• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
28 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Presiden Jokowi Dianugerahi Gelar Adat ‘Mosalaki Ulu Beu Eko Bewa’

by Ruang Politik
in Nasional
432 9
0
Presiden Jokowi Dianugerahi Gelar Adat 'Mosalaki Ulu Beu Eko Bewa'/Ist

Presiden Jokowi Dianugerahi Gelar Adat 'Mosalaki Ulu Beu Eko Bewa'/Ist

472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Presiden Joko Widodo berkunjung ke rumah tenun Ende usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, pada Rabu, 1 Juni 2022 di NTT.

Kedatangan Kepala Negara yang didampingi Ibu Iriana Joko Widodo disambut Tari Woge yang memiliki makna untuk menyambut kemenangan perang.

RelatedPosts

Dikunjungi Gubernur ASR di Madinah, Jamaah Haji Berterima Kasih pada Gubernur

Marinus Gea Dorong Penguatan Sistem Check and Balance dalam Program MBG

PBNU Tengah Godok Fatwa bisa Dibatalkan, Prosesnya Mirip Peninjauan Kembali

Dalam Tari Woge tersebut, para penari membawa tombak dan parang sebagai simbol kemenangan perang. Para penari juga diiringi seni musik ‘Nggo Lamba’ yang biasa dimainkan untuk menyambut kedatangan tamu serta acara adat.

Selain disambut Tari Woge, Presiden dan Ibu Iriana juga disambut dengan sapaan adat oleh budayawan Albertus Bisa. Presiden juga mendapatkan penyematan pakaian adat berupa Rembi yang merupakan tas adat yang biasa digunakan Mosalaki (ketua adat) untuk menaruh beberapa benda adat.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mendapatkan penganugerahan gelar adat ‘Mosalaki Ulu Beu Eko Bewa’ yang memiliki makna pemimpin wilayah seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Berita Terkait:
Harlah Pancasila, Ketua DPR: Pancasila Memuliakan Manusia

Megawati Tak Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende NTT, Begini Kata Sekjen PDIP

Megawati dan Puan Tidak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende

Ketum Gerindra Prabowo Subianto Sambangi Surya Paloh di DPP NasDem

Setelah mendapatkan gelar adat, Presiden dan Ibu Iriana turut menyaksikan Bupati Ende memutari Tubu Kanga (pusara adat) sebanyak 4 kali yang memiliki arti penyatuan dengan alam (tanah, air, api, dan angin).

Presiden dan Ibu Iriana juga menyempatkan diri melihat dan menyapa pengrajin tenun yang sedang bertenun. Presiden Jokowi pun menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang hangat yang telah diberikan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya masyarakat Ende, dalam kunjungannya kali ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat NTT, khususnya masyarakat Ende, yang telah menerima saya, Bu Iriana, dan seluruh rombongan sejak awal datang sampai sekarang diterima dengan penuh kehangatan,” ucap Presiden.

Presiden meyakini kehangatan yang dimiliki masyarakat Ende juga pernah dirasakan Bung Karno sehingga dapat melahirkan pemikiran dan renungan-renungan tentang Pancasila.

“Inilah yang menurut saya kenapa Bung Karno memiliki pemikiran dan renungan-renungan mengenai Pancasila yang dimulai dari Ende. Karena saya merasa beliau berada dalam sebuah kehangatan masyarakat yang selalu dekat dengan pemimpinnya,” tandasnya.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara tersebut adalah Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat, serta Bupati Ende Djafar Achmad. (BJO)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Harlah PancasilaNTTPresiden JokowiRuang Politik
Previous Post

Harlah Pancasila, Ketua DPR: Pancasila Memuliakan Manusia

Next Post

Wapres Imbau Ormas Islam Senantiasa Jaga Persatuan Umat

Ruang Politik

Next Post
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin/Ist

Wapres Imbau Ormas Islam Senantiasa Jaga Persatuan Umat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Sukses Seleksi Porwanas, PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Bakal Gelar Turnamen Biliard PWI-Bhayangkara CUP 2026

Sukses Seleksi Porwanas, PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Bakal Gelar Turnamen Biliard PWI-Bhayangkara CUP 2026

23 jam ago
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 1 M Ke Kabupaten Agam

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 1 M Ke Kabupaten Agam

2 hari ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive