Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Bharada E ‘Remehkan’ Hubungan Dekat dengan Brigadir J

by Ruang Politik
in Kilas Update
459 5
0
Terpidana Bharada E/Repro

Terpidana Bharada E/Repro

496
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Berbeda dari terdakwa lain yang divonis lebih dari belasan tahun penjara, Eliezer hanya dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan masa tahanan. Kendati tergolong ringan dan jauh merosot dari tuntutan jaksa selama 12 tahun penjara, hakim mengatakan ada hal-hal yang jadi pemberat vonisnya

RUANGPOLITIK.COM —Dalam pembacaan vonis bagi terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E, majelis hakim menguraikan hal-hal yang memberatkan hukuman, salah satunya mempertimbangkan bagaimana Bharada E menyikapi hubungan dekatnya dengan Yoshua Hutabarat (Brigadir J).

Seperti diketahui, Eliezer terlibat dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir J bersama keempat tersangka lainnya, yaitu Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf.

RelatedPosts

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

Berbeda dari terdakwa lain yang divonis lebih dari belasan tahun penjara, Eliezer hanya dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan masa tahanan. Kendati tergolong ringan dan jauh merosot dari tuntutan jaksa selama 12 tahun penjara, hakim mengatakan ada hal-hal yang jadi pemberat vonisnya.

Di antaranya adalah perbuatan dari terdakwa yang tidak menghargai hubungan akrabnya dengan Brigadir J.

“Hubungan yang akrab dengan korban tidak dihargai oleh terdakwa. Sehingga akhirnya korban Yosua meninggal dunia,” ujar Hakim Anggota Alimin Ribut Sujono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 15 Februari 2023.

Perbuatan ini bermuara pada hilangnya nyawa korban, lantaran jika Eliezer menghargai kedekatan itu, ia punya beberapa kali kesempatan untuk mengurungkan niatnya menembak Brigadir J.

Menurut hakim, Bharada E bersalah lantaran terdapat rentang waktu yang cukup untuk ia kemudian membatalkan niat merampas nyawa korban.

Beberapa kesempatan itu antara lain saat dia dimintai tolong oleh Ferdy Sambo, atau sesaat sebelum menembak ketika Yoshua masih ada di luar rumah bersama Ricky Rizal.

Kalaupun kesempatan itu hilang dan terlewati lantaran tekanan begitu tinggi dari Ferdy Sambo, hakim mengatakan Eliezer punya kesempatan terakhir merubah nasib Yoshua, yaitu ketika ia mengokang senjata. Hakim menilai Bharada E harusnya bisa melesatkan peluru tidak pada bagian tubuh yang vital sehingga nyawa Yoshua tidak sampai hilang.

Atas berbagai pertimbangan itu, hakim menyatakan terdapat unsur kesengajaan dalam rangkai perbuatan dan sikap batin Eliezer, yang menghendaki pembunuhan Yoshua.

“Rangkaian perbuatan tersebut sikap batin terdakwa menunjukkan kesengajaan agar korban Yoshua meninggal dunia. Unsur kedua terbukti,” ujar hakim.

Terdakwa terakhir dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J mendapatkan vonisnya. Bharada E dihukum 1 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim. Ia diyakini sah terlibat dalam tindak pidana bersama atasannya, eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.

Sidang vonis digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu, 15 Februari 2023. Sidang dipimpin majelis hakim dengan Wahyu Iman Santoso sebagai ketua.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan pembunuhan berencana,” kata hakim ketua Wahyu Iman Santoso saat membacakan amar putusan di PN Jaksel.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu dengan pidana 1 tahun dan 6 bulan penjara,” kata hakim lagi.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Previous Post

Nama Jokowi Diseret dalam Pidato Ibu Bharada E

Next Post

Masinton: Puan Lahir dari Proses Pengkaderan, Bukan karena Situasi

Ruang Politik

Next Post
Politisi Senior PDIP Masinton Pasaribu/BJP/RuPol

Masinton: Puan Lahir dari Proses Pengkaderan, Bukan karena Situasi

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

2 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

7 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election