• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
18 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Terkait Kasus ‘Kardus Duren’, Aktivis NU: KPK Jangan Terjebak Dinamika Politik

by Rupol
in Nasional
482 15
0
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar

532
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri akan mendalami lagi kasus ‘kardus duren’ yang menyeret nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dinilai penuh muatan politik. KPK harus menguatkan posisinya sebagai instrumen hukum, jangan sampai terjebak dalam dinamika politik yang sedang menghangat.

Hal tersebut disampaikan Direktur Center for Stategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Sholeh Basyari, dalam perbincangan dengan RuPol, Jumat (28/10/2022).

RelatedPosts

Kado Kemerdekaan, Gubernur ASR Teken Pergub yang Turunkan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga 23 Persen

Charles Honoris Dukung Pernyataan Presiden Soal Koruptor MBG Biadab dan Usulkan Redesign Total

Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

“Kita apresiasi KPK kalau mau angkat lagi kasus itu, tapi pernyataan itu kan selalu berulang, buktinya belum ada perkembangan. Kita berharap KPK jangan terjebak dinamika politik, apalagi pada saat-saat menjelang pemilu,” ujar Sholeh.

Aktivis NU itu melihat kasus yang terjadi pada Tahun 2011 lalu itu, berpotensi hanya menjadi alat tawar politik jika tidak betul-betul diselesaikan dan dibuka perkembangannya kepada publik.
Sepanjang menjelang helatan pemilu, katanya kasus itu kembali mengapung.

“Susah bagi publik mempercayai ini akan dibuka lagi. Karena sudah seperti ‘dejavu’ setiap akan menjelang pemilu. Cak Imin (Muhaimin Iskandar) yang selalu diseret-seret, buktinya aman-aman saja sudah 10 tahun lebih,” lanjutnya.

Kasus ini berawal pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Tahun 2011, terhadap 2 orang pejabat Kementerian Tenaga Kerja. Keduanya mendapatkan ‘uang pelicin’ dari pengusaha bernama Dharnawati untuk meloloskan proyek DPPID Papua.

Uang suap sebesar Rp 1,5 M itu dimasukkan dalam kardus durian, sehingga kasus itu dikenal sebagai kasus ‘kardus duren’. Dalam pengakuannya di persidangan, Dharnawati mengaku uang tersebut ditujukan untuk Muhaimin Iskandar, yang saat itu adalah Menteri Tenaga Kerja.

“Jika sudah ada pengakuan dan bukti-bukti lain, KPK harus tindaklanjuti. Buka semua bukti-bukti itu, jelaskan keterkaitan Cak Imin. Biar semua terang, tidak menjadi dagangan politik,” papar Sholeh.

Sholeh juga meminta KPK untuk kembali menjadi instrumen hukum, jangan masuk dalam permainan politik.

“Kita berharap seperti. Kardus duren ini jangan ‘anget-anget tai ayam‘, tiap menjelang pemilu ini kembali mengapung. Buktikan kalau KPK serius, tidak masuk ranah politik,” pungkasnya. (ASY)

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: Kasus Kardus DurenKetum PKBMuhaimin iskandar
Previous Post

Mengaku Imam Mahdi, Seorang Pria Ditangkap Polda Riau

Next Post

Wajib Diperhatikan, 7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol

Rupol

Next Post
Wajib Diperhatikan, 7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol

Wajib Diperhatikan, 7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol

Recommended

Kado Kemerdekaan, Gubernur ASR Teken Pergub yang Turunkan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga 23 Persen

Kado Kemerdekaan, Gubernur ASR Teken Pergub yang Turunkan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga 23 Persen

6 jam ago
Upacara HUT ke-81 RI di Payakumbuh Berlangsung Khidmat, Sang Merah Putih Berkibar, Payakumbuh Bertabur Prestasi, Wali Kota Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Upacara HUT ke-81 RI di Payakumbuh Berlangsung Khidmat, Sang Merah Putih Berkibar, Payakumbuh Bertabur Prestasi, Wali Kota Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

7 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive