• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
05 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Peluang PPP Gabung Koalisi Prabowo-Gibran? Begini Analisa Pengamat…

by Ruang Politik
in Kilas Update
451 5
0
Ilustrasi Koalisi Prpol 2024/Ist

Ilustrasi Koalisi Prpol 2024/Ist

488
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Prabowo Subianto sebagai capres pemenang berdasarkan hasil quick count, diperkirakan bakal mengajak sejumlah partai kubu lawan untuk masuk koalisinya.

RUANGPOLITIK.COM – Jurnalist Senior Bidang Politik, B. J Pasaribu memaparkan, besarnya kursi parlemen yang dikuasai koalisi pendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto boleh jadi diprediksi dapat menjamin kemenangan di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Walaupun KPU belum merilis siapa pemenang pemilu khususnya pilpres 2024, namun sejumlah sinyal parpol bergabung ke koalisi Prabowo-Gibran kian menguat.

RelatedPosts

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Pemko Payakumbuh Perkuat Pembangunan Karakter Usia Dini

Hal ini diisyaratkan oleh Ketua Bappilu PPP, Sandiaga Uno yang bilang membuka peluang jika diajak bergabung pemerintahan selanjutnya.

Bagaimana peluang PPP jika jadi bergabung dengan pemerintahan baru yang terpilih nanti dan seperti apa tawaran politiknya?

Prabowo Subianto sebagai capres pemenang berdasarkan hasil quick count, diperkirakan bakal mengajak sejumlah partai kubu lawan untuk masuk koalisinya.

“Prabowo perlu melakukan itu agar mendapatkan dukungan mayoritas di parlemen, sehingga pemerintahannya kelak bisa berjalan mulus,” ulas B. J Pasaribu melalui pesan singkatnya kepada RuPol, Kamis (29/2/2024).

Sebagai informasi pendukung, koalisi pendukung Prabowo terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang menguasai sekitar 46 persen kursi di DPR.

“Dari komposisi koalisi mesin parpol, Prabowo memang potensial unggul cukup jauh, tetapi situasi itu bisa diperkirakan akan memperkuat pemerintahan kedepan,” terangnya

B. J Pasaribu menuturkan, perihal hasil survei menunjukkan jika pemilih di Indonesia cenderung memilih berdasarkan ketokohan calon presiden, yang secara otomatis berkaitan dengan partai pengusung.

Berdasarkan hasil quick count yang dilakukan Indikator Politik Indonesia dengan data masuk 95,43 persen, koalisi partai politik pengusung Prabowo-Gibran atau Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang masuk parlemen adalah Golkar, Gerindra, PAN, dan Demokrat. Keempat partai tersebut total mendapatkan 42,85 persen suara dalam Pileg DPR RI.

Adapun koalisi partai pendukung Anies-Muhaimin, yakni Nasdem, PKB, dan PKS, total mendapatkan 28,07 persen suara. Sementara itu, koalisi partai pendukung Ganjar-Mahfud, yakni PDIP dan PPP, mendapatkan 20,42 persen suara.

Jika hasil quick count itu sejalan dengan hasil penghitungan resmi KPU, maka kemungkinan total kursi yang dimiliki koalisi Prabowo di Senayan tak mencapai 50 persen.

B. J Pasaribu menilai, Prabowo Subianto selaku pemimpin KIM akan mengajak tiga partai politik untuk gabung koalisinya demi memastikan kelancaran pemerintahannya kelak. Tiga partai itu adalah Nasdem, PKB, dan PPP.

“Perlu kita cermati Surya Paloh, Prabowo, dan Airlangga sama-sama punya hubungan baik di Partai Golkar ya. Sehingga Romantisme dan persahabatan diantara mereka akan memudahkan koalisi,” imbuh B. J Pasaribu.

Di sisi PKB, Lanjut B. J Pasaribu, berpeluang besar juga bisa gabung koalisi Prabowo. Pasalnya, PKB dan Gerindra pernah membangun koalisi jelang Pilpres 2024, meski gagal berlayar. Kendati begitu, hubungan Gerindra dan PKB tetap harmonis.

“Apalagi Muhaimin (Ketua Umum PKB) adalah orang yang rasional dan pragmatis demi kepentingan partainya. Dipastikan PKB akan berpikir panjang jika berada di luar pemerintah seperti PDIP dan Anies. JIka Prabowo berhasil merangkul tiga partai tersebut, maka tersisa dua partai yang akan menjadi oposisi di parlemen. Keduanya adalah PDIP dan PKS,” tandasnya.

Lain halnya dengan PDIP, ulasnya lagi, PDIP tentu bakal memilih mandiri dan menjadi oposisi sebagaimana pernah partai itu lakukan terhadap Pemerintahan Orde Baru dan Pemerintahan SBY.

“ya, dengan menyisakan PDIP dan PKS sebenarnya akan lebih baik bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran. Sebab, kedua partai itu tidak akan pernah bisa bersatu berjuang sebagai oposisi,” pungkas B. J Pasaribu.

Penguatan Koalisi Indonesia Maju memang terus dibicarakan agar pemerintahan Prabowo-Gibran dapat berjalan sukses. Satu di antaranya adalah dengan memperkuat barisan parpol yang mendukung pemerintah di parlemen.(RVO)

 

Editor: Syafrizal
(RuPol)

Tags: B. J PasaribuKoalisi Parpol 2024Pemilu 2024Prabowo gibran
Previous Post

Bakamla RI Kolaborasikan Pengawasan Intern APIP Instansi Terkait dalam Rakorwas 2024

Next Post

MUI: Tarhib Ramadhan di Istiqlal Tanpa Politik

Ruang Politik

Next Post
Ketua MUI Pusat Cholil Nafis/Ist

MUI: Tarhib Ramadhan di Istiqlal Tanpa Politik

Recommended

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

PKK Padang Data-Tanah Mati Wakili

16 jam ago
Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

Pemko Payakumbuh Selangkah Lebih Dekat Menghadirkan ASN Profesional

17 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

1 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive