• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
11 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

AHY Beri Warning, Jangan Ada Lagi Petugas PPS Yang Tewas Kelelahan Karena Pemilu

by Rupol
in Kilas Update
429 23
0
483
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Penyelenggaraan Pemilu 2019 lalu masih menyisakan sejarah kelam bagi Demokrasi di Indonesia. Menurut Ketua KPU Arief Budiman jumlah petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia pada Pemilu 2019 total ada 894 petugas yang meninggal dunia dan 5.175 petugas mengalami sakit.

“Ini yang banyak dijadikan diskusi di publik tentang jumlah petugas yang meninggal dan petugas yang sakit. Kami sudah menyelesaikan tugas dan tanggung jawab kita,” kata Arief dalam acara Refleksi Hasil Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 dan Persiapan Penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2020 di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

RelatedPosts

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Mengingat kematian tragis yang dialami oleh petugas saat proses penghitungan suara berlangsung pada tahun 2019 lalu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengharapkan tak ada lagi ada nyawa yang harus merenggang akibat kelelahan pada pemilu 2024 mendatang.

“Bangsa Indonesia perlu belajar dari pengalaman Pemilu 2019, yang telah memakan korban jiwa di pihak penyelenggara pemilu, yakni 894 petugas meninggal dunia dan 5.175 korban sakit. Insiden ini terjadi akibat kelelahan dan beban kerja yang berlebihan,” ujar AHY dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (13/1/2023).

AHY mengharapkan KPU dan Bawaslu bisa mencari cara agar tidak ada lagi korban di kalangan PPS pada Pemilu 2024. AHY menyebut Pemilu 2024 jangan sampai ada insiden lagi.

“Oleh karena itu, kali ini kami berharap bisa ditekan seminimal mungkin bahkan sebisa mungkin 0 insiden,” kata AHY.

Selain itu, AHY juga mengimbau aparat untuk netral di 2024. AHY meminta Pemilu 2024 dikawal dengan sebaik-baiknya.

“Partai Demokrat juga mengimbau kepada institusi penegak hukum dan juga aparatur negara lainnya TNI Polri Kejaksaan dan aparatur sipil negara ASN untuk berlaku dan bersikap netral Tidak berpihak pada satu golongan dan tidak terlibat dalam politik praktis,” kata AHY.

AHY memimpin pleno Partai Demokrat di DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (12/1). Salah satu poin yang disampaikan AHY, selain soal PPS pemilu, yaitu catatan tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) baru dan penolakan terhadap UU ataupun Perppu Cipta Kerja.

Menurut Ketua KPU Arief Budiman beban kerja di Pemilu 2019 cukup besar sehingga menjadi salah satu faktor banyak petugas yang sakit atau meninggal dunia.

Karena itu, Arief mengusulkan penggunaan e-rekapitulasi untuk membuat proses penghitungan lebih cepat dan tidak membuat petugas kelelahan. Beban kerja yang kemarin berat di Pemilu 2019, kita usulkan dan sedang on going proses penggunaan e-rekapitulasi,” ujarnya.

Selain itu, Arief juga ingin ada salinan untuk peserta dalam bentuk digital. Hal itu dilakukan untuk membuat proses pemilu menjadi ramah lingkungan.

“Untuk jangka panjang 2024 kita juga menyusulkan salinan dalam bentuk digital. Jadi kita enggak membutuhkan kertas yang banyak itu,” ucap Arief.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Tags: Ahy DemokratKPU
Previous Post

Polda Jatim Berhasil Tangkap Tiga Orang Perampok Rumah Walikota Blitar

Next Post

Isi Chat WhatsApp Putri dan Reza Adik Yoshua Dibongkar di Persidangan

Rupol

Next Post
Ilustrasi Whatsapp/Ist

Isi Chat WhatsApp Putri dan Reza Adik Yoshua Dibongkar di Persidangan

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

2 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive