• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Ya Lal Wathon Menggema di PKS saat Sambut Anies-Cak Imin, Begini Respons PBNU…

by Ruang Politik
in Kilas Update
422 22
0
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf /Ist

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf /Ist

475
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ya Lal Wathon adalah lagu yang diciptakan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah pada 1916.

RUANGPOLITIK.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf merespons santai aksi PKS menyanyikan lagu Ya Lal Wathon untuk menyambut pasangan bakal capres-cawapres Anies Baswedan dan Cak Imin.
Yahya merespons dengan berkelakar bahwa PBNU tak bisa berbuat apa-apa atas aksi yang dilakukan PKS kala itu.

“Soal Ya Lal Wathon ya, gimana ya. Jadi memang tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Yahya dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta, Jumat (15/9).

RelatedPosts

Pemko Payakumbuh Gelar Pasar Murah

Pemko Payakumbuh Tegaskan SPMB Bersih dan Transfaran

Pemko Payakumbuh Apresiasi PT.Jasa Raharja

Ya Lal Wathon adalah lagu yang diciptakan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah pada 1916.

Lagu perjuangan cinta tanah air ini ini kerap dinyanyikan setelah lagu Indonesia Raya dalam setiap acara yang digelar kalangan Nahdliyyin.

Yahya tak ambil pusing dengan kejadian tersebut. Ia justru kembali berkelakar dengan berharap agar lagu yang identik dengan warga nahdliyin itu turut dinyanyikan partai politik lain.

“Ya semua lah, ya partai. Ya saya kira untuk imbangnya ya saya mohon nanti partai-partai yang lain menyanyikan Ya Lal Wathon juga,” ujar pria yang kerap disapa Gus Yahya itu sambil tertawa.

Yahya pun mengaku baru tahu bahwa lagu dengan judul asli Syubbanul Wathan itu telah memiliki hak cipta atas nama Nyai Machfudhoh Aly Ubaid yang merupakan putri dari KH Abdul Wahab Hasbullah.

Lebih lanjut, Yahya menyarankan agar awak media menanyakan hal tersebut kepada Nyai Machfudhoh sebagai pemilik hak cipta.

“Dan Kiai Abdul Wahab Hasbullah ini lah sebetulnya pencipta lagu Ya Lal Wathon, maka selanjutnya saya kira ditanyakan saja kepada Nyai Machfudhoh ini boleh apa enggak?” ujar Yahya.

“Selama ini sih PBNU menyayikan tidak pernah digugat sama beliau, tetapi kalau yang lain ya, pemegang hak ciptanya Nyai Machfudhoh Aly Ubaid,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu memimpin jajarannya menyanyikan lagu Yaa Lal Wathan saat menerima kunjungan bakal capres-cawapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di DPP PKS, Jakarta, Selasa (12/9).

“Mari kita mungkin sama-sama sebagai bagian dari menyambut kedatangan ini, kita berdiri sejenak dengan menyanyikan lagu Yaa Lal Wathan,” kata Syaikhu dalam sambutannya, Selasa (12/9).

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: AMINPBNUPKS
Previous Post

Polisi Olah TKP Usut Penyebab Kebakaran Museum Nasional

Next Post

Soal Intelijen, Mahfud MD : Jokowi Tahu Siapa yang Punya Kerja Gelap

Ruang Politik

Next Post
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. /Antara

Soal Intelijen, Mahfud MD : Jokowi Tahu Siapa yang Punya Kerja Gelap

Recommended

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

8 jam ago
Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

5 hari ago

Trending

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

6 hari ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive