• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
20 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan ‘Kena Getah’, Ferdy: Sambo Minta Maaf

by Ruang Politik
in Kilas Update
434 23
0
Terdakwa Sambo & Ajudan/Ist

Terdakwa Sambo & Ajudan/Ist

489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Disebut-sebut ‘tembak-menembak’ dalam skenario awal, Ridwan sempat membayangkan gambaran peristiwa yang menewaskan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J

RUANGPOLITIK.COM —antan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ridwan Rhekynellson Soplanit hadir sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Dalam persidangan tersebut, Ridwan mengatakan bahwa Ferdy Sambo sempat memintanya untuk tidak membuat kasus penembakan Brigadir J menjadi ramai.

RelatedPosts

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas Menuju Predikat WBK

“Saat itu saya motong pembicaraan ‘izin jenderal saya harus melaporkan pimpinan saya’,” kata Ridwan, dilansir RuPol dari PMJ News.

Bahkan, dirinya sempat bertanya kepada Bharada Richard Eliezer alias Bharada E terkait peristiwa penembakan tersebut.

Disebut-sebut ‘tembak-menembak’ dalam skenario awal, Ridwan sempat membayangkan gambaran peristiwa yang menewaskan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

“Saya sempat berpikir saya mendapat sedikit gambaran 2 menit peristiwa tembak menembak jarak 7 meter. Di satu sisi ada yang kena peluru, dan di sisi lain saya melihat posisi Richard utuh nggak ada tembakan,” jelasnya.

Ridwan mengaku dirinya mendapatkan penekanan dari Ferdy Sambo, saat mantan Kadiv Propam itu memintanya agar tidak meramaikan kasus tersebut.

“Pada saat saya melaporkan pimpinan saya dan olah TKP, Pak Sambo sempat menyampaikan ‘silakan kamu laporan tapi jangan dibuat ramai’, penekanannya seperti itu,” katanya.

Akibat keterlibatannya dalam kasus pembunuhan tersebut, Ridwan dikenakan sanksi tegas berupa demosi selama delapan tahun karena tidak profesional dalam penanganan kasus tersebut.

Dia juga sempat menjelaskan letak ketidakprofesionalannya dalam menjalankan tugas menangani kasus penembakan itu.

“Mulai dari oleh TKP, Yang Mulia, kemudian barang bukti diambil alih oleh pihak lain,” kata Ridwan.

Pada sidang yang digelar Selasa (29/11/2022), Ridwan juga sempat melontarkan pertanyaan kepada Ferdy Sambo yang juga turut hadir dalam persidangan.

Mungkin sebelum saksi yang lain, mungkin saya diberikan kesempatan untuk ke senior saya pak Sambo. Pertanyaan saya ke pak Sambo, ‘kenapa kami harus dikorbankan pada masalah ini’,” ujarnya bertanya kepada Sambo.

Usai dilemparkannya pertanyaan tersebut, Ferdy Sambo pun meminta maaf kepada para penyidik yang turut terlibat dalam skenario ‘tembak-menembak’.

“Terkait dengan pernyataan kenapa saya harus mengorbankan para penyidik, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada adik-adik saya,” ujar Ferdy Sambo.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Kasus Sambo CsPN JakselRuang Politik
Previous Post

Bharada E Bongkar Ucapan Ferdy Sambo ke Brigadir J: ‘Harus Diberi Mati Anak Ini’

Next Post

Gerindra Kritik Anies Belum Punya Tiket sebagai Capres

Ruang Politik

Next Post
Gerindra Kritik Anies Belum Punya Tiket sebagai Capres

Gerindra Kritik Anies Belum Punya Tiket sebagai Capres

Recommended

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

4 hari ago
Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

4 hari ago

Trending

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

6 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

6 hari ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive