• Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
09 - 11 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Transaksi Jual Beli Suara Saat Pemilu, Efriza: Sulit Dibuktikan Karena Terstruktur

by Rupol
in RuangPemilu
442 14
0
488
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Setiap kali pelaksanaan pemungutan suara dilakukan dalam ajang Pemilu yang berlangsung per lima tahun ini, konflik rebutan suara kerap terjadi. Bahkan tak jarang praktek jual beli suara menjadi sebuah perilaku politik yang tak bisa dihindarkan demi mencapai kemenangan.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dinilai lemah dalam melakukan pengawasan baik itu di lapangan atau juga membuktikan terjadinya transaksi jual beli suara ini. Apalagi menjatuhkan sanksi hukum karena harus melalui banyak tahapan.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Melihat fenomena laten ini, pengamat politik Efriza dari Citra Institute saat dihubungi RuPol, Minggu (19/2/2023) mengatakan sulitnya mengatasi problematika ini lebih kepada sistem berjenjang dalam penghitungan suara.

“Politik penggelembungan suara, kemungkinan terjadi juga disebabkan sistem kita yang berjenjang dalam proses perhitungan suaranya. Sistem berjenjang ini yang merepotkan dalam pendeteksian, butuh waktu lama dalam proses menyingkapnya,” jelas Efriza.

Apalagi terjadinya kecurangan dalam rekapitulasi suara ini memang karena sudah terstruktur sehingga sulit dilibatkan terutama orang-orang yang terindikasi bermain dalam praktek ini. Penggelembungan suara jika tak TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Massif) akan sulit dibuktikan, sebab acap aktor yang terlibat juga tak dimungkiri mereka sebagai penyelenggara.

“Bawaslu juga acap lemah karena dilapangan tidak semua personilnya menguasai mekanisme penyelenggaraan pemilu, kita juga harus memahami acap terjadi pengawas dapat bersepakat karena dasar toleransi budaya ketimuran kita,” ucap dosen ini.

Hal lain yang dikritik Efriza adalah kombinasi sistem multipartai – proporsi – dan jumlah kursi yang juga tinggi. Belum ditambah proses pemungutan suara kita bersifat pemilihan untuk lima surat suara secara serentak, sehingga durasinya berlarut-larut, pengawasannya longgar. Ini adalah pilihan yang diselenggarakan tapi cukup merepotkan dari sisi pengawasan.

“Dan kenapa sulit sekali transaksi ini dideteksi dan di anulir. Jika soal ini bisa banyak hal penyebabnya, bisa karena lemahnya pengawasan, bisa pula mereka tak bisa mengumpulkan bukti yang valid, bisa pula memang karena personilnya yang ditingkat adhoc kurang memahami proses pemilu dan aturan-aturannya,” terangnya.

Sisi lain dilapangan misal ditingkat TPS, dalam prosesnya tidak bisa disamakan dengan ketika simulasi, sehingga hal-hal kelemahan dilapangan acap tak terdeteksi sebelumnya. Juga yang semakin memberatkan adalah jika kecurangannya hanya bersifat kecil semata, tidak TSM, terkadang hal ini tidak dapat diprediksi sebelumnya oleh pembelajaran tingkat pengawasan.

‘Jadi memang dilapangan amat rumit, apalagi jika proses pengawasan hanya bersifat pilah-pilih, tetapi juga personilnya yang misalnya di tingkat ad hoc amat minim pengetahuan dan juga keberaniannya,” ucapnya.

Bahkan ini yang umum kadang pelaporan yang berlarut-larut, yang kurang disosialisasikan, acap akhirnya keadilan pemilu tidak semuanya dapat dikatakan akan bersifat adil. Adil dapat saja menjadi sebuah persepsi semata, bukan sebuah mekanisme penegakan menyeluruh. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Sekjen PDIP Sindir SBY Pernah Ganti Sistem Pemilu Tahun 2008

Next Post

Gara-Gara Proyek, Bupati Mamberamo Tengah Ditangkap KPK

Rupol

Next Post
Gara-Gara Proyek, Bupati Mamberamo Tengah Ditangkap KPK

Gara-Gara Proyek, Bupati Mamberamo Tengah Ditangkap KPK

Recommended

Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

7 November 2026
Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

Dongkrak Kinerja, Tirta Sago Kejar PAD Rp2,5 Miliar, Dirut Prety: Air Harus Mengalir, Pelayanan Prioritas Utama

7 November 2026
Dewi Mulya Menyapa Generasi Emas Payakumbuh Dari Pertiwi Hingga PAUD Suci

Dewi Mulya Menyapa Generasi Emas Payakumbuh Dari Pertiwi Hingga PAUD Suci

7 November 2026
34 Ribu Pelanggan Jadi Prioritas, Dr. Prety Diawati Dirut Tirta Sago: Air Harus Terus Mengalir

34 Ribu Pelanggan Jadi Prioritas, Dr. Prety Diawati Dirut Tirta Sago: Air Harus Terus Mengalir

6 November 2026
Sapaku  Sang Juara Dari Payakumbuh, 4 Tahun Berturut-turut Wakili Sumbar ke Nasional

Sapaku Sang Juara Dari Payakumbuh, 4 Tahun Berturut-turut Wakili Sumbar ke Nasional

6 November 2026

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

8 Oktober 2023
Tiket Pesawat Naik di 24 Provinsi, Edi Purwanto Minta Pemerintah Bertindak

Tiket Pesawat Naik di 24 Provinsi, Edi Purwanto Minta Pemerintah Bertindak

3 November 2026
Siswa MIS Al Huda Kehilangan PIP Imbas Perubahan Desil DTSEN, Kariyasa Desak Pemerintah Buka Verifikasi Ulang

Siswa MIS Al Huda Kehilangan PIP Imbas Perubahan Desil DTSEN, Kariyasa Desak Pemerintah Buka Verifikasi Ulang

5 November 2026
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

11 Oktober 2026
Hie Meli Adukan Penyidik Polres Jaksel ke Propam, Minta Kepastian Hukum dan SP3

Hie Meli Adukan Penyidik Polres Jaksel ke Propam, Minta Kepastian Hukum dan SP3

4 November 2026

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

4 minggu ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

3 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.