• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
24 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Demokrat: Kami Partai Legal, Boleh Bicara Apapun…

by Ruang Politik
in Nasional
408 31
0
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Jansen Sitindaon/Ist

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Jansen Sitindaon/Ist

470
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jansen menyebut pernyataan AHY soal ‘gunting pita’ yang disampaikan dalam Rapimnas beberapa hari lalu merupakan aspirasi para kader Demokrat yang mempertanyakan klaim pemerintahan Jokowi terkait infrastruktur

RUANGPOLITIK.COM –Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Jansen Sitindaon menilai pernyataan Adian yang meminta AHY tidak bicara merupakan usulan tak patut.

Jansen kemudian menyinggung Adian yang terkenal sebagai mantan aktivis Indonesia yang juga menyerukan hadirnya demokrasi di Indonesia.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Tidak ada hak Adian. Adian ini tokoh demokrasi nih, masa kemudian orang dilarang-larang untuk bicara begitu, jadi dia mengkhianati DNA-nya sendiri begitulah. Tapi aku tahu dia kepleset [bicara]. Jadi kita ini kan partai yang legal di Indonesia ini, jadi boleh saja ngomong apapun,” ujar Jansen, Rabu malam (21/9/2022).

Jansen menyebut pernyataan AHY soal ‘gunting pita’ yang disampaikan dalam Rapimnas beberapa hari lalu merupakan aspirasi para kader Demokrat yang mempertanyakan klaim pemerintahan Jokowi terkait infrastruktur.

“Kita harus akui Pak Jokowi, humasnya, termasuk buzzer-buzzer itu begitu, memang berhasil melekatkan soal indonesia ini baru dibangun di masa Pak Jokowi, seluruh infrastruktur yang ada di Indonesia baru dibangun di masa Pak Jokowi, kan begitu dia,” ulasnya.

Jansen mengatakan, pemerintahan Jokowi hanya kebagian gunting pita pada awal memimpin. Ia mencontohkan waduk Jatigede yang diresmikan pada 2015 lalu atau delapan bulan usai Jokowi dilantik menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Menurut Jansen, tidak masuk akal dalam rentang waktu delapan bulan mampu merampungkan proyek waduk dengan luas lahan mencapai 4.900 hektare. Jansen mengingatkan waduk Jatigede telah dibangun sejak pemerintahan SBY pada 2007 silam.

Jansen kemudian menyinggung jembatan Soekarno yang diresmikan oleh Jokowi pada Mei 2015, lalu jembatan Merah Putih di Ambon pada April 2016, hingga tol Cipali pada Juni 2015.

“Tol Cipali yang paling panjang itu, tol terpanjang di Indonesia, 116 KM itu diresmikan Juni 2015, berarti baru delapan bulan Pak Jokowi memerintah. Buktikan kalau bisa membangun tol sepanjang itu dalam delapan bulan. Mulai start di kita, jadi Pak SBY itu dia. Artinya yang disampaikan mas AHY itu tidak salah,” tegasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: NasionalRuang Politik
Previous Post

Mahfud MD Sebut KUHP Baru Jadi Titik Temu, Mengakomodasi Berbagai Kepentingan

Next Post

Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

Ruang Politik

Next Post
Anies Baswedan/Ist

Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

Recommended

Satlantas Polres Payakumbuh Himbau Para Pemudik Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 Agar Mengutamakan Keselamatan

Satlantas Polres Payakumbuh Himbau Para Pemudik Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 Agar Mengutamakan Keselamatan

3 hari ago
Pemko Payakumbuh Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, DiBalai Kota

Pemko Payakumbuh Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, DiBalai Kota

4 hari ago

Trending

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

5 hari ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

6 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

2 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

5 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

6 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive