• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
26 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

DPD RI Dorong Pemerintah Kampanyekan Gerakan Wajib ASI Eksklusif Nasional

by Rupol
in Kilas Update
438 9
0
Wakil Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin/Foto: Dokumen Pribadi

Wakil Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin/Foto: Dokumen Pribadi

478
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Menurut Kementerian Kesehatan, pemberian ASI eksklusif saat bayi dapat menurunkan risiko stunting (kerdil). Bahkan, pada Hari Gizi Nasional, 25 Januari 2022 lalu, pemerintah mendeklarasikan untuk fokus mencegah stunting dan obesitas.

Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin mengungkapkan data UNICEF yang menyebutkan bahwa hampir 50 persen ibu-ibu di Indonesia saat ini tidak lagi menyusui bayi mereka dengan ASI eksklusif. Para orang tua justru lebih memilih untuk memberikan susu formula dengan harga yang relatif mahal.

RelatedPosts

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 1 M Ke Kabupaten Agam

BKMT Payakumbuh Gelar Seminar Ketahanan Keluarga dan Penyelenggaraan Jenazah

Pemko Payakumbuh Perkuat Budaya Literasi

“Bagi orang tua saat ini, memberikan susu formula pada bayi sudah seperti gaya hidup. Akibatnya pengeluaran belanja bagi bayi menjadi sangat tinggi. Padahal para Ibu memiliki nutrisi yang gratis dan sangat menyehatkan bagi bayi-bayi mereka,” ujar Sultan dalam keterangan tertulisnya kepada RuPol, Senin, (8/8).

Menurutnya, pemerintah berkewajiban memberikan edukasi bahkan pengawasan terkait pentingnya pemberian ASI eksklusif kepada masyarakat khususnya para orang tua dan calon orang tua. Hal ini sudah jelas diatur dalam peraturan pemerintah nomor 33 tahun 2012.

“Jangan sampai para orang tua merasa aneh dan melupakan tanggungjawab utamanya untuk memberikan ASI eksklusif pada anak-anaknya sendiri. Tradisi orang tua modern ini sangat tidak dianjurkan, karena akan berdampak buruk bagi kualitas imunitas dan kesehatan anak di masa depan”, tegasnya.

Untuk itu, Senator yang juga mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini meminta Pemerintah untuk serius memberikan perhatian terhadap persoalan Stunting di tanah air dengan gerakan pemberian ASI Eksklusif kepada bayi di bawah dua tahun secara Nasional.

Dari data yang disampaikan oleh Sultan, sebagian besar Daerah masih memiliki persentase pemberian ASI ekslusif di bawah rata-rata nasional. Gorontalo tercatat sebagai provinsi dengan persentase terendah yakni hanya 52,75%. Diikuti Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara sebesar 55,98% dan 57,83%.

“Untuk menghasilkan kualitas SDM generasi muda Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan global masa depan, tentu tidak terlepas dari cara bangsa ini memberikan nutrisi yang sesuai kepada anak-anak terutama di usia bawah dua tahun. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bonus demografi diimbangi dengan kualitas SDM dalam menyongsong Indonesia emas 2045,” pungkas Sultan. (RD)

Tags: #ASI#dpdri#senator#stunting#sultannajamudinRuangPolitik
Previous Post

Mendagri Dipastikan Hadir Dalam Pelantikan DPP PATRIA

Next Post

Prabowo Subianto Siap Maju Capres 2024

Rupol

Next Post
Prabowo Suboanto dan Muhaimin Iskandar seusai mendaftarkan Gerindra dan PKB sebagai peserta Pemilu 2024, Senin (8/8/2022)/Dok. RuPol

Prabowo Subianto Siap Maju Capres 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 1 M Ke Kabupaten Agam

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 1 M Ke Kabupaten Agam

23 menit ago
BKMT Payakumbuh Gelar Seminar Ketahanan Keluarga dan Penyelenggaraan Jenazah

BKMT Payakumbuh Gelar Seminar Ketahanan Keluarga dan Penyelenggaraan Jenazah

26 menit ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive