan suaranya. Sistem berjenjang ini yang merepotkan dalam pendeteksian, butuh waktu lama dalam proses menyingkapnya,” jelas Efriza.

Apalagi terjadinya kecurangan dalam rekapitulasi suara ini memang karena sudah terstruktur sehingga sulit dilibatkan terutama orang-orang yang terindikasi bermain dalam praktek ini. Penggelembungan suara jika tak TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Massif) akan sulit dibuktikan, sebab acap aktor yang terlibat juga tak dimungkiri mereka sebagai penyelenggara.

“Bawaslu juga acap lemah karena dilapangan tidak semua personilnya menguasai mekanisme penyelenggaraan pemilu, kita juga harus memahami acap terjadi pengawas dapat bersepakat karena dasar toleransi budaya ketimuran kita,” ucap dosen ini.

Hal lain yang dikritik Efriza adalah kombinasi sistem multipartai – proporsi – dan jumlah kursi yang juga tinggi. Belum ditambah proses pemungutan suara kita bersifat pemilihan untuk lima surat suara secara serentak, sehingga durasinya berlarut-larut, pengawasannya longgar. Ini adalah pilihan yang diselenggarakan tapi cukup merepotkan dari sisi pengawasan.

“Dan kenapa sulit sekali transaksi ini dideteksi dan di anulir. Jika soal ini bisa banyak hal penyebabnya, bisa karena lemahnya pengawasan, bisa pula mereka tak bisa mengumpulkan bukti yang valid, bisa pula memang karena personilnya yang ditingkat adhoc kurang memahami proses pemilu dan aturan-aturannya,” terangnya.

Sisi lain dilapangan misal ditingkat TPS, dalam prosesnya tidak bisa disamakan dengan ketika simulasi, sehingga hal-hal kelemahan dilapangan acap tak terdeteksi sebelumnya. Juga yang semakin memberatkan adalah jika kecurangannya hanya bersifat kecil semata, tidak TSM, terkadang hal ini tidak dapat diprediksi sebelumnya oleh pembelajaran tingkat pengawasan.

‘Jadi memang dilapangan amat rumit, apalagi jika proses pengawasan hanya bersifat pilah-pilih, tetapi juga personilnya yang misalnya di tingkat ad hoc amat minim pengetahuan dan juga keberaniannya,” ucapnya.

Bahkan ini yang umum kadang pelaporan yang berlarut-larut, yang kurang disosialisasikan, acap akhirnya keadilan pemilu tidak semuanya dapat dikatakan akan bersifat adil. Adil dapat saja menjadi sebuah persepsi semata, bukan sebuah mekanisme penegakan menyeluruh. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Sekjen PDIP Sindir SBY Pernah Ganti Sistem Pemilu Tahun 2008

Next Post

Gara-Gara Proyek, Bupati Mamberamo Tengah Ditangkap KPK

Rupol

Next Post
Gara-Gara Proyek, Bupati Mamberamo Tengah Ditangkap KPK

Gara-Gara Proyek, Bupati Mamberamo Tengah Ditangkap KPK

Recommended

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Polres Payakumbuh Gelar Apel Siaga

Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Polres Payakumbuh Gelar Apel Siaga

13 jam ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

18 jam ago

Trending

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan, Pemko Payakumbuh Dukung Penuh HIMPAUDI

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election