• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
13 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Round Up

Gerakan Cak Imin Bikin Poros Pilpres Berubah

by Ruang Politik
in Round Up
413 32
0
Ganjar Pranowo unggah foto bersama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. /Twitter/@ganjarpranowo

Ganjar Pranowo unggah foto bersama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. /Twitter/@ganjarpranowo

476
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Golkar dan PAN masih bisa berubah. Satu saja bergabung, Sandi-AHY bisa menjadi kontestan baru. Bisa pula AHY bergabung ke PDIP. Artinya, ada kemungkinan perubahan besar-besaran dalam koalisi.

RUANGPOLITIK.COM – Penentuan bakal calon wakil presiden (bacawapres) makin alot. Komposisi koalisi kemungkinan akan terus bergerak.

Keputusan PKB bergabung dengan Nasdem dan PKS mengubah konstelasi menuju Pilpres 2024. Belum lagi, PPP sudah mengusulkan poros baru, Sandiaga Uno – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

RelatedPosts

DPR RI 2024, Siapa Saja Petahana PDIP Terancam Gagal Lolos?

Hak Angket Pernah Dilakukan di Indonesia?

Cawapres Termiskin, Cak Imin, Gibran, atau Mahfud MD?

Partai Golkar dan PAN bergabung dengan PKB mendukung Prabowo Subianto sebagai bacapres 2024/Ist
Partai Golkar dan PAN bergabung dengan PKB mendukung Prabowo Subianto sebagai bacapres 2024/Ist

Golkar dan PAN masih bisa berubah. Satu saja bergabung, Sandi-AHY bisa menjadi kontestan baru. Bisa pula AHY bergabung ke PDIP. Artinya, ada kemungkinan perubahan besar-besaran dalam koalisi.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro berpendapat, terpilihnya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai cawapres Anies Baswedan sedikit banyak bakal memengaruhi poros lain.

Sangat mungkin kedua capres lain, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, akan berebut sosok cawapres yang merepresentasikan nahdliyin dan Jawa Timur. Di antaranya, Khofifah, Mahfud MD, dan Yenny Wahid.

Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno (kiri) bersama M Thobahul Aftoni. Sandi berkomentar tegas soal kandidat pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024./ dokumentasi PPP
Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno (kiri) bersama M Thobahul Aftoni. Sandi berkomentar tegas soal kandidat pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024./ dokumentasi PPP

Dia juga memprediksi terciptanya poros baru. Bisa jadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat, jika sama-sama merasa dikecewakan karena cawapres jagoan mereka tak terakomodasi, akan bergandengan tangan.

Tapi, lanjut Agung, poros baru tersebut perlu bekerja keras karena memulai semua dari awal. ”Ada peluang, tapi kecil. Bisa jadi hanya pelengkap,” terangnya.

Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Sukri Tamma juga menilai pada dasarnya koalisi terbentuk karena ingin menang. Sehingga, jika potensi kemenangan berpeluang lewat koalisi baru, maka Demokrat bisa membuat poros itu.

Kondisi ini memberikan warning kepada partai politik, bahwa hitungan mereka tidak berhenti pada syarat meloloskan calon kandidatnya pada 14 Februari. Tetapi juga harus mulai berhitung untuk putaran kedua.

“Jika ada tiga poros atau bahkan empat, maka pasti masuk dua putaran. Jadi koalisi yang terbangun bukan hanya berhitung untuk lolos ke pencalonan, tetapi harus berhitung dengan potensi dua putaran,” kata dia.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY/Dok. Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY/Dok. Demokrat

Dalam konteks Demokrat, jika mereka masih ingin tetap bertarung, maka dua pilihan itu jalannya. Bergabung dengan koalisi yang sudah ada atau membentuk poros koalisi baru. Jika bergabung ke koalisi, maka akan melihat lagi seperti apa untung ruginya.

”Kalau Demokrat bergabung bersama PDIP, bisa saja. Apalagi AHY sempat masuk radar PDIP untuk pendamping Ganjar. Tapi perlu dilihat juga hubungan SBY dan Megawati. Khususnya Megawati, apakah sudah menerima kondisi lalu atau bagaimana,” lanjutnya.

Sementara jika ingin bergabung ke kubu Prabowo Subianto, risiko yang harus diterima Demokrat adalah mengurungkan niat mendorong AHY sebagai wakil. Sebab, Prabowo sendiri sudah santer dikaitkan menggandeng Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)/Net
Partai Keadilan Sejahtera (PKS)/Net

Namun jika ingin membangun poros baru, Demokrat masih punya sejumlah peluang. Termasuk menggaet PKS dan PPP, yang sampai saat ini dinilai cukup longgar.

”Bisa saja mengajak PKS atau PPP, meski hasil muktamar PPP menyatakan bergabung dengan PDIP, tapi sangat longgar. Kalau Demokrat gabung dengan PPP, di situ ada AHY dan Sandiaga Uno yang layak disandingkan. Nah kalau PKS juga jomlo, bisa ditarik karena memang Demokrat butuh partai lain,” terangnya.

Dua partai parlemen itu yang sangat mungkin diajak Demokrat. Sebab partai lain kondisinya cenderung solid dengan koalisi yang audah ada.

”Kalau partai lain cenderung solid. PAN dan Golkar solid ke Gerindra. PDIP yang mampu mengusung sendiri ya tidak begitu peduli dengan PPP. Nah, nanti kalau ada putaran kedua, barulah ada lobi lagi. Jadi partai yang usungannya kalah, maka akan mencari cantolan,” tutupnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Capres 2024Koalisi Parpol 2024
Previous Post

Nasdem Pilih Cak Imin, Ini Alasannya…

Next Post

Gus Choi Tokoh Kunci Dibalik Cak Imin, Ini Profilnya…

Ruang Politik

Next Post
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Effendy Choirie atau Gus Choi /Ist

Gus Choi Tokoh Kunci Dibalik Cak Imin, Ini Profilnya...

Recommended

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026, Polres Payakumbuh Nyatakan Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1447 H

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026, Polres Payakumbuh Nyatakan Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1447 H

7 jam ago
Tim II TSR Limapuluh Kota Salurkan Bantuan Rp20 Juta dan Paket Ramadhan di Masjid Syuhada Situjuah Gadang

Tim II TSR Limapuluh Kota Salurkan Bantuan Rp20 Juta dan Paket Ramadhan di Masjid Syuhada Situjuah Gadang

7 jam ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

15 jam ago
Operasi Ketupat Singgalang Digelar Pada 12 Maret 2026 Mendatang

Operasi Ketupat Singgalang Digelar Pada 12 Maret 2026 Mendatang

4 hari ago

Popular

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

15 jam ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive