• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
27 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Moncer! Dari PNS hingga Gubernur, Ini Karier Politik Lukas Enembe

by Ruang Politik
in Kilas Update
459 9
0
Gubernur Papua Lukas Enembe/Ist

Gubernur Papua Lukas Enembe/Ist

501
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Masuk ke dunia politik dan mencalonkan diri sebagai Bupati, membuat Lukas Enembe musti mencopot jabatannya sebagai PNS sesuai dengan hukum yang berlaku

RUANGPOLITIK.COM —Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Papua Lukas Enembe di salah satu rumah makan, pada Selasa kemarin, 10 Januari 2023. Tersangka korupsi ini ternyata memiliki karier politik yang moncer.

Lukas Enembe lahir di Mamit, 27 Juli 1967. Karier ayah empat anak di lembaga pemerintahan dimulai ketika menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Sospol Kabupaten Merauke tahun 1997.

RelatedPosts

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Gerak Cepat Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Merespons Dampak Bencana Hidrometeorologi

Wawako Payakumbuh Sampaikan Agar ASN Pemko Payakumbuh Jangan Puas Diri Meski Meraih Predikat Tertinggi Dari Ombudsman RI

Merasa jiwanya lebih tertarik di ranah politik ketimbang menjadi pegawai, Lukas Enembe memulai karier di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya berpasangan dengan Eliezer Renmaur. Dia berhasil terpilih untuk periode 2001 sampai 2006.

Usai merampungkan jabatan Wakil Bupati, di tahun berikutnya dia kemudian diangkat kembali menjadi Bupati Puncak Jaya pada 2007 sampai 2012.

Masuk ke dunia politik dan mencalonkan diri sebagai Bupati, membuat Lukas Enembe musti mencopot jabatannya sebagai PNS sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dilansir dari mkri.id, menurut Mahkamah, berdasarkan Putusan No. 45/PUU-VIII/2010 dan Putusan No. 12/PUU-XI/2013, sebenarnya Mahkamah telah menyatakan pendiriannya menyangkut syarat pengunduran diri PNS ketika hendak mencalonkan diri untuk menduduki jabatan politik.

Lukas Enembe memutuskan bergabung dengan Partai Demokrat Provinsi Papua dan diangkat sebagai ketua DPD pada 2006. Pada tahun yang sama, dia mencalonkan diri sebagai Gubernur Papua, namun kalah perolehan suara dari Barnabas Suebu.

Setelah kegagalannya dia mencoba peluang lain yakni mencalonkan diri sebagai Bupati Puncak Jaya pada tahun 2007 dan akhirnya berhasil terpilih. Pria asal Mimit ini mengemban jabatan sebagai Gubernur Papua periode 2013-2018.

Di periode berikutnya yaitu 2018-2023, Lukas dan Klemen terpilih kembali untuk memimpin Provinsi Papua. Selama menjabat sebagai gubernur, dirinya disebut berjasa besar dalam menjadikan Provinsi Papua sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional ke-10.

Atas hal tersebut, nama Lukas Enembe lantas dipakai menjadi nama salah satu stadion yang terletak di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Meski demikian, sederet kasus korupsi juga menyelimuti perjalanan karier politik Lukas sebagai Gubernur Papua. Ia sempat ditetapkan sebagai tersangka kasus Pilkada 2017 di Kabupaten Trikora. Serta, dipanggil penyidik dalam kasus dugaan korupsi dana beasiswa Papua 2016. Pun pernah diperiksa KPK atas dugaan kasus penyimpangan anggaran Pemprov Papua 2017.

Kasus terbaru, Gubernur Papua tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Lukas Enembe diduga menerima gratifikasi Rp 1 miliar. Tidak hanya itu, Lukas diketahui juga memiliki transaksi keuangan mencurigakan dengan nilai ditaksir mencapai ratusan miliar.

Semasa mengenyam pendidikan kuliah, Lukas Enembe juga aktif dalam organisasi. Adapun organisasi tersebut yaitu, Organisasi Kepemudaan di Sulawesi Utara pada 1988, hingga diangkat sebagai Ketua Mahasiswa Jawijapan Sulawesi Utara 1989 ketika masih berkuliah di Universitas Sam Ratulangi Manado.

Dia juga aktif sebagai Pengurus SEMAH FISIP UNSRAT Manado dan Koordinator PPM FISIP UNSRAT Manado. Sebagai seorang mahasiswa Lukas Enembe juga sempat menjadi Penggerak Kegiatan Keluarga Tani Pegunungan Tengah.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: KPKLukas EnembePapua
Previous Post

Ditangkap KPK, Lukas Enembe Punya Kekayaan Rp 33,7 Miliar

Next Post

Jaksa Ajukan Waktu Satu Minggu, Sidang Tuntutan Bharada E Ditunda

Ruang Politik

Next Post
Bharada E /Ist

Jaksa Ajukan Waktu Satu Minggu, Sidang Tuntutan Bharada E Ditunda

Recommended

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

1 hari ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

1 hari ago

Trending

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

5 hari ago
UKPBJ Raih Penghargaan ITKP, Pemko Payakumbuh Kembali Mencatat  Capaian Positif Tingkat Provinsi Sumbar

UKPBJ Raih Penghargaan ITKP, Pemko Payakumbuh Kembali Mencatat Capaian Positif Tingkat Provinsi Sumbar

4 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

4 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive