• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Gerilya Politik Anies ke Solo, Dekati Pemilih Islam dan Nasionalis

by Rupol
in Nasional
438 13
0
483
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Sosok Anies Baswedan yang selalu humanis, meski mendapat tekanan politik dari lawannya tak menyurutkan langkah mantan Gubernur DKI Jakarta ini melakukan gerilya politik. Termasuk ke kandang Banteng alias PDI-Perjuangan di kota Solo. Karena selama ini rivalitas Anies dan PDI-P masih kuat pasca Pilkada DKI Jakarta lalu.

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institut, Karyono Wibowo menilai Anies Baswedan tengah berupaya meraih basis pemilih nasionalis lewat pertemuannya dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Selasa (15/11).

RelatedPosts

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Dikunjungi Gubernur ASR di Madinah, Jamaah Haji Berterima Kasih pada Gubernur

Marinus Gea Dorong Penguatan Sistem Check and Balance dalam Program MBG

Karyono memandang pertemuan Anies dengan Gibran tak lebih dari basa basi politik. Menurutnya, kedatangan calon presiden Partai NasDem itu ke Solo hanya untuk mencari pemilih di kandang Banteng atau lumbung suara PDIP.

“Anies ingin mengambil ceruk pemilih di Solo yang menjadi basis nasionalis dan kandang Banteng di Jawa Tengah,” kata Karyono kepada wartawan, Rabu (16/11).

Karyono menyebut Anies pun menyempatkan hadir dalam acara Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi di area Masjid Ar Riyadh Solo. Menurutnya, kehadiran Anies dalam acara tersebut jelas membawa misi politik.

Meski terkesan tengah mendekati basis pemilih Islam, kata Karyono, itu hanya cara Anies sebelum mendekati basis pemilih nasionalis di kandang banteng.

“Dia awali dengan mendekati basis Islam di Surakarta dan sekitarnya yang berpotensi bisa digalang lebih dulu, baru merambah ke yang lain,” ujarnya.

Karyono menilai Anies belakangan juga mulai memperkenalkan dirinya sebagai tokoh moderat dan nasionalis. Meski di sisi lain, persepsinya sebagai pelaku politik identitas sulit dipisahkan.

“Hemat saya, Anies sudah berusaha untuk menggeser personal brandingnya dengan melakukan reposisi imej ingin dipersepsikan sebagai sosok nasionalis dan moderat,” katanya.

Pertemuan Anies dan Gibran berlangsung secara tertutup di Andrawina Restaurant, Hotel Novotel, Solo sekitar pukul 07.40 WIB. Gibran disambut Anies di Lobi Hotel.

Anies mengaku pertemuannya dengan Gibran hanya berbagi pengalaman sebagai kepala daerah. Keduanya mengaku banyak berbicara soal tata kelola transportasi.

Belakangan, keduanya juga tampak bersama di acara haul ke-111 Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi. Anies mengunggah momen tersebut lewat akun Instagram pribadinya, Selasa (15/11) malam.

Editor: Ivo Yasmiati

 

Previous Post

Tiga Parpol Baru Tolak Diskriminasi dan Intervensi Nomor Urut Partai

Next Post

Politisi Senior PPP Bawa Kader Merapat ke Anies, Jogja Bergemuruh

Rupol

Next Post
Politisi Senior PPP Bawa Kader Merapat ke Anies, Jogja Bergemuruh

Politisi Senior PPP Bawa Kader Merapat ke Anies, Jogja Bergemuruh

Recommended

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

1 hari ago
FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

FORKI Limapuluh Kota Gelar Kejurwil Forki Open se Sumatera 2026

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive