• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
20 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Gus Yahya: NU Tak Boleh Dikooptasi dan Mencampuri PKB

by Ruang Politik
in Kilas Update, Nasional
434 5
0
Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf/ ist

Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf/ ist

469
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya kembali menegaskan, batasan keterlibatan Nahdatul Ulama (NU) pada partai politik praktis.
NU ingin menjadi wadah komunikasi semua perwakilan partai politik, termasuk tak mencampuri urusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“PKB memang diinisiasi dan dideklarasikan para pengurus PBNU. Tapi sekali lagi, tidak boleh lalu NU dikooptasi PKB,” ujarnya dalam program Newsroom CNNIndonesia yang dikutip RUANGPOLITIK, Sabtu (1/1/2021).

NU tidak boleh mencampuri urusan internal PKB, karena PKB adalah parpol. NU harus menjauh dari politik praktis.
Gus Yahya tak ingin NU menjadi pihak dalam sebuah kompetisi politik.
“Yang kita inginkan, NU tidak menjadi pihak dalam kompetisi politik, NU secara institusional, secara kelembagaan,” katanya.
“Hal itu sesuai keputusan Muktamar 1984,” tandas Gus Yahya.

RelatedPosts

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Bersama Bupati, Menteri Kebudayaan Fadlizon Resmikan Pemugaran Masjid Tuo Ampang Gadang

Baca juga:
Nama Nusron Wahid Mengapung sebagai Sekjen NU

Gus Yahya mengatakan, jika dihitung, walaupun pihaknya berusaha membersihkan semua yang berbau politik dari NU, benar-benar mensterilkan NU dari berbagai pengaruh politik, sangat sulit sekali. 
“Strategi yang lain, kita berbagi ruang dalam NU sehingga setiap pihak yang mungkin punya kepentingan yang berbeda-beda tetap di dalam NU sehingga bisa saling mengontrol, bisa saling mengawasi,” katanya.

Dia tak ingin ada satu pihak pun yang akan memonopoli, mengkooptasi NU dan sebaliknya untuk satu kepentingan politik sepihak.
“Semua kesepakatan bersama mengenai kepentingan bersama,” ujarnya.

Gus Yahya menyebut pengurus NU yang berkecimpung di struktur partai politik, tetap ada peluang terlibat di dalam NU.
“Tapi tidak boleh hanya satu warna. Semuanya harus dapat kesempatan,” pungkasnya.

Editor: Herman BM

(RuPol)

Golkar Ikut Memilih Ketua PBNU. Airlangga: Simbol Kolaborasi
Tags: Gus YahyaNahdatul UlamaPBNUPKB
Previous Post

Anggota DPR Minta Survey BPS Dijadikan Pelecut bagi Sumbar

Next Post

Tahun 2022 Akan Menjadi Tahun Toleransi

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
Tahun 2022 Akan Menjadi Tahun Toleransi

Tahun 2022 Akan Menjadi Tahun Toleransi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

6 jam ago
Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

6 jam ago

Trending

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

2 hari ago
PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

6 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive