• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Fenomena Matahari Cincin di Sukabumi, BPBD: Halo Matahari Bukan Isyarat Bencana

by Rupol
in Kilas Update
472 14
0
520
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Warga di Kota Sukabumi, Jawa Barat, dibuat takjub oleh penampakan matahari yang terlihat dilingkari cincin. Warga mengabadikan fenomena alam tersebut lalu mengunggahnya di media sosial.

“Fenomena matahari cincin di langit Sukabumi,” tulis akun informasi media sosial @sukabumitoday, Sabtu (18/2/2023).

RelatedPosts

Pemko Payakumbuh Kukuhkan Kader GALAMAI

Walikota Payakumbuh Soroti Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama Dalam Dialog SKP

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi

Warganet pun ikut berkomentar dalam postingan tersebut. Beberapa di antaranya mengaku melihat fenomena yang sama.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat mengatakan fenomena langit itu disebut halo matahari. Menurutnya, fenomena itu bukan pertanda bencana alam ataupun sesuatu yang buruk.

“Fenomena matahari dilingkari pelangi dikenal sebagai halo matahari, yakni peristiwa di mana optis berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari dan bulan. Itu adalah fenomena yang biasa terjadi dan bukan pertanda sesuatu yang buruk,” kata Novian.

Dia mengatakan, berdasarkan literatur yang diterimanya, fenomena alam matahari yang dikeliling cahaya berbentuk cincin itu merupakan pembiasan dari sinar matahari.

Mengutip dari laman resmi BMKG, fenomena atmosfer menyerupai cincin di sekitar matahari memang biasa disebut halo matahari. Halo sendiri berasal dari bahasa Yunani, yang berarti ‘lingkaran cahaya.’

Bentuk cincin yang tertangkap kamera adalah bulat sempurna, menjadikan Matahari seperti sedang dipagari oleh bingkai raksasa. Matahari di tengahnya bersinar sangat terik.

Sebenarnya apa yang terjadi? Mengapa ada fenomena matahari bercincin di langit Sukabumi?

Sementara itu, melansir laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena Halo Matahari berasal dari Bahasa Yunani yang berarti ‘lingkaran cahaya’. Fenomena ini tidak membahayakan jika disaksikan dengan mata secara langsung.

Lingkaran cahaya pada siang hari dapat terjadi karena adanya pembiasan sinar matahari oleh awan tinggi jenis cirrus yang ketinggiannya sekitar 10 km di atas permukaan bumi. Karena cukup tingginya posisi awan cirrus tersebut, partikel awan cirrus dapat berupa kristal-kristal es.

Nah, ketika kondisi cuaca cerah dan terdapatnya awan cirrus dengan material kristal es ini lah biasanya Halo Matahari terjadi. Beberapa sumber menyebutkan radius ‘halo’ dapat mencapai sekitar 300 km, sehingga fenomena ini dalam satu waktu dapat disaksikan pada wilayah yang cukup luas dengan durasi lebih dari sejam.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Empat Orang Senator AS Surati Presiden Jokowi Protes Penerapan KUHP Indonesia

Next Post

Soal Pemilu Coblos Partai, AYP: Jangan Rebut Kebahagiaan Masyarakat!

Rupol

Next Post
Soal Pemilu Coblos Partai, AYP: Jangan Rebut Kebahagiaan Masyarakat!

Soal Pemilu Coblos Partai, AYP: Jangan Rebut Kebahagiaan Masyarakat!

Recommended

Pemko Payakumbuh Kukuhkan Kader GALAMAI

Pemko Payakumbuh Kukuhkan Kader GALAMAI

15 jam ago
Walikota Payakumbuh Soroti Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama Dalam Dialog SKP

Walikota Payakumbuh Soroti Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama Dalam Dialog SKP

1 hari ago

Trending

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

6 hari ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

3 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive