• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
26 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

174.694 Kasus ISPA Akibat Karhutla, Obet Rumbruren Desak Pemerintah Perkuat Penanganan

by Redaksi 01
in Nasional
424 9
0
463
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencapai 174.694 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40.363 kasus dialami balita di tujuh provinsi prioritas penanganan karhutla.

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut dihimpun sejak 18 Agustus hingga 21 September 2026. Tujuh provinsi yang menjadi wilayah perhatian meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

RelatedPosts

Harga Cabai Rawit Tembus Rp77 Ribu, Sonny Minta Pemerintah Tak Salahkan Cuaca

Harga Pangan Tinggi, Sonny Soroti Rantai Distribusi dari Petani hingga Pasar

40 Ribu Balita Kena ISPA Akibat Karhutla, Matindas Rumambi Desak Berobat Gratis dan Bansos

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Obet Rumbruren, meminta pemerintah memperkuat penanganan dampak kesehatan akibat karhutla, terutama bagi kelompok rentan seperti balita dan anak-anak.

Menurut Obet, tingginya jumlah kasus ISPA di wilayah terdampak menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api. Dampak asap terhadap kesehatan masyarakat juga harus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Jika kita gagal melindungi mereka hari ini, kita sedang menggadaikan masa depan bangsa,” ujar Obet.

Legislator dari daerah pemilihan Papua Barat itu menjelaskan, paparan asap karhutla dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari batuk, sesak napas, pilek hingga iritasi mata. Paparan dalam kondisi tertentu juga dapat memperburuk gangguan pernapasan yang sudah dialami masyarakat.

Obet meminta pemerintah memperkuat respons kesehatan di wilayah terdampak dengan memobilisasi tenaga medis, ambulans, serta memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk ruang perawatan bagi anak yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, pemerintah diminta memperbanyak pos kesehatan dan memastikan ketersediaan obat-obatan, oksigen, serta masker yang memadai bagi masyarakat di daerah terdampak asap karhutla.

“Pemantauan kualitas udara harus dilakukan secara berkala agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara terukur dan sesuai kondisi,” katanya.

Obet juga mendorong penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Menurut dia, penanganan di tingkat hilir perlu dibarengi langkah pencegahan dan penindakan di hulu agar persoalan karhutla tidak terus berulang setiap tahun.

“Kesehatan rakyat, utamanya anak-anak, adalah prioritas paling utama dan investasi masa depan bangsa. Melindungi mereka dari dampak karhutla adalah kewajiban moral sekaligus konstitusional negara,” tegas Obet.

Tags: ISPAKarhutlaObet rumbrurenPEMERINTAHsegera bertindak
Previous Post

Lanjutkan 2 Periode, Aspon Dedi Masih Menjadi Yang Terbaik

Redaksi 01

Recommended

40 Ribu Balita Kena ISPA Akibat Karhutla, Matindas Rumambi Desak Berobat Gratis dan Bansos

174.694 Kasus ISPA Akibat Karhutla, Obet Rumbruren Desak Pemerintah Perkuat Penanganan

25 menit ago
Lanjutkan 2 Periode, Aspon Dedi Masih Menjadi Yang Terbaik

Lanjutkan 2 Periode, Aspon Dedi Masih Menjadi Yang Terbaik

6 jam ago

Trending

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

2 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive