• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
09 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Komnas HAM dan DPR Prihatin Situasi Terkini Papua, Sahroni: Polisi Harus Tindak Cepat

by Rupol
in Nasional
428 22
0
482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Secara khusus, Komnas HAM meminta Kapolda Papua, Pangdam 17 Cendrawasih, dan pemerintah daerah di Papua dapat menciptakan situasi kondusif secara berkelanjutan dengan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk meredam ketegangan di Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Atnike juga menyampaikan apresiasi pernyataan dan arahan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam kunjungan kerja ke Papua beberapa waktu lalu untuk mendukung upaya penanganan pengungsi.

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

“Komnas HAM berharap TNI dan Polri dapat memberi rasa aman bagi para pengungsi untuk kembali ke rumahnya,” ujarnya.

Komnas HAM menyatakan ada indikasi eskalasi kekerasan setelah Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe ditangkap KPK terkait kasus dugaan korupsi. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai ada pihak yang memanfaatkan penangkapan Lukas untuk membuat kacau Papua.

“Kami juga sudah memantau kejadian ini dan memang ada sebuah skenario yang dibuat untuk mengacaukan suasana dan membuat kondisi tak stabil,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni kepada wartawan, Sabtu (14/1/2023).

Sahroni belum menjelaskan apakah skenario itu dibuat kelompok Lukas Enembe atau bukan. Dia meminta polisi terus memantau perkembangan situasi di Papua.

“Apakah hal ini ada kaitannya dengan kelompok Lukas Enembe, kami belum mau berkomentar sampai pihak berwajib mendapatkan bukti,” ucapnya.

Sahroni meminta polisi memantau kemunculan aksi-aksi yang bisa merusak keamanan dan ketertiban masyarakat Papua. Dia mendorong polisi menertibkan pihak-pihak yang merusak keamanan di Papua.

“Namun saya imbau kepada pihak kepolisian untuk mengatensi hal ini. Harus terus dipantau dan dilakukan penertiban. Siapapun yang merusak tatanan keamanan, wajib ditindak dengan cepat,” ujarnya.

Sebelumnya, Komnas HAM menemukan indikasi eskalasi kekerasan usai penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK. Komnas HAM meminta agar konflik kekerasan di Papua dihentikan.

“Komnas HAM juga menemukan indikasi eskalasi kekerasan di Papua, terutama pascapenangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe,” kata Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro dalam unggahan video di kanal YouTube Humas Komnas HAM RI, Sabtu (14/1).

Atnike meminta semua pihak tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengakibatkan konflik kekerasan di Papua semakin luas. Lebih lanjut, ia juga menegaskan Komnas HAM mengecam tindakan perusakan fasilitas umum dan meminta semua pihak tidak menyebarkan informasi provokatif.

“Yang akan memunculkan sentimen negatif dan memperkeruh keadaan,” pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Tags: Ahmad SahroniKomnas HamPapua
Previous Post

Tips Bahagia Ala Finlandia, Negara Paling Berbahagia di Dunia

Next Post

Status Gunung Dieng Waspada, Keluarkan Gas Beracun 

Rupol

Next Post
Status Gunung Dieng Waspada, Keluarkan Gas Beracun 

Status Gunung Dieng Waspada, Keluarkan Gas Beracun 

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

9 jam ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

6 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive