• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

PDIP Sebut Demokrat Batal Gabung Koalisi Jokowi Karena Kesalahan Strategi

by Rupol
in Kilas Update
431 9
0
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/Foto: RuPol/Amir

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/Foto: RuPol/Amir

471
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Demokrat batal bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju karena kesalahan strategi yang mereka lakukan.

Hasto mengatakan saat itu rencana bergabungnya Demokrat ke Koalisi Indonesia Maju bahkan sudah direstui Mega.

RelatedPosts

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Zona Integritas Dinas Koperasi dan IKM Payakumbuh Menuju WBBM

Hal itu disampaikan Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Minggu (18/9/2022).

“Saat itu Ibu Mega sudah mengatakan tidak keberatan kalau Demokrat mau bergabung selama itu keputusan dari Pak Jokowi,” katanya.

Hasto menjelaskan, pihaknya sempat meminta pandangan ke sejumlah partai yang telah masuk ke dalam koalisi.

Bahkan menurut dia, pihaknya sudah menyampaikan pesan ke Demokrat melalui Agus Hermanto, yang saat itu sebagai Anggota Komisi VI DPR.

Hasto menyebut, SBY saat itu juga melakukan lobi-lobi politik dengan Gerindra meskipun telah menyampaikan keinginannya bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju. SBY kemudian memilih untuk tidak bergabung dengan koalisi PDIP.

SBY saat itu kata dia menyampaikan pidato politik yang menyebutkan bahwa Demokrat tidak jadi bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju karena ada salah satu ketua umum partai yang tidak setuju.

“Tapi pak SBY sendiri yang justru membatalkan secara sepihak dan kemudian yang tidak benar,” katanya.

Pada malam hari sebelum proses pendaftaran ke KPU dilakukan, Demokrat kembali menyatakan hendak bergabung.

Namun, saat itu kata Hasto seluruh sekjen partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju menolak.

Alasannya koalisi yang terbentuk sudah menjamin kestabilan pemerintahan Jokowi.

Karena itu, Hasto menegaskan bahwa tidak bergabungnya Demokrat ke dalam Koalisi Indonesia Maju itu bukan karena ada penjegalan, tapi karena strategi politiknya yang salah.

“Akhirnya penawaran terakhir kita tolak, sehingga penawaran tidak gabungnya Demokrat itu tidak ada penjegalan, tapi karena strategi yang salah,” katanya.

Diketahui, Koalisi Indonesia Maju dibentuk untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin maju sebagai Capres dan Cawapres di Pilpres 2019.

Koalisi itu terdiri dari PDIP, Golkar, PPP, PKB, Hanura, PSI, NasDem, Perindo, PKPI, dan PBB.

Sementara, Koalisi Indonesia Adil Makmur adalah koalisi partai politik di Indonesia yang mendukung pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno yang terdiri dari lima partai, di antaranya adalah Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Demokrat, dan Partai Berkarya.(FSL)

Tags: #hastokristiyantoMegawati SoekarnoputriPartai DemokratPDIP
Previous Post

Megawati bicara tentang Capres dan Koalisi

Next Post

Asa Guru di Semarang yang Berharap Kembali Didatangi Puan Saat Sudah Jadi RI-1

Rupol

Next Post
Asa Guru di Semarang yang Berharap Kembali Didatangi Puan Saat Sudah Jadi RI-1

Asa Guru di Semarang yang Berharap Kembali Didatangi Puan Saat Sudah Jadi RI-1

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

2 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

4 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive