• Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
04 - 11 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Sentil Wacana Penundaan Pemilu oleh Pejabat Negara, Efriza: Hanya Demi Syahwat Politik dan Kekuasaan

by Rupol
in Nasional
426 27
0
485
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Pernyataan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti dikecam sebagai sosok yang tidak konsisten lantaran menggaungkan wacana menambah masa jabatan Presiden Joko Widodo.

La Nyalla mengusulkan supaya masa jabatan Jokowi ditambah selama 2-3 tahun. Yang menjadi sorotan, wacana ini muncul nyaris bersamaan dengan usul Ketua MPR RI Bambang Soesatyo untuk menunda Pemilihan Umum 2024.

RelatedPosts

Tiket Pesawat Naik di 24 Provinsi, Edi Purwanto Minta Pemerintah Bertindak

Mufti Anam Desak Pertamina Segera Atasi Kelangkaan BBM di Bali

Selly Gantina: Karhutla Tak Bisa Menunggu Status Bencana, Warga dan Satwa Harus Dilindungi

Namun dilihat di kanal YouTube Refly Harun, La Nyalla menegaskan pihaknya tetap konsisten sebab tidak meminta Jokowi untuk memerintah di periode ketiga.

“Saya dulu ngomong bahwa tidak ada 3 periode, dan sampai sekarang pun saya tidak pernah ngomong ada 3 periode. Kapan saya ngomong? Anda aja yang asal ngomong,” kata La Nyalla, dikutip pada Sabtu (17/12).

La Nyalla menyebut pihaknya hanya meminta periode jabatan Jokowi ditambah selama proses addendum UUD 1945 berlangsung demi mengembalikan konstitusi Indonesia ke jalur yang benar.

“Sambil menunggu addendum, kita minta Pak Jokowi diperpanjang dulu 2-3 tahun, untuk mengawal addendum selesai. Kalau addendum selesai dalam 1 tahun, kenapa tidak? Kan kita bicara yang paling jelek,” ungkap La Nyalla.

Pengamat politik Efriza saat dihubungi RuPol, Senin (17/12) menilai penundaan pemilu dalam UU Pemilu hanya terkait Pemilu Lanjutan dan Pemilu Susulan. Namun, penundaan pemilu dapat saja ditunda jika secara bersama-sama antar lembaga DPR-Presiden dan KPU-Bawaslu menghendaki, umumnya karena alasan yang amat jelas, seperti waktu itu Pandemi.

“Kalo sekarang sulit disepakati karena alasan dibalik itu adalah penundaan pemilu untuk melanggengkan kekuasaan Presiden Jokowi dan DPR-RI semata,” tegasnya.

Pernyataan Ketua DPD RI ini kembali menghentak publik soal wacana mengembalikan pemilihan presiden melalui lembaga MPR. Menurut La Nyalla, saat ini Indonesia sudah salah kaprah dan mengarah ke paham liberal alih-alih Pancasila.

“Kalau (Jokowi) nggak mau (menambah masa jabatan selama addendum UUD 1945), ya kita kembali lagi ke arah liberal. Ingat lho ya, kita sekarang dibohongi dengan sistem UUD 2002, itu sistemnya liberal. Kita ini mau menegakkan Pancasila apa bukan?” jelas La Nyalla.

Efriza mengkritik ucapan yang keluar dari seorang petingi negara ini. Dan mengatakan jika ucapan ini berpotensi untuk membawa negara ke dalam konflik.

“Orang-orang yang mengusulkan penundaan pemilu adalah mereka yang menjerumuskan negara dalam kecenderungan terjadinya konflik maupun chaos di negeri ini. Mereka hanya mengedepankan syahwat politik dengan mengusahakan pencarian pembenaran yang malah tidak masuk akal,” tegas dosen politik ini.

Sementara itu, La Nyalla Ia berdalih hanya ingin mengembalikan Indonesia ke UUD 1945.

“Kalau kita mau menegakkan Pancasila, kita harus kembali ke UUD 1945, pemilihannya tidak ada Pilpres langsung. Pilpres-nya melalui MPR. Kalau kita Pilpres langsung, kita arahnya liberal,” ucap La Nyalla.

Efriza menilai pemaksaan di lembaga negara tentu saja, tetapi memang kita lagi cengkram oleh pemerintahan otoriter, sayangnya Lembaga-lembaga negara lain sudah turut mengikuti maunya penguasa. Sehingga mereka merasa ditambah pemunduran satu tahun yang menyenangkan mereka masih terus menjabat dengan jabatannya tersebut.

“Usulan ini tentunya keblinger. Mereka pada dasarnya hanya mengedepankan obsesi dirinya semata yang ingin tetap menjabat di pemerintahan lebih lama. Mereka tidak konsisten dalam kesepakatan yang mereka buat, untuk menyelenggarakan pemilu.

Menurut La Nyalla, pihak-pihak yang menolak Pilpres melalui MPR justru kaki tangan oligarki.

“Jadi kalau nggak ngerti, jangan asal ngomong, gitu aja,” ucap Ketua DPD RI ini yang gerah dengan segala kritikan yang mengarah kepadanya.

Efriza tak sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Ketua DPD RI tersebut. Ia menilai jika kepercayaan publik ke pemerintahan Jokowi masih tinggi harus penyelenggaraan Pemilu sesuai jadwal. Sebab jika Pemerintahan saat ini sedang dalam posisi turbulensi maka yang ada adalah percepatan pemilu.

Dan, saat ini tidak ada alasan yang masuk untuk penundaan pemilu, kecuali memang semangat dari orang-orang yang tamak akan kekuasaan.

“Mereka adalah aktor pendukung menjerumuskan negeri ini dalam kekacauan berpikir, hanya untuk menambah waktunya berkuasa semata,” pungkas Efriza. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

 

 

 

Tags: EfrizaTolak Penundaan Pemilu
Previous Post

Diduga Curang, Petinggi KPU Pusat Akan Dilaporkan ke DKPP

Next Post

Usai Demo Anies, KPU Janji Tindaklanjuti Aturan Curi Start Kampanye

Rupol

Next Post
Usai Demo Anies, KPU Janji Tindaklanjuti Aturan Curi Start Kampanye

Usai Demo Anies, KPU Janji Tindaklanjuti Aturan Curi Start Kampanye

Recommended

Tiket Pesawat Naik di 24 Provinsi, Edi Purwanto Minta Pemerintah Bertindak

Tiket Pesawat Naik di 24 Provinsi, Edi Purwanto Minta Pemerintah Bertindak

3 November 2026
Lepas 71 Siswa SDS IT IPHI ke Yogyakarta, Bidik Juara Bertahan Piala Raja Hamengkubuwono

Lepas 71 Siswa SDS IT IPHI ke Yogyakarta, Bidik Juara Bertahan Piala Raja Hamengkubuwono

3 November 2026
Serap Aspirasi dan Apresiasi Kampung Bebas Narkoba, Subuh Berjamaah Pemko Payakumbuh Sasar Nunang Daya Bangun

Serap Aspirasi dan Apresiasi Kampung Bebas Narkoba, Subuh Berjamaah Pemko Payakumbuh Sasar Nunang Daya Bangun

3 November 2026
Wirman Putra : SMPN 2 Payakumbuh Bukan Sekedar Sekolah Tapi Rumah Alumni

Wirman Putra : SMPN 2 Payakumbuh Bukan Sekedar Sekolah Tapi Rumah Alumni

2 November 2026
Nasmi Juaro Tinjau Drainase Tajuang Anau, Soroti Genangan dan Lahan Sawah Warga

Nasmi Juaro Tinjau Drainase Tajuang Anau, Soroti Genangan dan Lahan Sawah Warga

2 November 2026

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

8 Oktober 2023
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

11 Oktober 2026
Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

Hari Pertama Ngantor, Lurah Baru Payolansek Langsung Turun ke Lapangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh

31 Oktober 2026
Kapolsek Luhak Turun Tangan, Perselisihan Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

Kapolsek Luhak Turun Tangan, Perselisihan Dana Pembangunan Masjid Rp20 Juta Berujung Damai

2 November 2026
Rizal Ramli Soal ‘Pemimpin Rambut Putih’ Singgung Boneka Oligarki

Rizal Ramli Soal ‘Pemimpin Rambut Putih’ Singgung Boneka Oligarki

27 November 2022

Popular

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

itel A300+ Punya 2 Layar, RAM hingga 12GB, dan Baterai Jumbo, Ini Harga Promonya

3 minggu ago
Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

Meski Kekurangan Pemain Percasi Kota Payakumbuh Sumbangkan 2 Medali Emas Pada Porprov XVI Sumatera Barat

2 minggu ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Ruang Polling
  • Ruang Tokoh
  • Ruang Opini
  • Kilas Update
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.