• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
15 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Terlalu Pede Capres, Pengamat: PKB dan Muhaimin Takkan Dapat Koalisi

by ruang politik
in Nasional
432 9
0
Muhaimin PKB

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar masih memiliki elektabilitas yang rendah menurut survey Indikator/ Ilustrasi RuPol

472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Pernyataan Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Jazilul Fawaid, yang ingin membentuk koalisi, untuk mengusung Muhaimin Iskandar sebagai capres, akan membuat partai lain menjauh.

“Pernyataan itu terlalu percaya diri dan menepikan peran partai lain. PKB tidak akan mendapat tandem koalisi jika terus begitu,” ujar pengamat politik dari Citra Institute, Efriza ketika berbincang dengan RuPol, Sabtu (28/5/2022).

RelatedPosts

Charles Honoris Dukung Pernyataan Presiden Soal Koruptor MBG Biadab dan Usulkan Redesign Total

Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Menurut Efriza, pernyataan Waketum PKB itu juga bisa dinilai seperti ungkapan rasa frustasi yang dibalut dengan gaya percaya diri.
Karena dengan elektabilitas Muhaimin yang masih rendah, tentu partai-partai lain akan berpikir panjang untuk ikut mengusungnya.

“Sebenarnya sih, lebih terlihat sebagai manuver kosong atau mungkin juga luapan rasa frustasi. Karena mana ada partai lain mau bergabung ke koalisi PKB, jika harus mengusung Cak Imin. Partai lain tentu juga punya keinginan untuk menang pilpres,” lanjutnya.

Dosen Ilmu Politik di berbagai perguruan tinggi tersebut, mencoba memetakan partai yang bisa berkoalisi dengan PKB.

Seperti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), pendapat Efriza tidak ada peluang Muhaimin akan jadi capres disitu.

“Menjadi capres dari KIB, sudah pasti Cak Imin tidak akan bisa. Karena ada ketum Golkar Airlangga Hartarto. Terus kalau benar seperti perkiraan banyak pengamat, di balik KIB itu adalah Presiden Jokowi, tentu posisi capres yang paling berpeluang Ganjar Pranowo,” papar Efriza.

Berita terkait:
Diajak PKB Berkoalisi Usung Muhaimin, NasDem: Kita Tidak Tertarik

Mendapat Tekanan PBNU, CSIIS: Muhaimin Mengakar dan Menang Pengalaman

PKB Tolak Capres dari Pengusaha, Efriza: Mungkin Cak Imin Takut Bersaing

PKB Ingin Capres dari Parpol Bukan Pengusaha, Sindir Erick Thohir?

Jika mengajak NasDem bergabung, kata Efriza kemungkinan besar NasDem bersama PKS akan mengusung Anies Baswedan.

“Mana mau NasDem berkoalisi dengan PKB jika harus mengusung Cak Imin. Mending NasDem ambil tokoh luar partai seperti Anies atau Ganjar, lebih besar peluang menangnya. Jika bergabung dengan PKS, kemungkinan besar akan mengusung Anies,” tambahnya.

Pilihan yang mungkin realistis bagi PKB adalah mendorong Muhaimin menjadi cawapres.

“Tetapi kalau gaya berpolitik Cak Imin masih banyak blunder, kemungkinan itu bakal tertutup juga. Apalagi saat ini hubungan Cak Imin dengan PBNU lagi buruk, itu akan jadi pertimbangan juga bagi kandidat capres untuk menggandengnya,” pungkas Efriza. (ASY)

Editor: Bejo. S
(RuPol)

Elite PDIP Tidak Hadir Pernikahan Adik Jokowi, Hasto: Sudah Terwakili

Tags: Cak Imin capresCitra InstituteEfrizaKoalisi PKBMuhaimin iskandarMuhamin CapresPKB MuhaiminRuang PolitikRuangPolitik
Previous Post

The inbound marketing methodology method of drawing the right

Next Post

Diskusi Hukum, Perlukah Pengajuan Peninjauan Kembali (PK) Dibatasi?

ruang politik

Next Post
Peninjauan kembali

Diskusi Hukum, Perlukah Pengajuan Peninjauan Kembali (PK) Dibatasi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Charles Honoris Dukung Pernyataan Presiden Soal Koruptor MBG Biadab dan Usulkan Redesign Total

Charles Honoris Dukung Pernyataan Presiden Soal Koruptor MBG Biadab dan Usulkan Redesign Total

10 jam ago
Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

Investor Pelangi Hijab Tuntut Aninditia Santoso atas Dana Rp182 Miliar

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive