Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

CSIIS: Cak Imin Bakal Terlempar dari Bursa Cawapres

by Ruang Politik
in Kilas Update
438 4
0
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin/Ist

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin/Ist

473
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sholeh juga menyebutkan saat ini banyak catatan bisa dihadirkan untuk membaca tanda-tanda tersingkirnya Cak Imin dari gelanggang Pilpres 2024.

RUANGPOLITIK.COM – Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Sholeh Basyari meyakini Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bakal terlempar dari bursa cawapres Pilpres 2024.

Dia mengaku mirisnya dengan nyaris terlemparnya Cak Imin dari gelanggang Pilpres 2024 belum terlihat tokoh NU yang lain akan masuk dalam bursa cawapres.

RelatedPosts

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

Menurutnya, tokoh-tokoh NU yang menonjol saat ini, nyaris semua bertipkal konfrontatif dan konsolidasi mereka terganjal oleh pertarungan sektoral di internal.

Sholeh juga menyebutkan saat ini banyak catatan bisa dihadirkan untuk membaca tanda-tanda tersingkirnya Cak Imin dari gelanggang Pilpres 2024.

“Pertama, Cak Imin gagal mengkonsolidasikan dirinya dengan epicentrum magnet politik NU di Kramat Raya. Kedua, dia juga gagal mengkonsolidasi dan mengkondisikan stabilo yang kian merah terkait sejumlah catatan hukumnya,” kata Sholeh dalam keterangannya, Minggu (27/8).

Catatan ketiga, Cak Imin gagal menerjemahkan politik NU adalah politik kiai dengan pemaknaan yang substansif dan keempat dengan tiga kegagalan tersebut, kekuatan struktur PKB tidak cukup menopangnya untuk meraih tiket cawapres.

“Pertama, penggeledahan Kemenaker oleh KPK dan disebut ‘mengejutkan’. KPK secara khusus ‘membidik’ mantan Dirjen Binapenta (pembinaan dan penempatan) sewaktu Cak Imin sebagai Menteri Tenaga Kerja, Reyna Usman,” kata Sholeh.

Sang mantan dirjen itu kini Wakil Ketua DPW PKB Bali sekaligus Caleg DPR RI dari Dapil Gorontalo.

“Kedua, positioning Cak Imin secara tidak sadar berada pada “hanya” dibutuhkan partainya (PKB). Dengan gambaran posisi sekedar dipakai perahunya, dia sulit keluar dari ‘intimidasi’ para elit politik,” tutur Sholeh.

Menurutnya, hal ini sekaligus menjelaskan bahwa cak Imin tidak didukung tim kerja yang jago bermain bawah (konsolidasi basis), sekaligus piawai di level elit (lobby antar kekuatan politik).

Untuk mengatasi itu, Sholeh menyarankan Cak Imin untuk mencermati sejumlah aktivis sosialis seperti Adhi Massardi, mantan Jubir Gus Dur dan sejumlah aktivis kelompok sosialis yang dikenal sebagai a group of thinkker, yang sangat ahli operasi dan strategi politik.

“Sebagai contoh, sumber menyebutkan bahwa Dekrit Presiden 23 Juli 2001 yang berisi pembekuan DPR dan MPR dikonsep oleh tokoh sosialis terpenting saat itu Marsillam Simanjuntak,” katanya.

Dia menyebutkan Cak Imin ada baiknya “menyewa” kawan-kawan sosialis untuk mengubah peta elit dan itu lebih menjamin dan lebih menjanjikan ketimbang bangunan reasoning PKB saat ini kokoh di Jatim dan Jateng.

“Keunggulan basis Cak Imin, tidak serta merta terkoneksi dengan para pemegang kebijakan dan pemangku kepentingan kepolitikan nasional, manakala capacity building tim kerja Cak Imin “jago kandang”. Di sinilah peran Adhi Massardi menjadi vital. Bukankah PKB juga mengakui bahwa Gerindra bukan mitra koalisi tradisi bagi kaum Nahdiyin?” pungkas Sholeh.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: CSIISPKB
Previous Post

Prabowo Punya Pandangan Visioner dan Jadikannya Sebagai Capres Potensial

Next Post

Soal Duet Ganjar-Anies, Begini Analisis Pakar…

Ruang Politik

Next Post
Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan/Ist

Soal Duet Ganjar-Anies, Begini Analisis Pakar...

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

1 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

2 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

7 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election