Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Israel Lakukan Kejahatan Perang, Menlu Yordania: Israel Sandera 2,3 Juta Warga Palestina

by Ruang Politik
in Kilas Update
429 13
0
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi/Ist

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi/Ist

473
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Serangan Israel ke Gaza bukanlah operasi membela diri tetapi agresi terang-terangan. Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi.

Safadi menuduh, jika Israel melakukan kejahatan perang yakni dengan mengepung Jalur Gaza. Selain itu juga menutup akses makanan, obat-obatan hingga bahan bakar.

RelatedPosts

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pernyataan dari Safadi ini menunjukkan dengan jelas bila kesepakatan damai yang disepakati kedua negara pada 1994 merenggang.

“Kita semua harus berbicara jelas dan lantang mengenai bencana yang dibawa perang Israel, tidak hanya pada Gaza tapi kawasan secara umum, ini bukan waktunya untuk mengumbar kata-kata, ini waktunya untuk mengungkapkan fakta yang sebenarnya,” kata Safadi di pertemuan Manama Dialogue yang digelar International Institute for Strategic Studies, Sabtu (18/11/2023).

Dia menegaskan, ini bukanlah hal membela diri.

“Ini bukan membela diri, ini agresi terang-terangan, yang mana korbannya rakyat Palestina yang tak bersalah,” kata Safari.

Adapun pernyataan Safadi ini belum direspon oleh Israel. Namun, koordinator Dewan keamanan Nasional untuk Timur Tengah Brett McGurk mengatakan, pembebasan sejumlah besar sandera akan menghasilkan jeda yang signifikan dalam pertempuran dan gelombang besar bantuan kemanusiaan.

Menurutnya, pada 6 oktober 2023 lalu, tidak ada jalan kembali dan itu benar bagi Israel dan juga berlaku bagi masyarakat Palestian. McGurk menambahkan, bahwa tidak ada negara yang bisa hidup dengan ancaman teror seperti yang dilancarkan Hamas pada 7 Oktober di perbatasan mereka.

“Dan pada saat yang sama, warga Palestina berhak dan membutuhkan keamanan dan penentuan nasib sendiri,” katanya.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, menambahkan ini cukup dimengerti tanpa kebebasan para sandera, tidak ada yang bisa diselesaikan.

Safadi sendiri memberikan tanggapan yang cukup menusuk tajam yakni Israel menyandera 2,3 juta warga palestina. Untuk diketahui, perang dimulai dengan serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan.

Israel mengklaim serangan itu menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil. Hamas juga menculik sekitar 240 pria, wanita, dan anak-anak, dan membawa mereka ke Jalur Gaza.

Kemudian, Israel meresponnya dengan membombardir Gaza yang menewaskan lebih dari 11.400 warga Palestina, dua pertiganya adalah perempuan dan anak-anak di bawah umur. Sebanyak 2.700 orang lainnya dilaporkan hilang, diyakini terkubur di bawah reruntuhan.

Jumlah tersebut tidak membedakan antara warga sipil dan militan, dan Israel mengatakan mereka telah membunuh ribuan militan. Biasanya, dialog Manama di Bahrain biasanya fokus pada kekhawatiran negara-negara Arab Teluk terhadap Iran di wilayah tersebut.

Namun, tahun 2023 ini, perang Israel-Hamas menjadi pusat perhatian, sebagian karena Bahrain dan Uni Emirat Arab membuat kesepakatan dengan memberikan pengakuan diplomatik pada Israel pada tahun 2020.

Editor: M. R. Oktavia
(Rupol)

 

Tags: #perangHamasIsraelPalestinayordania
Previous Post

Cari Dukungan dengan Komunikasi, Sholeh: Hasto Terjepit dan Terpojok

Next Post

Banyak Politisi Manfaatkan Momentum Menjadikan Isu untuk Jatuhkan Lawan

Ruang Politik

Next Post
Banyak Politisi Manfaatkan Momentum Menjadikan Isu untuk Jatuhkan Lawan

Banyak Politisi Manfaatkan Momentum Menjadikan Isu untuk Jatuhkan Lawan

Recommended

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

2 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

3 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election