• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
11 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pilpres 2024, Ridwan Kamil-Khofifah Bisa Jadi Kuda Hitam

by Rupol
in Nasional
419 32
0
482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Salah satu kejutan yang mungkin adalah munculnya orang-orang yang sering disebut dalam survei itu. Sebab, menurut saya, tiga besar yang disebut tadi itu gaib juga

RUANGPOLITIK.COM — Guru Besar Komunikasi Politik UPI Karim Suryadi mengatakan jika ada kejutan calon presiden pada Pilpres 2024, maka yang paling memungkinkan adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Kita bisa melihat ada beberapa gubernur, ada Gubernur Jawa Timur misalnya, ada Gubernur Jawa Barat yang punya prestasi menurut saya, dan ini bisa dilihat,” ujar Karim dalam acara ‘Adu Perspektif, Senin (5/12/2022).

Karim menilai Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bisa menjadi kuda hitam dan mengalahkan sosok yang muncul di tiga besar survei capres.

Karim awalnya berbicara mengenai 3 nama yang sering muncul pada jajaran 3 besar survei capres yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Itu disampaikan

“Salah satu kejutan yang mungkin adalah munculnya orang-orang yang sering disebut dalam survei itu. Sebab, menurut saya, tiga besar yang disebut tadi itu gaib juga. Kenapa saya bilang gaib, atas dasar apa mereka muncul? Selain karena 3 besar itu selalu muncul dalam survei meskipun dalam urutan yang berbeda,” kata Karim.

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Karim menilai nama yang sering muncul pada 3 besar hasil survei bukan hasil dari kinerja. Akan tetapi, kata dia adanya daya persuasif.

“Bukan fakta kinerja, bukan fakta keunggulan prestasi, bukan. Tetapi karena mereka muncul di berbagai survei, maka itu memberikan daya persuasi, atau istilahnya tadi menghegemoni tadi,” katanya.

Karim lantas berbicara plus minus survei. Menurutnya calon yang disodorkan harus melihat pada kinerja dan prestasi.

“Nah ini sebenarnya plus minusnya survei, karena dengan daya hegemoninya seakan-akan sudah menyimpulkan di awal bahwa hanya 3 calon yang layak, padahal banyak calon lain,” jelasnya.

“Jadi menurut saya akan bermanfaat kalau kita buka perspektif itu dengan melihat jejak-jejak prestasi yang bisa disodorkan, yang bisa ditawarkan. Jadi yang kita butuhkan sekarang sebenarnya bukan hanya politisi panggung, politisi survei, yang kita butuhkan adalah politisi pekerja yang membuat track record-nya, yang membuat popularitasnya, yang membuat catatan dirinya berdasarkan kerja, kerja,” katanya.

Lebih lanjut, Karim kemudian mengibaratkan nama Prabowo, Ganjar dan Anies sebagai janin yang baru berusia 2 bulan. Ketiga sosok itu sering muncul disurvei, akan tetapi masih berusia dini.

“Jadi menurut saya meskipun ketiga nama itu sering muncul, tapi kalau diibaratkan dalam janin ya, apa yang terjadi saat ini janin itu baru berusia 2 bulan. Artinya dalam tradisi Sunda atau Jawa kan satu bulan itu herang artinya bening, 2 bulan itu lumenggang mulai ada bergerak-gerak, yang ketiga itu bergulung, menggumpal, hanya itu, sebab yang menggumpal kan baru Anies Baswedan, sementara Prabowo dan ini (Ganjar) baru bergerak cair kiri dan kanan,” paparnya. (Syf)

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: Pilpres 2024Ridwan Kamil-Khofifah Bisa Jadi Kuda Hitam
Previous Post

NasDem Yakin PKS Takkan Goyah dengan Rayuan Gerindra

Next Post

Imbas Gempa Bumi Garut, 135 Rumah yang Tersebar di 16 Kecamatan Rusak

Rupol

Next Post
Ilustrasi Gempa/Ist

Imbas Gempa Bumi Garut, 135 Rumah yang Tersebar di 16 Kecamatan Rusak

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

2 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive