• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
09 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Jokowi Tak Hadir Dalam Pengumuman Capres Ganjar, Pengamat: Dipinggirkan dan Dianggap Petugas Partai yang ‘Nyeleneh’

by Ruang Politik
in RuangPemilu
416 32
0
Presiden Jokowi/Ist

Presiden Jokowi/Ist

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bahkan menurut Efriza, ketidakhadirannya dalam pengumuman cawapres Ganjar tersebut PDIP masih bisa berjalan dengan baik. Tak hanya itu, Efriza menyebut, bahwa Jokowi saat ini dianggap petugas partai yang nyeleneh.

RUANGPOLITIK.COM – Pada pengumuman Cawares Ganjar hari ini, Rabu (18/10/2023) tidak terlihat kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini kemudian mengundang banyak pertanyaan dan terkait dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin, Selasa (17/10/2023).

Pengamat politik Citra Institute Efriza mengatakan, ketidakhadiran orang nomor satu di Indonesia itu diyakini sudah dipinggirkan oleh Megawati. Meski begitu, hingga hari ini, Jokowi masih tetap kader PDIP dan tidak dipecat.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Bahkan menurut Efriza, ketidakhadirannya dalam pengumuman cawapres Ganjar tersebut PDIP masih bisa berjalan dengan baik. Tak hanya itu, Efriza menyebut, bahwa Jokowi saat ini dianggap petugas partai yang nyeleneh.

“Jokowi tidak hadir membuktikan dia dianggap sebagai petugas partai yang nyeleneh dan telah keluar dari satu rampak barisan. Bahasa sarkasnya, suka-suka Jokowilah, PDIP tetap kuat tanpa dia sekalipun,” ungkap Efriza kepada RuangPolitik.com.

Bukan hanya nyeleneh, Jokowi pun dianggap tidak lagi mempercayai PDIP sehingga bermain dua kaki yang membuat hubungannya dengan Megawati dan PDIP merenggang. Efriza menambahkan, Jokowi tentu saja yang mencoba bermain kedua kaki karena ia yang meragukan Ganjar, sekaligus mencoba untuk bukan sekadar mengendorse Prabowo tetapi turut punya semangat menempatkan anaknya sebagai Cawapres pendamping Prabowo dengan turut disinyalir merecoki sikap dan keputusan hakim MK secara tidak langsung melalui ikatan keluarga antara Jokowi dan Anwar Usman sebagai keluarga besar Jokowi.

“Pasca putusan MK, yang memberikan ‘karpet merah’ bagi Gibran, itu adalah hal memalukan. PDIP selalu bersikap patuh kepada aturan konstitusi dan menjaga konstitusi, kejadian dari Putusan MK, sudah memengaruhi persepsi dan sikap PDIP untuk melakukan sikap yakni meminggirkan Jokowi, Jokowi tak lagi dianggap bagian terpenting maupun utama dari memenangkan Ganjar sebagai capres. Ini adalah akumulatif dari banyak situasi seperti Kaesang malah bergabung dan jadi Ketua Umum PSI dan Putusan MK memberikan ‘karpet merah’ ke Gibran,” ungkap Efriza.

Sehingga, hal itu yang memicu konflik kecil akhirnya membesar antara Jokowi dan PDIP. Sehingga dibuktikan ketidakhadiran Jokowi dalam pengumuman Mahfud tetapi PDIP tetap berjalan, dan juga mendapatkan respons besar positif dari masyarakat.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Capres 2024Presiden Jokowi
Previous Post

Dilema Gibran Jadi Cawapres, KIM Cari Opsi Lain

Next Post

PAN: Cawapres Prabowo Menguat ke Erick Thohir Meski Belum Final

Ruang Politik

Next Post
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) dan Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) mengendarai kendaraan taktis Maung 4x4 bersama Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang berada di kursi belakang di kompleks PT Pindad (Persero), Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023)./Ist

PAN: Cawapres Prabowo Menguat ke Erick Thohir Meski Belum Final

Recommended

Rombongan DPRD Provinsi Sumbar Gelar Kunker ke Kota Payakumbuh

Rombongan DPRD Provinsi Sumbar Gelar Kunker ke Kota Payakumbuh

1 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Gelar Rapat Teknis Optimalisasi Penggunaan dan Pengelolaan Layanan Informasi Komunikasi Publik

Dinas Kominfo Payakumbuh Gelar Rapat Teknis Optimalisasi Penggunaan dan Pengelolaan Layanan Informasi Komunikasi Publik

1 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

4 minggu ago
Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

1 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

2 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive