• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
10 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Suharso Respons Desakan 3 Majelis PPP Lepas Kursi Ketum

by Ruang Politik
in Nasional
452 5
0
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa/Ist

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa/Ist

489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM –Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menjawab desakan 3 Ketua Majelis Partai agar melepas jabatannya buntut kontroversi pidato ‘amplop kiai’. Suharso menyebut surat itu sebagai permintaan tabayun.

“Secara fisik itu surat saya belum terima. Tapi saya lihat sudah beredar di masyarakat. Kedua, mekanisme itu tidak dikenal di partai. Ketiga, saya memahaminya sebagai permintaan tabayun, untuk dijelaskan,” ungkap Suharso di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (25/8/2022).

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Suharso kemudian menjelaskan lagi pidato ‘amplop kiai’ yang menjadi kontroversi, Menurutnya, dia hanya menyambung pidato pihak KPK dalam acara tersebut yang intinya tentang pencegahan korupsi.

“Jadi, kemudian pidato saya dipotong, sedemikian rupa, keluar dari konteks, diviralkan. Itu yang tidak fair menurut saya,” ulas Suharso.

Suharso menegaskan tidak ada maksud dirinya merendahkan kiai lewat pidato itu. Dia menyebut PPP didirikan ulama dan itu dia hormati.

Berita Terkait:
Konflik Internal Bahaya Bagi PPP, Terancam Terlempar dari Senayan di 2024?

Waketum PPP: Jujur Saya Kaget Suharso Diminta Mundur

Konflik Internal Bahaya Bagi PPP, Terancam Terlempar dari Senayan di 2024?

Forum Santri Nusantara Yogyakarta Laporkan Ketum PPP, Terkait ‘Amplop Kiai’

“Jadi tidak ada maksud saya tidak menghormati kiai sama sekali. Ini Partai Persatuan Pembangunan itu kan didirikan para ulama,” ujar Suharso.

“Yang saya contohkan dalam konteks politik ketika saya hadir sebagai pengurus politik dan dalam waktu menjelang pemilu. Sementara Pak Nurul Ghufron mengingatkan PPP itu adalah partai yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa,” imbuh Menteri PPN/Bappenas itu.

Suharso menyebut konteks pidatonya dibiaskan. Dia mengaku hanya tidak ingin PPP mengalami kejadian serupa terkait korupsi.

“Jadi itu peringatan keras yang luar biasa. Itu saya coba sampaikan, konteksnya itu yang dibiaskan, diblurkan mengakibatkan orang memahaminya secara sepotong. Kami menolak money politics, ya, tetapi kami sedang berusaha secara sistematis di partai ini dan kami katakan tidak ingin mengulangi lagi sebagaimana dua kali dialami PPP, ketua umumnya ditangkap KPK. Itu yang saya sampaikan,” tukasnya.

Suharso menegaskan tidak ada konflik di internal PPP setelah surat 3 Majelis keluar. Dia mengaku sudah meminta maaf atas pidato kontroversial itu serta telah menemui Wakil Ketua Majelis Syariah PPP.

“Oh enggak, enggak (konflik internal) saya kira. Ini kan saya cuma menerimanya sebagai sebuah kesalahpahaman saja,” tutupnya.

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: PPPRuang Politik
Previous Post

Desak Mundur Ketum PPP, Majelis Sudah Rapat 3 Kali

Next Post

Terkait Desakan Mundur, Rusli Effendi: Sebaiknya Berjiwa Besar

Ruang Politik

Next Post
Politikus Senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rusli Effendi/Ist.

Terkait Desakan Mundur, Rusli Effendi: Sebaiknya Berjiwa Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

1 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

7 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive