• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

KPK Usul Kepala Daerah Ditunjuk Pusat, DPR: Mekanisme Pilkada Sudah Diatur 

by Rupol
in Nasional
437 14
0
482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Usulan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata agar tidak semua daerah diadakan pilkada, sehingga gubernur ditunjuk oleh Pemerintah Pusat. Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul merespons usulan Bambang Pacul menegaskan mekanisme pilkada telah diatur dalam undang-undang.

“Bernegara dan berbangsa ini dasar utama adalah kesepakatan dan kesepakatan itu dituang di dalam konstitusi. Dari konstitusi diturunkan menjadi undang-undang dan seterusnya,” kata Bambang Pacul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/12).

Bambang Pacul berasumsi Alex memiliki argumentasi yang kuat terkait usulannya itu. Namun menurutnya soal penunjukan kepala daerah atau gubernur harus dibahas secara jelas dan diatur melalui undang-undang.

“Kalau Pak Alex Marwata mengusulkan itu karena dirasa rakyat belum siap pemilihan langsung, beliau mungkin punya argumentasi yang kuat tetapi agar clearance itu mesti dibahas menjadi undang-undang. Karena undang-undang soal pilkada sudah ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bambang Pacul menegaskan pelaksanaan pemilu tetap mengikuti sesuai ketentuan yang ada. Kecuali, kata dia, ada situasi darurat di luar dugaan atau force majeure.

“Inikan soal pendapat, maka hari ini ikuti undang-undang yang ada. Kalau nanti kecuali situasi force majeure, kalau situasi force majeure, nah itu lain. Ada sebuah krisis lain. Kalau kemarin kita pada krisis Covid-19, DPR melepaskan hak budgetnya, dikeluarkan, diambil pemerintah, kita oke. Jadi kita bersepakat dengan aturan perundang-undangan dulu,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Alexander Marwata menyatakan pilkada selama ini nampak tidak efisien. Khususnya, di daerah-daerah yang masyarakatnya masih jauh tertinggal.

Menurutnya, selama ini pilkada memakan anggaran besar, namun kepala daerah yang terpilih justru kinerjanya buruk. Banyak juga yang terseret kasus korupsi.

Alex mengatakan pihaknya sudah berdiskusi dengan Kementerian Dalam Negeri, anggota DPR, hingga para pimpinan partai politik agar untuk beberapa daerah lebih baik tak melakukan pilkada.

Daerah-daerah yang dimaksud menurutnya daerah yang masyarakatnya belum siap untuk melakukan pemilihan umum.

“Kita petakan, saya yakin jauh lebih efektif dan efisien ketika kepala daerah di beberapa daerah yang belum siap masyarakatnya pilkada langsung kepala daerahnya ditunjuk langsung,” ungkap Alex.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Previous Post

Korupsi Kepala Daerah Kian Parah, KPK Usulkan Kepala Daerah Ditunjuk Pemerintah

Next Post

Bharada E Dipeluk Ferdy Sambo Saat Mau Bertemu Kapolri

Rupol

Next Post
Terdakwa Bharada E & Ferdy Sambo/Repro

Bharada E Dipeluk Ferdy Sambo Saat Mau Bertemu Kapolri

Recommended

Walikota Payakumbuh Soroti Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama Dalam Dialog SKP

Walikota Payakumbuh Soroti Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama Dalam Dialog SKP

9 jam ago
Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi

3 hari ago

Trending

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

5 hari ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

6 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

6 hari ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

3 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive